Pemkot Semarang Buka Seleksi 2.654 Formasi PPPK

Sakti Setiawan
Jumat 04 Oktober 2024, 21:01 WIB
Pemkot Semarang menetapkan PPPK untuk Tahun Anggaran 2024. (Sumber:  | Foto: Dok)

Pemkot Semarang menetapkan PPPK untuk Tahun Anggaran 2024. (Sumber: | Foto: Dok)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM- Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang resmi menetapkan alokasi formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tahun Anggaran 2024. Jumlah formasi tersebut diatur dalam Keputusan Wali Kota Semarang Nomor 800/889 Tahun 2024 tertanggal 25 September 2024.

Dalam keputusan tersebut, alokasi formasi sebanyak 2.654 posisi disediakan untuk mengisi jabatan fungsional dan jabatan pelaksana di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Rincian formasi tersebut terdiri dari 303 formasi untuk tenaga guru, 55 formasi untuk tenaga kesehatan, dan 2.296 formasi untuk tenaga teknis. Alokasi ini ditujukan untuk memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis di kota Semarang, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan.

Pelaksanaan seleksi PPPK 2024 akan dilakukan dalam dua periode, dengan target pelamar yang berbeda. Periode I dikhususkan untuk eks Tenaga Honorer Kategori II (THK-II) dan tenaga non-ASN yang terdaftar di Database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Proses seleksi dimulai dengan pengumuman seleksi pada tanggal 30 September hingga 19 Oktober 2024, dilanjut dengan pendaftaran dari tanggal 1 hingga 20 Oktober 2024. Tahapan seleksi administrasi, masa sanggah, dan seleksi kompetensi berlangsung hingga Desember 2024. Adapun hasil kelulusan akan diumumkan antara 24 hingga 31 Desember 2024.

Periode II ditujukan bagi tenaga non-ASN aktif di instansi pemerintah dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk formasi guru di instansi daerah. Seleksi dimulai dengan pengumuman pada bulan November 2024, diikuti dengan pendaftaran dan seleksi administrasi hingga Februari 2025. Pelaksanaan seleksi kompetensi dijadwalkan mulai 24 Maret hingga 8 April 2025.

Seluruh proses seleksi akan dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan materi yang mencakup kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, dan wawancara.

Kepala BKPP Kota Semarang, Joko Hartono, menekankan bahwa seleksi ini bertujuan untuk memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di kota Semarang.

"Seleksi PPPK 2024 ini merupakan langkah kami untuk memastikan bahwa SDM di pemerintah Kota Semarang memiliki kompetensi yang tinggi, kemampuan teknis, serta semangat sosial yang kuat. Kami optimis proses ini akan memperkuat sistem birokrasi dan mendorong kemajuan Semarang ke arah yang lebih baik," ujar Joko Hartono, Jumat 4 Oktober 2024.

Lebih lanjut, Joko Hartono juga menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara transparan, terbuka, dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). "Kami berkomitmen untuk menjamin seleksi ini berlangsung adil dan bersih, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kualitas dan kompetensi terbaik dari para pelamar," tambahnya.

Calon peserta seleksi dihimbau untuk selalu memantau informasi terbaru melalui situs resmi BKPP Kota Semarang di bkpp.semarangkota.go.id/seleksipppk2024 dan memastikan seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:05 WIB

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Mohammad Saleh Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Harapkan sertifikasi tanah wakaf di jateng bisa 100% di akhir 2026.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:03 WIB

Mohammad Saleh Dampingi Bahlil Resmikan Program Listrik Desa dan BPBL di Purworejo

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja di Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:00 WIB

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Mohammad Saleh Dorong Suksesnya Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Semarang Raya23 Juni 2026, 15:31 WIB

Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Tetap Diperhatikan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
 (Sumber: )