Saat Debat Capres Perdana Diunggulkan Anies Baswedan, Aplikasi JAKI Malah Berujung Diretas

Arendya Nariswari
Rabu 13 Desember 2023, 05:14 WIB
Bacapres Anies Baswedan mengklaim jika aset harta kekayaannya paling kecil di acara Bacapres Bicara Gagasan di UGM Yogyakarta, Selasa 19 September 2023. (Sumber : YouTube Najwa Shihab)

Bacapres Anies Baswedan mengklaim jika aset harta kekayaannya paling kecil di acara Bacapres Bicara Gagasan di UGM Yogyakarta, Selasa 19 September 2023. (Sumber : YouTube Najwa Shihab)

INFOSEMARANG.COM - Momen tak terduga terjadi usai saat debat capres berlangsung, di mana Anies Baswedan sempat membahas perihal keunggulan aplikasi JAKI atau Jakarta Kini.

Namun siapa sangka, setelah diunggulkan pada debat capres perdana aplikasi JAKI malah diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.

Seperti kita ketahui, memang aplikasi JAKI ini dirilis oleh Anies Bawwedan sang calon presiden (capres) urutan 1 saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI.

Baca Juga: Debat Capres, Anies Singgung Pencalonan Gibran Melibatkan Masalah Etik di MK, Prabowo: Kalau Rakyat Tidak Suka, Nggak Usah Pilih Kami

Menurutnya, aplikasi JAKI ini bisa menjadi jawaban atau solusi atas segaka permasalahan publik.

Ketika diretas semalam, Selasa (11/12), dari tangkapan layar yang beredar, terlihat aplikasi JAKI diretas dengan tampilan berbeda.

"Halo Warga Jakarta selamat malam!!! Barusan JAKI dimentuin di debat Pilpres nih, wah sorry to say, but aplikasi jnj tampaknya tidak terlalu diurus kenyataannya dari segi teknologi," ungkap sang hacker.

Blak-blakan, sang peretas mengatakan jika aplikasi JAKI hanyalah tempalate sehingga tidak bisa digunakan sungguhan.

Baca Juga: Saling Serang Prabowo-Anies Saat Debat Capres, Anies: Prabowo Tak Tahan Jadi Oposisi

"Hampir seluruh Jakarta menggunakan aplikasi ini dengan semua izin yang di-allow di perangkatnya dan i admit it, aplikasi ini keren tapi belum cukup layak disebut terobosan teknologi jika ada cacat di sisi keamanan datanya yang mengancam privasi seluruh penggunaannya," imbuhnya.

Saat debat capres berlangsung, Anies Baswedan masih mengunggulkan aplikasi JAKI guna memenuhi kebutuhan sederet golongan khusus masyarakat seperti anak, penyandang disabilitas hingga ibu hamil.

"Prioritaskan pada pelayanan mereka yang rentan, satu penyandang disabilitas, dua perempuan terutama ibu hamil, ketiga anak-anak dan lansia itu prioritas," ungkap Capres pasangan Cak Imin itu.

Ke depan, Anies Baswedan bermaksud untuk mengembangkan pelayanan serupa dengan aplikasi JAKI.

Baca Juga: Terungkap Motif RA Aniaya Keponakan Kekasihnya di Condet: Rewel Ganggu Tersangka Saat Akan Berhubungan Asmara

Sebagai percontohan ia menyebutkan bahwa nantinya akan ada super apps berupa pelaporan kejadian untuk kemudian akan segera ditindak lanjuti.

"Contoh, bila lapor pohon tumbang, maka kami akan berikan arahan kepada jajaran berapa jam harus beres. ketika dikatakan ada laporan tentang peristiwa X maka berapa jam harus beres," sebut Anies Baswedan.

Demikian berita tentang aplikasi JAKI diretas usai dibanggakan Anies Baswedan saat debat capres perdana. Bagaimana menurut pendapat kalian?

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)