Industri Kreatif Butuh Sosok Wali Kota yang Tahu Persoalan Anak Muda di Semarang

Sakti Setiawan
Jumat 09 Agustus 2024, 20:15 WIB
Pelaku industri kreatif di Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti.)

Pelaku industri kreatif di Semarang. (Sumber: | Foto: Sakti.)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Semarang akan serentak dilakukan pada 27 November 2024. Tentu hal itu menjadi momen yang tepat untuk memilih calon pemimpin baru.

Harapan memiliki sosok pemimpin yang paham dengan masalah Kota Semarang pun diinginkan oleh semua pihak.

Salah satunya adalah M Anwar Rosyidin, Pelaku Usaha Kreatif di Kota Semarang. Pada Pilkada ini, ia berharap kota lunpia bisa dipimpin sosok yang merakyat.

"Sosok pemimpin yang diharapkan nanti menjadi walikota atau pemimpin Kota Semarang itu ada beberapa harapan ya dari kami pertama. Harapannya, nanti yang memimpin Kota Semarang itu sosok yang kalem slow dan merakyat gitu," ujar pemilik usaha kreatif Enwaysport saat dikonfirmasi pada Jumat 9 Agustus 2024.

Menurutnya, sosok yang bisa mengerti keadaan Kota Semarang menjadi penting. Apalagi yang bisa meredam panasnya suhu politik saat ini.

"Karena kan Semarang ini kan cuaca sudah panas gitu dan selama ini kan cenderung damai ya? Khawatirnya kalau dapat pemimpin yang senggol sana, senggol sini gitu kan malah menimbulkan apa namanya konflik di masyarakat atau perdebatan atau apa istilahnya ya," ujarnya.

"Kubu-kubuan dan lain-lain lah intinya. Perdamaian semua itu harus dijaga. Itu salah satu yang menjadi penting gitu," tambahnya.

Pria yang kini berusia 30 tahun itu juga menyebut, sosok Wali Kota yang diinginkan kedua adalah bisa merangkul seluruh anak muda.

"Harapannya memang benar-benar dapat merangkul anak muda dan bukan hanya sekedar merangkul. Jadi tidak sekedar menjadikan nanti anak muda itu objek kampanye gitu. Tapi menjadikan anak muda itu subjek itu sendiri gitu," ujarnya.

Menurutnya, anak muda harus diberikan peran penting untuk sama-sama membangun kotanya. Selain itu, anak muda juga pasti akan bertanggungjawab dan ikut menjaga.

"Bisa merangkul komunitas-komunitas karena salah satu nyawa dari sebuah kota itu kan adalah komunitas yang tumbuh dengan sehat gitu," ujarnya.

Anwar yang sejak 2015 berkecimpung di dunia industri kreatif itu menyebut, sayang jika nantinya pemimpin Kota Semarang yang terpilih orang dari luar daerah.

"Kalau bisa ya kita memilih Calon pemimpin yang memang berkapasitas yang sudah lama memang mengabdi untuk Kota Semarang, yang memang dari dulu sampai sekarang itu ya emang dia udah Semarang banget gitu," ujar Anwar.

"Kalau orang misalnya sosok ini memang terbukti berkontribusi untuk semarang, berarti jiwanya sudah terpaut dengan kota semarang, tapi kalua misalnya yang coba-coba sebagai batu loncatan sayang gitu," tambah Anwar.

Diketahui, Pilkada Kota Semarang akan dilakukan secara serentak pada 27 November 2024.

Hingga saat ini, baru A.S Sukawijaya atau Yoyok Sukawi yang memastikan diri mencalonkan diri menjadi Wali Kota Semarang.

Yoyok Sukawi diusung koalisi Partai Demokrat (6 kursi), PKS (6 kursi), PKB (5 kursi), PAN (1 kursi), Nasdem (1 kursi) dan PPP (1 kursi) total 20 kursi DPRD Kota Semarang.

Selain itu, Partai Golkar (4 kursi) dan PSI (5 kursi) akan mengusung Dico Ganinduto. Bupati Kendal itu masih membutuhkan satu kursi untuk bisa mendaftar.

Sementara PDIP dan Partai Gerindra hingga saat ini belum memutuskan akan mengusung kadernya sendiri atau berkoalisi.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Umum24 Februari 2026, 11:42 WIB

Kabar Baik Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, Bantuan Beras untuk 35 Juta Keluarga

Pemerintah luncurkan stimulus Ramadan 2026: diskon tiket pesawat 18%, bantuan pangan untuk 35 juta keluarga, subsidi pupuk dan energi demi pertumbuhan 6%.
Kabar Baik Jelang Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, 35 Juta Keluarga Dapat Bantuan (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Bisnis23 Februari 2026, 13:26 WIB

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, perkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )
Semarang Raya16 Februari 2026, 14:01 WIB

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir di Rowosari dan Meteseh, Tembalang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2/2026) dini hari.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )