Tanda-tanda Anak Mengalami Speech Delay, Jangan Disepelekan!

Jeanne Pita W
Sabtu 14 Oktober 2023, 08:10 WIB
Tanda-tanda anak mengalami speech delay (Sumber : Freepik)

Tanda-tanda anak mengalami speech delay (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM -- Tumbuh kembang anak tentu menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh orang tua.

Namun perlu diingat pula bahwa kecepatan perkembangan anak satu dengan yang lainnya tentu akan berbeda-beda, termasuk kecepatan perkembangan bicaranya.

Meski demikian, Anda dapat memantau perkembangan bicara anak melalui tahapan-tahapan yang biasanya diinformasikan oleh Dokter secara umum.

Baca Juga: iPhone 15 Sudah Bisa di Pre-Order di Indonesia, Cek Harga Resmi dan Link Pembeliannya DI SINI

Di sisi lain, orang tua juga perlu mengetahui apakah anak mengalami speech delay dalam masa tumbuh kembangnya atau tidak.

Hal ini supaya orang tua dapat memberikan penanganan yang tepat atas kondisi anak sedini mungkin.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda yang biasanya diidentifikasi oleh dokter dan ahli terkait speech delay pada anak.

1. Keterlambatan dalam Pencapaian Melekat

Anak tidak mencapai tonggak perkembangan bicara yang diharapkan pada usia tertentu.

Sebagai contoh, tidak berbicara kata pertama pada usia 1 tahun atau tidak membentuk kalimat pada usia 2 tahun.

Baca Juga: Sulit Putus Dari Pacar Toxic? Bisa Jadi Kamu Terjerat Trauma Bonding, Apa Itu?

2. Keterbatasan Perbendaharaan Kata

Anak memiliki keterbatasan dalam jumlah kata yang diketahuinya dan digunakan dalam percakapannya.

3. Kesulitan Mengucapkan Kata atau Bunyi

Anak mengalami kesulitan mengucapkan kata-kata atau bunyi-bunyi tertentu, meskipun usianya sudah seharusnya mampu melakukannya.

Baca Juga: Keguguran tanpa Pendarahan, Kenali 3 Tandanya

4. Kesulitan Memahami Bahasa

Selain kesulitan berbicara, anak juga mungkin mengalami kesulitan dalam memahami bahasa yang digunakan di sekitarnya.

5. Kesulitan dalam Berkomunikasi

Anak sulit berkomunikasi dengan orang lain, termasuk sulit berinteraksi sosial atau menjalin hubungan emosional dengan orang lain.

Baca Juga: Rider MotoGP Masih Keluhkan Lintasan Sirkuit Mandalika yang Berdebu

6. Echolalia

Anak cenderung mengulangi kata-kata atau frasa yang didengarnya tanpa pemahaman yang mendalam atas arti kata-kata tersebut.

7. Kesulitan Mengikuti Petunjuk

Anak mengalami kesulitan dalam mengikuti petunjuk sederhana atau memahami instruksi yang diberikan kepadanya.

Baca Juga: Warga Kota Semarang Diimbau Kibarkan Bendera Merah Putih 1 Tiang Penuh, Sabtu 14 Oktober 2023

8. Tidak Mampu Menceritakan Pengalaman atau Peristiwa

Anak kesulitan menceritakan pengalaman atau peristiwa yang dialaminya dengan cara yang koheren dan terstruktur.

9. Isolasi Sosial

Anak cenderung menghindari interaksi sosial dengan teman sebayanya dan cenderung lebih suka bermain sendiri.

Baca Juga: Nonton Gratis Aksi Teatrikal Pertempuran 5 Hari di Tugu Muda Semarang, Sabtu 14 Oktober 2023 Malam

10. Keterlambatan dalam Bahasa Tertulis

Anak juga mungkin mengalami keterlambatan dalam kemampuan membaca dan menulis.

Di sisi lain, perlu ditekankan kembali bahwa perkembangan setiap anak akan berbeda-beda.

Mungkin beberapa anak juga memerlukan waktu lebih untuk bisa mencapai tahapan perkembangan bicara.

Jika Anda memiliki kekhawatiran atas perkembangan bicara anak, Anda juga bisa melakukan konsultasi dengan dokter anak atau ahli untuk bisa mendapatkan evaluasi terkait kondisi anak saat ini. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)