Akhirnya Polisi Temukan Pelaku Sekaligus Ibu yang Membuang Bayinya di Jembatan Jatirejo Gunungpati

Jeanne Pita W
Sabtu 09 Desember 2023, 06:00 WIB
Polisi Temukan Pelaku sekaligus Ibu yang Membuang Bayinya di Jembatan Jatirejo Gunungpati (Sumber : instagram.com/infokejadian_semarang)

Polisi Temukan Pelaku sekaligus Ibu yang Membuang Bayinya di Jembatan Jatirejo Gunungpati (Sumber : instagram.com/infokejadian_semarang)

INFOSEMARANG.COM -- Kasus penemuan bayi yang dibuang di jembatan arah Makam Jatirejo, Gunungpati, Kota Semarang, pada Rabu 6 Desember 2023 sekitar pukul 05.00 WIB akhirnya kini membawa titik terang.

Pihak kepolisian telah menemukan dan mengamankan seorang perempuan yang merupakan ibu dari bayi yang dibuang tersebut.

Sebelumnya pada Rabu (6/12/2023) lalu, pihak kepolisian mendapatkan laporan ditemukannya seorang bayi perempuan yang menangis di bawah jembatan pinggir sungai dekat makam Kyai Potro Wongso Sentono Kel. Jatirejo Kec. Gunungpati Semarang.

Baca Juga: Kronologi Supir Rental Asal Semarang Menghilang di Goa Terawang Todanan, Hasil Pencarian Masih Nihil

Saat ditemukan, tali pusar bayi pun masih menempel dan hanya ditutupi dengan selembar daun jati.

Warga yang menemukan pun kemudian langsung membantu membawa bayi tersebut keluar dari bibir sungai yang berada di bawah jembatan.

Akhirnya warga yang menemukan bayi itu membawa pulang sang bayi untuk membersihkan dan memandikannya, dan kemudian setelah memutuskan untuk membawa bayi itu ke Puskesmas Gunungpati Semarang untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan menghubungi Polsek Gunungpati.

Baca Juga: Soal Pengungsi Rohingya, Akhirnya Jokowi Buka Suara: Diduga Ada TPPO

Akhirnya pihak kepolisian kemudian berusaha mencari pelaku pembuangan bayi tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan pihak kepolisian pun akhirnya berhasil menemukan pelaku yang juga merupakan ibu dari bayi tersebut.

Ibu bayi yang sudah pergi dari tempat tinggalnya sebelumnya berhasil dilacak keberadaannya dan ditemukan polisi di wilayah Bergas, Kabupaten Semarang.

Setelah diketemukan keberadaannya, pelaku langsung diamankan beserta barang bukti berupa sprei, selimut, sarung, sandal jepit hingga sebuah gunting dan kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Gunungpati Semarang untuk dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya serta tanda-tanda adanya bekas melahirkan untuk membuktikan bahwa memang benar perempuan tersebut adalah pelaku sekaligus ibu dari bayi yang ditemukan di bawah jembatan itu.

Baca Juga: Miris! Ratusan Pelajar di Lamongan Ajukan Izin Nikah Di Bawah Umur Ke Pengadilan Agama, 45 Orang Diketahui Hamil Di Luar Nikah

Dokter Puskesmas Gunungpati yang bernama Dr. Anggun menyatakan bahwa perempuan yang diamankan tersebut sangat jelas memiliki tanda-tanda kuat usai melahirkan beberapa waktu sebelumnya dengan adanya pendarahan hebat dijalan rahimnya.

Perempuan tersebut pun kemudian juga mengakui bahwa memang yang membuang bayi di wilayah Jatirejo adalah dirinya.

Lebih lanjut, karena kondisi kesehatan pelaku semakin menurun maka atas saran Dokter Puskesmas Gunungpati pelaku disarankan untuk dirawat inap di Rumah Sakit di Ungaran Kab. Semarang untuk pemulihan kesehatannya.

Sampai dengan saat ini pelaku masih dalan perawatan intensif dari Rumah Sakit di Ungaran Kab. Semarang. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )