33 Umpatan dalam Bahasa Korea dan Artinya, Sering Muncul di Drama Korea

Noorchasanah Anastasia
Selasa 11 Juli 2023, 10:44 WIB
Ko Moonyoung (Seo Yeaji) saat mengumpat di drama Korea, It's Okay to Not Be Okay. (Sumber : YouTube tvN)

Ko Moonyoung (Seo Yeaji) saat mengumpat di drama Korea, It's Okay to Not Be Okay. (Sumber : YouTube tvN)

Kumpulan umpatan Bahasa Korea yang sering muncul di drama-drama Korea, misalnya 닥쳐 'Dakcheo' yang artinya Diam!, 씨발 'Sshi-bal' dan 개새끼 'Gae-sae-kki' yang bermakna sangat kasar.

INFOSEMARANG.COM - Sering nonton drama Korea dan lihat pemainnya mengumpat? Ada beberapa istilah atau kata-kata yang pasti sering didengar.

Umpatan yang sering muncul di drakor ini berbeda-beda tingkat kasarnya, ada yang masih sebatas kesal sampai level mengamuk.

Sebaiknya tidak untuk ditiru diucapkan tapi apa salahnya jika mengetahui maknanya agar lebih paham apa yang dibicarakan di drama Korea.

Baca Juga: 13 Ucapan Selamat Menikah dan Happy Wedding Bahasa Korea, Dilengkapi Hangul dan Latin

Berikut ini kumpulan umpatan dalam Bahasa Korea yang sering muncul di drakor:

닥쳐
Dakcheo
Diam!

아이 쉬
Aish
Hah!

지랄
Ji-ral
Omong kosong

씨발
Sshi-bal
Umpatan frustasi sangat kasar

개새끼
Gae-sae-kki
Umpatan frustasi sangat kasar

새끼야
Sae-kki-ya
Umpatan sangat kasar

꺼져
Ggeo-jyeo
Enyahlah

죽을래?
Jugeullae?
Kamu mau mati?

뭐래
Mworae
Terserah

그래서 뭐?
Geuraeseo mwo?
So what?

바보야!
Babo-ya
Bodoh

네가 뭔데?
Nega mwonde?
Kamu itu siapa?

적당히 해
Jeokdanghi hae
Cukup ya!

미친 놈
Mi-chin nom
Orang gila

좆됐어
Jodwaess-eo
Kacau

나쁜 놈
Nappeun-nom
Dasar manusia jahat

마음이 없다
Ma-eum-i eobs da
Dasar tidak punya hati

정말 짜증난다
Jeongmal jjajeungnanda
Ini sangat menyebalkan

네가 뭔데?
Nega mwonde?
Kamu itu siapa?

잔소리 하지마!
Jansoli hajima!
Berhenti mengomel!

그만해
Geumanhae
Berhenti bicara

니가 싫어!
Nega silh-eo!
Saya benci kamu

저리 가!
Jeoli ga!
Pergi sana!

죽을래?
Jug-eullae?
Kamu cari mati ya?

너 미쳤어?
Neo michyeoss-eo?
Kamu gila ya?

미치겠다!
Cheogyeol da!
Ini benaran membuat gila!

너 뭐하냐?
Neo mwohanya?
Apa yang kamu lakukan?

입 조심해
Ip josimhae
Jaga mulutmu

속상해
Soksanghae
Saya kecewa/sedih

상관하지 마
Sanggwanhaji ma
Bukan urusanmu

너 미쳤어?
Neo michyeoss-eo?
Kamu gila ya?

내 말 안 듣고 있잖아
Nae mal an deutkko itjjana
Kamu tidak mendengarkan saya

난 너에게 화났어!
Nan neoege hwanass-eo!
Saya marah dengan kamu

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)