Polda Lampung Resmi Hentikan Kasus Bima Kritik Lampung, Netizen:Ginda Ansori Gigit Jari!

Elsa Krismawati
Selasa 18 April 2023, 18:09 WIB
Ghinda Ansori, laporkan Bima Tiktokers usai kritik Lampung (Sumber : tangkapan layar instagram @undercover.id)

Ghinda Ansori, laporkan Bima Tiktokers usai kritik Lampung (Sumber : tangkapan layar instagram @undercover.id)

INFOSEMARANG.COM -- Polda Lampung resmi menghentikan kasus yang dilaporkan Ginda Ansori, soal Bima Yudho Saputro yang diduga langgar UU ITE.

Penghentian kasus TikTokers Bima soal dirinya yang mengkritik kinerja Provinsi Lampung karena tak ditemukan unsur pidana.

Baca Juga: Deretan Obat Penting yang Harus Bawa Saat Mudik, Jangan Sampai Ketinggalan

Baca Juga: Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran, Berikut 5 Rekomendasi Film Jepang Bertema Keluarga

Melansir antara, hal tersebut diungkap oleh Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol Donny Arief Praptomo.

Polda Lampung telah memeriksa setidaknya 6 saksi dalam kasus yang dilaporkan Ginda Ansori tersebut.

Adapaun diantaranya, 3 orang saksi warga,dua orang ahli pidana dan satu ahli bahasa.

Baca Juga: Tinggalkan Stok Bahan Makanan Saat Mudik Lebaran? Begini Cara Simpan yang Benar Supaya Tidak Basi

Setelahnya, pihak Polda Lampung mengadakan gelar perkara pada senin 17 April 2023 kemarin. Dan ternyata tidak cukup alat bukti.

"dari hasil pemeriksaan 6 saksi dan gelar perkara, laporan Ginda Ansori terhadap terlapor B (Bima Yudo Saputro) tidak memenuhi unsur pidana." Kata Donny, dikutip Infosemarang.com, dari Antara 18 April 2023.

Baca Juga: Pamer Foto Bareng Rizky Febian, Mahalini Tampil Cantik Pakai Kaftan Putih

Sebelumnya diketahui TikTokers asal Lampung pemilik akun Awbimax Reborn tersebut mengunggah video yang mengkritik Provinsi Lampung.

Bima menyebut, problematika di kampung halamannya tersebut salah satunya disebabkan infrastruktur buruk.

Video yang diunggah melalui akun TikTok Awbimax Reborn tersebut ditonton lebih dari 7 juta kali.

Baca Juga: Resep Es Alpukat Selasih, Super Segar untuk Diminum Saat Buka Puasa

Menjadikannya viral, hingga diduga telah melanggar UU ITE, dan dilaporkan Ginda Ansori ke pihak berwajib.

Sama seperti video viralnya Bima kritik Lampung yang mendapat respon positif masyarakat, pengehentian kasus ini juga mendapat sambutan meriah dari Netizen.

Baca Juga: Rekomendasi Lumpia Enak di Semarang, Terlalu Lezat Hingga Bikin Ketagihan

Seperti yang terpantu di media sosial Twitter, banyak Netizen yang mendukung keputusan Polda Lampung.

Sementara Ginda Ansori mendapat komentar pedas dari Netizen.

"Ginda Ansori Gigit Jari!"tulis Umyrina

"tinggal nunggu ada yang neglaporin balik Ginda Ansori" tulis rochpiploe

"Bima 1 : 0 Ginda Ansori" tulis txtfrosoc

Baca Juga: Bernuansa Korea Hingga Jepang, Taman Bunga Celosia Semarang Penuh Spot Foto Instagramable

"percuma gelar sarjana hukum, berarti si Ginda Ansori ini gak ngerti hukum" tulis Aguswest

Sebelumnya, Bima dilaporkan oleh Ginda Anshori dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 A ayat 2 UU ITE yang menyangkut ujaran kebencian mengandung unsur SARA.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum17 Maret 2026, 14:40 WIB

Trans Marga Jateng Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Semarang–Solo

PT Trans Marga Jateng (TMJ) memastikan kesiapan operasional Jalan Tol Semarang–Solo dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026.
Gerbang Tol Banyumanik. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)