BAHAYA! Modus Penipuan Kirim File Undangan Pernikahan.apk Disebar Lewat Chat Whatsapp, Ini yang Terjadi Jika Sampai di Instal

Jeanne Pita W
Senin 17 Juli 2023, 18:09 WIB
Ilustrasi | Modus Penipuan Kirim File Undangan Pernikahan.apk Disebar Lewat Chat Whatsapp (Sumber : Freepik)

Ilustrasi | Modus Penipuan Kirim File Undangan Pernikahan.apk Disebar Lewat Chat Whatsapp (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM -- Berbagai cara kini dapat dilakukan sebagai modus penipuan.

Salah satu yang masih marak terjadi adalah dengan mengirimkan file .apk di chat Whatsapp.

File yang dikirim belakangan ini diberi nama 'Undangan Pernikahan.apk'.

Baca Juga: Anaknya Disuruh Foto Sama Kambing, Viral Curhatan Orang Tua Murid Baru Ngeluh saat Pecahkan Teka-teki MPLS

Meski Anda tidak mengenal pengirimnya, terkadang tanpa disadari Anda akan memiliki rasa penasaran terhadap undangan tersebut.

Tentu hal ini menjadi titik kelemahan penerima sehingga menjadi celah bagi pelaku penipuan untuk mendapatkan keuntungan dari file yang dikirimkannya.

Lalu, apa yang terjadi jika sampai file .apk tersebut ter-instal di HP Anda?

Jika Anda menginstal file .apk yang jadi modus penipuan saat ini, file tersebut dapat melakukan berbagai hal, termasuk mengambil alih perangkat Anda dan mencuri data pribadi Anda, seperti nomor telepon, alamat email, dan kata sandi.

Baca Juga: 7 Makanan Ampuh Usir Bad Mood dan Stress, Tetap Sehat dan Bergizi

Selain itu, file tersebut juga bisa secara langsung menginstal malware yang dapat merusak perangkat Anda atau mencuri data Anda.

File tersebut juga mampu menjalankan iklan yang dapat mengganggu Anda atau mencuri data Anda, mengirim pesan spam atau phishing kepada kontak Anda hingga mencuri uang dari rekening bank Anda.

Berikut adalah beberapa cara untuk menghindari penipuan dengan menggunakan file .apk:

- Jangan pernah menginstal file .apk yang tidak Anda kenal. Jika Anda tidak yakin apakah file .apk tersebut aman, jangan menginstalnya.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Mesin Dua Tak yang Harus Kamu Ketahui, Tidak Hanya Sepeda Motor, Alat Sehari-hari Masih Menggunakannya

- Hanya instal file .apk dari sumber yang terpercaya, seperti Google Play Store.

- Hati-hati dengan pesan WhatsApp yang berisi file .apk. Jika Anda menerima pesan WhatsApp yang berisi file .apk dari orang yang tidak Anda kenal, jangan membukanya.

- Periksa izin yang diminta oleh file .apk sebelum menginstalnya. Jika file .apk meminta izin yang tidak wajar, seperti akses ke kontak atau SMS, jangan menginstalnya.

Baca Juga: Hasil Penelitian: Ternyata Stres Bisa Menular, Hati-hati Jika Kamu Menjadi Tempat Curhat!

Namun jika Anda sudah terlanjur menginstal file .apk yang berbahaya tersebut, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

- Segera hapus file .apk tersebut dari perangkat Anda.

- Ubah kata sandi untuk akun-akun penting Anda.

- Laporkan penipuan tersebut ke pihak berwenang.

Dengan mengetahui cara untuk menghindari penipuan dengan menggunakan file .apk, Anda dapat melindungi diri dari menjadi korban penipuan ini. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)