Viral Kecelakaan PO Haryanto, Ini Profil Pemiliknya yang Dijuluki Haji Haryanto Ternyata Purnawirawan TNI

Elsa Krismawati
Jumat 05 Januari 2024, 17:00 WIB
Pak Haji Haryanto Pemilik Bus PO Haryanto (Sumber : Instagram @ridwanhnf)

Pak Haji Haryanto Pemilik Bus PO Haryanto (Sumber : Instagram @ridwanhnf)

INFOSEMARANG.COM- PO Haryanto menjadi sorotan usai terlibat kecelakaan dengan mobil Pajero Sport yang dikendarai ibu dengan membawa anak.

Diketahui Pajero Sport tersebut dihantam dari sisi belakang dan mengalami kecelakaan serius di Tol Semarang-Batang.

Profil pemilik dari PO Haryanto kini menjadi sorotan publik karena dituduh sopir bus kabur dan disebut oleh korban membranding diri dengan sebutan 'Pak Haji Haryanto'

Baca Juga: Seluruh Penumpang KA Turangga Selamat, Korban Cedera Dibawa Ke RS Terdekat

Haryanto, sering disapa Haji Haryanto, merupakan pria kelahiran 17 Desember 1959.

Pengusaha besar ini merupakan seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir kopral kepala

Haryanto adalah anak ke-6 dari 11 bersaudara. Orang tuanya bernama Muhammad Sipan dan Sutami.

Berdasarkan catatan Universitas Stekom Pusat, Haryanto tumbuh di keluarga sederhana.

Baca Juga: Ngeri! Penampakan Bus PO Haryanto yang Tabrak Pajero Ibu dan Anak

Ayahnya adalah buruh tani serabutan yang memiliki pekerjaan sambilan memisahkan daging dan tulang ikan di pasar. Sementara, ibunya adalah pedagang kecil.

Haryanto adalah anak ke-6, tetapi menjadi anak laki-laki tertua.

Hal tersebut membuatnya harus turut serta membantu orang tua dalam urusan ekonomi.

Saat masih duduk di kursi sekolah dasar (SD), Haryanto mencari rumput kemudian menjualnya. Hal tersebut dilakukan sebelum berangkat sekolah.

Baca Juga: Tol Solo Jogja Sepanjang 22 Km Berfungsi Lebaran 2024

Dia melanjutkan pendidikan di Sekolah Teknik Negeri (saat ini setara sekolah menengah kejuruan/SMK).

Pada masa tersebut Haryanto memiliki mimpi untuk menjadi seorang tentara.

Demi menggapai mimpinya, Haryanto melakukan berbagai upaya, termasuk berjualan es lilin dengen berkeliling.

Baca Juga: Bus PO Haryanto Dikenal Tukang Ugal-ugalan, Ini Kesaksian Korban Lain Alami Hal Serupa di Tahun 2021

Saat masih menjadi prajurit, Haryanto juga memiliki bisnis sampingan berupa agen tiket bus.

Kemudian, pada 2002, dia mendirikan Perusahaan Otobus (PO) Haryanto. Namun, perusahaannya tidak langsung menjadi sangat besar.

Dilansir laman PO Haryanto, perusahaan tersebut awalnya memiliki 6 unit bus dengan rute Cikarang-Cimone. Bus-bus tersebut didapatkan dengan pinjaman bank.

Baca Juga: Dampak Kecelakaan KA Turangga vs Baraya, Apa Saja Jadwal Perjalanan KA yang Dibatalkan?

Pada masa tersebut, bisnis tidak melaju dengan lancar. Armada pun diganti dengan bus antarkota antarprovinsi dengan rute Jakarta-Kudus, Jakarta-Pati, dan Jakarta-Jepara.

Hingga pada tahun 2021, jumlah armada PO Haryanto hampir menyentuh 300 bus antarkota antarpropinsi.

Bus PO Haryanto memiliki mesin Mercedes-Benz dan Hino dengan karoseri buatan Adi Putro.

Baca Juga: Owner Bus PO Haryanto Tuding Korban Minta Ganti Rugi Rp1 Miliar, Ternyata Bohong?

Menjadi pengusaha yang sukses, profil pemilik PO Haryanto dikenal sebagai bos yang peduli dengan bawahan dan agamais dan dermawan seperti kerap menyantuni anak yatim, bahkan mengumrahkan karyawan.

Dia juga kerap mengingatkan para karyawannya yang beragama Islam untuk tidak meninggalkan salat.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)