Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Redaksi
Rabu 18 Februari 2026, 12:42 WIB
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)

Bank Mandiri. (Sumber: | Foto: dok.)

JAKARTA — PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan kinerja solid sepanjang 2025. Laba bersih perseroan pada kuartal IV-2025 mencapai Rp 18,6 triliun, melonjak 40 persen secara kuartalan (qoq) dan 35 persen secara tahunan (yoy). Dengan capaian tersebut, total laba bersih sepanjang 2025 menembus Rp 56,3 triliun, tumbuh 1 persen yoy.

Analis MNC Sekuritas, Victoria Venny, menyebut realisasi laba tersebut sejalan dengan estimasi internal dan bahkan melampaui konsensus pasar. “Perolehan laba bersih tersebut setara 101 persen dari estimasi kami dan 110 persen dari konsensus,” tulisnya dalam riset yang dikutip Minggu (15/2/2026).

Dari sisi intermediasi, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) BMRI pada 2025 tercatat 4,9 persen atau turun 26 basis poin yoy. Penurunan ini terutama dipicu turunnya yield kredit, meski sebagian tertahan oleh penurunan biaya dana (cost of fund/CoF).

Kualitas aset tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) berada di level 1,1 persen dan loan at risk (LAR) sebesar 6,5 persen. Pertumbuhan kredit tercatat 13 persen yoy atau 7 persen qoq, dipimpin segmen korporasi yang naik 23 persen yoy dan kredit komersial tumbuh 12 persen yoy.

Penghimpunan dana juga menunjukkan tren positif. Dana pihak ketiga (DPK) meningkat, ditopang current account saving account (CASA) yang tumbuh 12,6 persen yoy menjadi Rp 1.431 triliun. Loan to deposit ratio (LDR) terjaga di kisaran 89 persen.

Untuk 2026, BMRI menargetkan pertumbuhan kredit 7–9 persen yoy, NIM di kisaran 4,6–4,8 persen, cost of credit (CoC) 0,6–0,8 persen, serta cost to income ratio (CIR) 42–43 persen.

Analis Indo Premier Sekuritas, Jovent Muliadi dan Axel Azriel, memproyeksikan laba BMRI pada 2026 akan terdorong peningkatan pendapatan non-bunga, terutama dari monetisasi platform digital Livin’ yang lebih agresif. Beban operasional (opex) diperkirakan relatif stabil setelah adanya penyesuaian satu kali pada 2025. Secara konservatif, opex diprediksi hanya naik 3 persen yoy sehingga CIR berpotensi turun menjadi 44 persen pada 2026, dari 46 persen pada 2025.

Secara keseluruhan, laba bersih 2026 diproyeksikan tumbuh sekitar 6 persen menjadi Rp 58,7 triliun, atau 6,3 persen di atas konsensus sebesar Rp 55,2 triliun.

Dari sisi rekomendasi, Indo Premier menetapkan BMRI sebagai saham pilihan utama sektor perbankan, bersama saham Bank Negara Indonesia (BBNI). Indo Premier merekomendasikan beli (buy) dengan target harga Rp 6.400 per saham. Valuasi BMRI dinilai menarik dengan price to book value (P/B) 1,4 kali dan price to earnings ratio (P/E) 8,1 kali, lebih rendah dibandingkan rata-rata 10 tahun masing-masing 1,6 kali dan 11,6 kali.

Sementara itu, MNC Sekuritas juga merekomendasikan buy dengan target harga Rp 6.050 per saham, mencerminkan estimasi P/B 2026 dan 2027 masing-masing 1,8 kali dan 1,7 kali.

Penguatan profitabilitas turut ditopang diversifikasi pendapatan. Sepanjang 2025, pendapatan non-bunga meningkat 14,5 persen yoy menjadi Rp 48,5 triliun, didorong aktivitas transaksi nasabah dan pemanfaatan layanan berbasis ekosistem digital.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menegaskan perseroan terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Terkait outlook negatif dari Moody’s terhadap lima bank besar nasional, termasuk BMRI, Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyatakan penilaian eksternal dipengaruhi dinamika makroekonomi, pergerakan nilai tukar, serta kondisi fundamental masing-masing bank.

Ke depan, BMRI akan memperkuat langkah antisipatif terhadap risiko eksternal melalui penguatan likuiditas dan permodalan, menjaga kualitas pembiayaan, serta konsisten menerapkan manajemen risiko dan strategi pertumbuhan berkelanjutan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Pendidikan22 Mei 2026, 06:51 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Ingatkan Alokasi 232 ribu Kursi SMA/SMK Harus Terbuka dan Bisa Dipertanggung jawabkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengingatkan, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 harus berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Umum20 Mei 2026, 19:33 WIB

Mohammad Saleh: Ada 6,4 Juta Ton Sampah Jateng Bisa Jadi Sumber Listrik

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya19 Mei 2026, 18:01 WIB

Pajak Tahunan Kendaraan Kini Bisa Dibayar Tanpa KTP Pemilik Asli di Gerai dan Samsat Keliling

Masyarakat yang membeli kendaraan bekas namun belum melakukan proses balik nama, kini tetap dapat membayar pajak tahunan tanpa membawa KTP pemilik lama sesuai data di STNK.
 (Sumber: )
Bisnis19 Mei 2026, 17:59 WIB

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bank Mandiri memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran KUR.
Bank Mandiri mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran KUR.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Pendidikan18 Mei 2026, 14:33 WIB

Mohammad Saleh Ajak Santri Manfaatkan Program Beasiswa Kuliah dari Pemprov Jateng

Program beasiswa tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang lebih luas kepada kalangan santri dan pengasuh pesantren untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum18 Mei 2026, 14:27 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Serap Produk Unggulan Desa

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk lebih aktif menyerap dan memasarkan produk unggulan desa sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
 Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya16 Mei 2026, 10:25 WIB

Semarang Kembali Bergemuruh, Srawoeng Jazz 2026 Hadirkan Musisi Lintas Generasi

Balai Budaya dan Kebangsaan Omah Srawoeng kembali menghadirkan perhelatan seni dan musik bertajuk Kridha Cilpa & Srawoeng Jazz 2026.
 (Sumber: )
Umum15 Mei 2026, 17:12 WIB

Lebih Ramah Lingkungan, Mohammad Saleh Dukung Pengembangan Bus Listrik Trans Jateng

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mendukung rencana pengembangan armada bus listrik untuk layanan Trans Jateng sebagai bagian dari modernisasi transportasi massal yang lebih ramah lingkungan.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Umum15 Mei 2026, 17:06 WIB

Jelang Iduladha, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026 diperketat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Umum13 Mei 2026, 14:44 WIB

Ekonomi Jateng Tumbuh Positif, Mohammad Saleh Minta Iklim Investasi Terus Dijaga

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang menunjukkan tren positif.
 (Sumber: )