Polisi Bocorkan Motif Perempuan Terjun dari Lantai 12 Filkom UB: Tetapi, Tidak Semua Bisa Dibeberkan

Galuh Prakasa
Jumat 15 Desember 2023, 15:14 WIB
Motif perempuan loncat dari lantai gedung Filkom Universitas Brawijaya terungkap. (Sumber : instagram @malangrayanews)

Motif perempuan loncat dari lantai gedung Filkom Universitas Brawijaya terungkap. (Sumber : instagram @malangrayanews)

INFOSEMARANG.COM -- Polisi menemukan fakta-fakta baru terkait perempuan yang jatuh dari lantai 12 Gedung Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB).

Korban tidak lagi berstatus mahasiswi UB. Selain itu ada latar belakang yang menyebabkan dia nekat mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Lowokwaru, Kota Malang, AKP Anton Widodo, menyatakan korban berinisial LS (24 tahun) merupakan warga dari Karangploso, Kabupaten Malang.

Baca Juga: Warga Bangladesh Ungkap Tabiat Asli Pengungsi Rohingya, Sebut Terlibat Kasus Narkoba Hingga Pembunuhan

Meski pernah terdaftar sebagai mahasiswi Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) pada 2018, LS sudah mengundurkan diri sejak 2019, sesuai keterangan pihak kampus.

Orang tua korban juga mengonfirmasi bahwa LS telah lama tidak berkuliah di UB karena mengundurkan diri akibat penyakit yang dideritanya.

AKP Anton Widodo menyebutkan motif sementara korban mengakhiri hidupnya adalah karena penyakit yang dideritanya tersebut.

Meski demikian, Kapolsek tidak bisa mengungkapkan jenis penyakitnya karena merupakan data kerahasiaan korban.

Alasan memilih UB sebagai tempat bunuh diri masih menjadi misteri, karena pihak berwenang tidak menemukan keterangan pasti dari orang-orang terdekat dan catatan korban.

Baca Juga: Pendaki Wanita Korban Erupsi Gunung Marapi Siska Afrina, Akan Tetap Diwisuda Pihak UNP Tanggal 17 Desember

Sebelumnya, Polisi menyimpulkan bahwa LD, mantan mahasiswi berusia 24 tahun yang jatuh dari Gedung Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang, sengaja mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo, menyatakan hasil olah TKP menunjukkan kesengajaan korban, didukung oleh barang-barang yang ditinggalkan di lokasi dan keterangan keluarga.

Barang-barang milik korban yang tertinggal di lantai 12 Gedung Filkom UB meliputi kacamata, sandal, tas, HP, dan uang tunai.

Pemeriksaan jenazah mengungkap bekas luka sayatan urat nadi di tangan kiri, diperkirakan dilakukan beberapa hari sebelumnya.

"Ketika dilakukan pemeriksaan pada kondisi jenazah korban, ditemukan bekas luka sayatan urat nadi di bagian tangan kiri," ujar Kapolsek kepada awak media.

Baca Juga: Kecelakaan KA Feeder Kereta Cepat Whoosh dan Mobil Picu Perdebatan Publik: Kan, Kereta Sudah Pada Jalurnya!

Kami mengimbau pembaca yang mengalami gejala depresi atau memiliki pemikiran untuk bunuh diri segera berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental seperti psikolog atau psikiater.

Konsultasi kesehatan jiwa dapat diakses melalui hotline 119 extension 8 yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga dapat dihubungi melalui 021-500-454.

BPJS Kesehatan juga menyediakan biaya penuh untuk konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan.

Pastikan untuk mencari bantuan segera jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami kesulitan mental. Kesehatan jiwa sangat penting, dan dukungan yang tepat dapat membuat perbedaan besar dalam pemulihan.

Baca Juga: Pesan Untukmu yang Ingin Mengakhiri Hidup: Bertahanlah! Hidup Ini Layak Dijalani

(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)