Benarkah Stres Bisa Menyebabkan Penyakit Dalam? Begini Penjelasannya

Arendya Nariswari
Kamis 02 November 2023, 08:00 WIB
Ilustrasi stres. (Sumber : Pexels/Leah Kelley)

Ilustrasi stres. (Sumber : Pexels/Leah Kelley)

INFOSEMARANG.COM - Stres adalah respon tubuh terhadap situasi yang dianggap mengancam atau berbahaya. Stres dapat bersifat akut, yang terjadi dalam waktu singkat, atau kronis, yang terjadi dalam waktu lama.

Banyak orang menganggap stres sebagai hal yang normal dan tidak berbahaya. Namun, stres kronis dapat berdampak negatif pada kesehatan, termasuk meningkatkan risiko penyakit dalam.

Bagaimana stres bisa sebabkan penyakit dalam?

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, stres dapat menyebabkan berbagai perubahan pada tubuh, termasuk:

Baca Juga: Miris! Pasal Behel di Klinik Abal-abal Taiwan, TKW Asal Madiun Malah Infeksi Otak

  • Peningkatan detak jantung dan tekanan darah
  • Pelepasan hormon stres, seperti kortisol
  • Perubahan pada sistem kekebalan tubuh
  • Gangguan tidur
  • Perubahan pola makan

Perubahan-perubahan ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit dalam, antara lain:

  • Penyakit jantung. Stres dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti serangan jantung dan stroke.
  • Diabetes tipe 2. Stres dapat menyebabkan peningkatan resistensi insulin, yang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
  • Obesitas. Stres dapat menyebabkan perubahan pola makan, seperti mengonsumsi makanan tinggi kalori dan lemak. Hal ini dapat meningkatkan risiko obesitas.

Baca Juga: 8 Langkah Menghadapi Kekecewaan dari Seseorang

  • Gangguan pencernaan. Stres dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti sakit maag, diare, dan sembelit.
  • Penyakit autoimun. Stres dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan lupus.
  • Gangguan mental. Stres dapat meningkatkan risiko gangguan mental, seperti depresi dan kecemasan.

Baca Juga: Kevin Sanjaya/Rahmat Hidayat Siap Debut di Korea Masters 2023, Good Bye Minions?

Bagaimana cara mengatasi stres?

Ada beberapa cara untuk mengatasi stres, antara lain:

  • Olahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
  • Melakukan teknik relaksasi. Teknik relaksasi, seperti meditasi dan yoga, dapat membantu mengelola stres.
  • Menjaga pola makan sehat. Pola makan sehat dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi stres.

Baca Juga: Apa Itu Stashing? Yakinkan Hati jika Ingin Pacaran dengan Stasher, Jangan Makan Hati

  • Tidur yang cukup. Tidur yang cukup dapat membantu tubuh dan pikiran beristirahat.
  • Menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai. Menjalin hubungan yang positif dengan orang lain dapat membantu mengurangi stres.

Jika Anda mengalami stres kronis, penting untuk mencari bantuan profesional. Terapis dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan untuk mengelola stres secara efektif.

Stres kronis dapat berdampak negatif pada kesehatan, termasuk meningkatkan risiko penyakit dalam. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)