Unika Soegijapranata Semarang Kukuhkan Tiga Guru Besar Perempuan

Sakti Setiawan
Sabtu 20 Juli 2024, 14:59 WIB
Universitas Katholik Soegijapranata Semarang mengukuhkan 3 Guru Besar. (Sumber:  | Foto: sakti)

Universitas Katholik Soegijapranata Semarang mengukuhkan 3 Guru Besar. (Sumber: | Foto: sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Soegijapranata Catholic University (SCU) atau Universitas Katholik (Unika) Soegijapranata Semarang mengukuhkan sebanyak 3 Guru Besar secara bersamaaan. Ketiganya dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka yang diselenggarakan pada Sabtu, 20 Juli 2024 di Theater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan, Semarang.

Dua di antaranya berasal dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Mereka adalah Prof. Dra. MY. Dwi Hayu Agustini, MBA, PhD, Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran dan Prof. Dr. Berta Bekti Retnawati, SE, MSi, Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen. Satu lagi berasal dari Fakultas Psikologi (FPsi), yaitu Prof. Dr. Endang Widyorini, MS, Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi. 

“Menjadi momen yang baik dan penuh syukur. Penanda SCU bergerak dengan memberikan kontribusi yang lebih banyak lewat guru besar. Semoga menjadi jalan yang luas untuk lebih berkontribusi di daerah walaupun nasional,” ungkap Prof Berta. 

Dalam pengukuhannya, ketiga Guru Besar juga memberikan orasi ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmunya masing-masing. Salah satunya Prof Hayu yang berbicara mengenai green marketing dalam orasi ilmiahnya. Berasal dari kepakaran ilmu yang sama, Prof Berta juga berbicara mengenai dunia pemasaran. Dalam hal ini, khususnya bagaimana peran dan kapabilitas pemasaran dinamis. Adapun Prof Endang menyoroti peluang dan tantangan dalam upaya peningkatan kesehatan mental generasi Z di era digital. 

Orasi ilmiah tersebut disaksikan sivitas akademika SCU yang mayoritas berasal dari FEB dan FPsi, para senator SCU, perwakilan pejabat LLDIKTI Wilayah VI, akademisi serta Guru Besar dari berbagai perguruan tinggi. Tidak ketinggalan, keluarga dari ketiga Guru Besar juga turut hadir dalam prosesi pengukuhan tersebut.

Percepatan Jabatan

Rektor SCU, Dr Ferdinandus Hindiarto menegaskan pihaknya terus mendorong percepatan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen (JAFA). Komitmen tersebut diwujudkan dengan berdirinya Pusat Akselerasi JAFA (AJAFA) yang fokus dalam menggarap hal tersebut. 

Pusat AJAFA SCU sendiri telah membimbing lebih dari 60 dosen yang berhasil menaikkan JAFA-nya. Lebih lanjut, ia juga menyoroti perlu sinergi dari universitas.

Saat ini, ada 9 dosen kandidat Guru Besar SCU yang sedang dalam proses pengajuan kenaikan JAFA. Di samping itu, ada sebanyak 32 dosen SCU yang berpotensi menjadi Guru Besar. “Harapannya 3 Srikandi SCU ini bisa menjadi sumber semangat teman-teman dosen yang lain,” ungkap Dr. Ferdinand.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis14 Januari 2026, 12:28 WIB

Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1/2026).
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Bisnis05 Januari 2026, 19:50 WIB

Luncurkan Skuad Lengkap, Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) Siap Tancap Gas di Proliga 2026

Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) sekaligus mengumumkan susunan lengkap tim voli putri profesionalnya.
Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM). (Sumber:  | Foto: dok Bank Mandiri)
Pendidikan05 Januari 2026, 16:55 WIB

UNNES Tambah Daya Tampung, Lebih dari 12 Ribu Mahasiswa Baru Diterima 2026

UNNES secara resmi mulai membuka penerimaan mahasiswa baru tahun 2026/2027 dan menyediakan kuota bagi 12.470 mahasiswa baru.
Unnes. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis22 Desember 2025, 10:56 WIB

Bank Mandiri Segarkan Komisaris, Perkuat Pengawasan di Tengah Ekspansi

Penguatan fungsi pengawasan tersebut tercermin dari kursi Komisaris Utama Bank Mandiri yang kini ditempati oleh Zulkifli Zaini.
Gedung Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya20 Desember 2025, 10:51 WIB

Libur Nataru, The Park Semarang Suguhkan Sirkus Rusia Gratis Bertaraf Internasional

Pertunjukan ini dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di area atrium mal.
The Park Semarang menghadirkan seniman akrobat internasional selama libur Natal dan Tahun Baru.
Bisnis09 Desember 2025, 12:51 WIB

Mandiri Investasi, BSI, Mandiri Sekuritas, Pegadaian dan Deutsche Bank Hadirkan Reksa Dana Bursa Emas Syariah Pertama di Indonesia

Mandiri Investasi, Mandiri Sekuritas, BSI, Pegadaian, dan Deutsche Bank telah melakukan persiapan teknis secara intensif untuk Reksa Dana Bursa Syariah berbasis emas.
Mandiri Investasi, Mandiri Sekuritas, BSI, Pegadaian, dan Deutsche Bank telah melakukan persiapan teknis secara intensif.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Bisnis04 Desember 2025, 17:40 WIB

Beri Kenyamanan Lebih Untuk Klaim Perawatan Nasabah, AXA Mandiri Bermitra Dengan AdMedika dan Mitra Keluarga

Dengan kesepakatan kerja sama ini pasien akan mendapatkan biaya pelayanan yang terstruktur, efisien, dan sesuai standar medis yang baik.
 (Sumber:  | Foto: Dok)
Bisnis03 Desember 2025, 20:00 WIB

Outlook Ekonomi 2026 : Ekonom Bank Mandiri Nilai Akselerasi Pemulihan Tetap Terjaga Lewat Sinergi Kebijakan Pemerintah

Ketahanan Indonesia tidak terlepas dari efektivitas kebijakan pemerintah dan otoritas moneter yang berjalan secara sinergis.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum29 November 2025, 08:16 WIB

Pemprov Jateng Luncurkan Kalender Event 2026, Ada 365 Agenda Menarik, Sekda Minta Promosi Digencarkan

Setidaknya ada 365 event menarik yang terjadwal pada tahun depan di 35 kabupaten/kota di Jateng.
Peluncuran Calender of Event 2026, di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kota Semarang pada Jumat, 28 November 2025 malam.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis28 November 2025, 15:24 WIB

Dana Kelolaan Tembus Rp 70 Triliun, Mandiri Investasi Jajaki Peluncuran Reksa Dana ETF Emas Syariah di Awal 2026

Mandiri Investasi berencana meluncurkan Reksa Dana ETF Syariah berbasis emas pada kuartal pertama 2026.
Mandiri Investasi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Mandiri Sekuritas. (Sumber:  | Foto: dok.)