5 Alasan Kenapa Kamu Harus Nonton Film Serial Gadis Kretek

Arendya Nariswari
Rabu 08 November 2023, 15:04 WIB
Dian Satro sebagai Dasiyah di serial Netflix Gadis Kretek (Sumber : YouTube/Netflix)

Dian Satro sebagai Dasiyah di serial Netflix Gadis Kretek (Sumber : YouTube/Netflix)

INFOSEMARANG.COM - Gadis Kretek, merupakanserial drama Indonesia yang tayang di Netflix pada tanggal 2 November 2023 lalu. Siapa sangka, film yang dibintangi aktris kenamaan Dian Sastro sebagai peran utama tersebut langsung menjadi salah satu tontonan favorit di Indonesia.

Berikut adalah 5 alasan kenapa kamu harus nonton film serial Gadis Kretek:

  1. Cerita yang menarik dan penuh intrik

Gadis Kretek mengisahkan perjalanan cinta dan penemuan jati diri seorang perajin kretek berbakat bernama Dasiyah (Dian Sastrowardoyo). Dasiyah harus berjuang melawan stereotip gender dan tradisi industri kretek yang patriarkis untuk meraih impiannya.

Baca Juga: Krisis Gaza: Pasukan Israel Memasuki Wilayah Pusat Kota, Tank Bersiap di Perbatasan

Cerita serial ini dikemas dengan menarik dan penuh intrik. Para penonton akan diajak untuk mengikuti perjalanan Dasiyah yang penuh lika-liku.

  1. Akting yang memukau dari para pemain

Gadis Kretek dibintangi oleh sederet aktor dan aktris ternama Indonesia, seperti Dian Sastro, Ario Bayu, Putri Marino, dan Arya Saloka. Para pemain ini berhasil memerankan karakter mereka dengan sangat baik.

Dian Sastrowardoyo tampil memukau sebagai Dasiyah, sosok perempuan yang kuat dan tangguh. Ario Bayu juga tampil memikat sebagai Soeryo, sosok pria yang berkharisma dan penuh misteri. Putri Marino dan Arya Saloka pun tidak kalah memukau dalam memerankan karakter mereka masing-masing.

Baca Juga: Sadis! Jubir PM Israel Keceplosan Ungkap Rencana Jahat Terhadap Warga Sipil Palestina

  1. Sinematografi yang indah

Gadis Kretek mengambil latar belakang Indonesia pada tahun 1960-an. Sinematografi serial ini berhasil menggambarkan suasana Indonesia pada masa itu dengan sangat indah.

Para penonton akan diajak untuk bernostalgia ke masa lalu melalui keindahan sinematografi serial ini.

  1. Isu-isu sosial yang diangkat

Gadis Kretek tidak hanya sekadar menyajikan cerita yang menarik, tetapi juga mengangkat berbagai isu sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Fitur Baru, Ini Cara Matikan Tanda Pesan Terbaca di DM Instagram

Serial ini mengangkat isu-isu seperti stereotip gender, tradisi patriarkis, dan perjuangan perempuan untuk meraih kesetaraan.

  1. Karya anak bangsa

Gadis Kretek merupakan salah satu karya anak bangsa yang patut diapresiasi. Serial ini berhasil membuktikan bahwa industri perfilman Indonesia mampu menghasilkan karya berkualitas yang mampu bersaing dengan karya-karya dari luar negeri.

Gadis Kretek merupakan tontonan yang wajib kamu nikmati, baik kamu penggemar drama Indonesia maupun tidak. Serial ini akan memberikan pengalaman menonton yang tidak terlupakan.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)