Dosen Anatomi Unpri Medan Buka Suara Soal Temuan 5 Mayat, Warganet Masih Curiga...

Jeanne Pita W
Kamis 14 Desember 2023, 05:37 WIB
Dosen Anatomi Unpri Medan Buka Suara Soal Temuan 5 Mayat, Warganet Masih Curiga... (Sumber : Tangkapan Layar YouTube Prima TV)

Dosen Anatomi Unpri Medan Buka Suara Soal Temuan 5 Mayat, Warganet Masih Curiga... (Sumber : Tangkapan Layar YouTube Prima TV)

INFOSEMARANG.COM -- Temuan mayat di lingkungan Universitas Prima Indonesia (Unrpi) Medan saat ini tengah menjadi sorotan publik.

Bukan hanya 1 tau 2 saja, namun polisi menemukan 5 mayat tanpa identitas yang ada di kampus tersebut.

Pihak kepolisian pun kemudian meminta pihak kampus untuk dapat bekerja sama, melakukan koordinasi dan komunikasi untuk dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait kasus temuan 5 mayat ini.

Baca Juga: Satu Orang Suporter PSIS Semarang Ditetapkan Sebagai Tersangka Perusakan Bus, Ngaku Ikut-Ikutan Karena Mabuk

Lebih lanjut, dosen anatomi Fakultas Kedokteran Unpri Medan, Dr. dr. Ali Napiah Nasution, MKT, MKM, Sp.KKLP(K) kemudian buka suara dan memberikan klarifikasi atas temuan mayat tersebut.

dr. Ali membenarkan adanya temuan tersebut, namun temuan itu adalah merupakan cadaver atau kadaver yang memang digunakan sebagai alat praktikum di fakultas kedokteran.

dr. Ali yang sudah bergabung dengan Unpri sejak 2008 menyatakan bahwa ia pun turut mendampingi polisi pada tanggal 12 Desember 2023 sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga: Mabes Polri Ungkap Sindikat Judi Online SBOTOP, Ada Klub Liga Indonesia yang Dapat Sponsor

Memeriksa di laboratorium anatomi Fakultas Kedokteran UNPRI untuk melihat lima cadaver yang dikeluarkan dari bak cadaver laboratorium anatomi,” ujar Ali Nafiah.

Adapun dalam pemeriksaan itu, d. Ali Napiah mengungkapkan, cadaver tersebut dijejerkan di meja anatomi di laboratorium anatomi untuk diperiksa, setelah diperiksa kelima vadaver itu dikembalikan ke dalam bak cadaver laboratorium anatomi.

Saya tegaskan bahwa cadaver-cadaver tersebut berada di Fakultas Kedokteran UNPRI dan dipergunakan sebagai media belajar praktikum anatomi sejak tahun 2008 dan seyogianya setiap fakultas kedokteran di Indonesia memiliki cadaver di laboratorium anatomi,” pungkasnya.

Meski demikian, kecurigaan masih muncul dan menjadi perbincangan warganet.

Baca Juga: Polri Tangkap Vigit Waluyo, Aktor Utama Mafia Bola Pengaturan Skor Liga 2 dan 7 Tersangka Lainnya

Hal tersebut lantaran proses hukum yang diduga sempat dihalangi hingga klarifikasi para mahasiswa yang menyebutnya sebagai boneka atau manekin sebelum dr. Ali Napiah buka suara.

@gracetobings, "Polisi aja dihalangi masuk ke kampus, apalagi lah ini sibuk klarifikasi pula"

@ubayubieubud99, "Saya kurang paham. Tapi masa' iya ada kadaver yg masih bisa digunakan untuk belajar sejak tahun 2008, dan mungkin tidak mengalami kerusakan hingga belasan tahun?"

Baca Juga: Permasalahan Utang Diduga Sebagai Pemicu Satu Keluarga di Malang Meninggal Bunuh Diri

@rianpunya_, "Di gunakan sejak 2008.. tapi kondisi mayat masih sebagus itu kayak baru mati beberapa jam?? Wahh mencurigakan ngk sih?? 😮😮"

@jasmen_sihotang, "Terlalu ceroboh membiarkan kadaver tersebut diruang terbuka, jadi menimbulkan kecurigaan yang seharusnya diletakkan di mesin pendingin"

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )