Segarnya Wedang Mawar Desa Kajar Kabupaten Rembang

Ali Rahmat
Rabu 03 April 2024, 08:46 WIB
Perajin wedang jahe (Sumber: )

Perajin wedang jahe (Sumber: )

INFOSEMARANG.COM--Anda pernah minum wedang bunga mawar? Jika belum, silakan datang ke Desa Kajar, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, dan cicipi wedang tersebut.

Ya, Desa Kajar dikenal dengan tanaman bunga mawarnya yang melimpah, baik yang ditanam di perkebunan maupun pekarangan warga. Tak heran, minuman wedang mawar menjadi salah satu minuman khas yang patut dicicipi di desa itu.

Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Kenanga Desa Kajar, Mudayanah, mengungkapkan, pembuatan wedang mawar telah dimulai sejak delapan tahun yang lalu, tepatnya pada 2016. Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, sangat membantu mengembangkan potensi bunga mawar dan KWT di desa tersebut.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati wedang mawar, katanya, harus memesan terlebih dahulu, karena minuman itu hanya bertahan selama tiga hari pada suhu ruang, atau lima hari jika disimpan dalam lemari es. Wedang mawar dijual per botolnya Rp8 ribu, namun untuk pembelian dua botol mendapat harga spesial Rp15 ribu.

Mudayanah mengungkapkan, wedang mawar buatannya tidak hanya diminati oleh warga lokal, tetapi juga dari luar kota, seperti Semarang hingga Jember, Jawa Timur. Baru-baru ini, seorang pembeli dari Jember bahkan membeli 50 botol wedang mawar sekaligus.

Dijelaskan, untuk membuat wedang mawar, bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain bunga mawar, jahe, serai, kayu secang, dan gula yang direbus hingga mawar mengeluarkan minyak. Setelah itu, wedang mawar dikemas dalam botol, dan siap dinikmati.

Selain rasanya yang segar dan cocok untuk diminum dalam keadaan hangat, terangnya, wedang mawar juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan dan kecantikan, seperti meningkatkan imunitas tubuh dan meredakan gejala wasir, serta memiliki efek mencerahkan warna bibir dan mengatasi tanda-tanda penuaan kulit.

Meski begitu, ujar Mudayanah, salah satu kendala yang dihadapi oleh para produsen wedang mawar adalah kenaikan harga bunga mawar menjelang Hari Raya Idulfitri, yang kadang mengurangi keuntungan mereka.

“Kendalanya biasanya momen menjelang Lebaran. Harga mawar per tangkai naik jadi Rp2 ribu sampai Rp3 ribu. Kalau ada pesanan di waktu – waktu itu (jelang Lebaran) ya gimana gitu, sedangkan untuk harga kita tetap, ” ungkapnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kajar, Wahyu Tri Utami menambahkan, selama ini Pemerintah Desa telah aktif dalam mempromosikan wedang mawar melalui berbagai cara, seperti bazar, menyajikannya kepada tamu yang datang, serta memberikan fasilitasi dana untuk produksi.

“Untuk peran dari pemerintah desa selama ini membantu mempromosikan, baik melalui bazar-bazar, menyuguhkan wedang mawar kepada tamu yang datang, ke dinas- dinas, maupun fasilitasi dana untuk produksi,” kata istri Kepala Desa Kajar itu.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Olahraga18 April 2024, 15:34 WIB

Komitmen Dukung PSIS, Pemkot Semarang Fasilitasi Tim Mahesa Jenar Kembali Latihan di Stadion Citarum

Hal tersebut sebagai upaya mendukung tim kebanggan warga Kota Semarang agar mampu berprestasi di kancah Liga 1 2023/2024.
Stadion Citarum Semarang. (Sumber: )
Pendidikan17 April 2024, 19:19 WIB

Pererat Silaturahmi, FUHUM UIN Walisongo Semarang Gelar Halal Bi Halal

Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo menggelar Halal bi Halal civitas akademika pada Rabu, 17 April 2024.
Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo menggelar Halal bi Halal. (Sumber:  | Foto: dok Humas FUHUM UIN Walisongo Semarang.)
Semarang Raya17 April 2024, 13:43 WIB

Awal Mula Tradisi Kupat Jembut yang Hanya Ada di Semarang, Selalu Digelar Setelah Lebaran

Warga Pedurungan Semarang menggelar Kupat Jembut Semarang sebagai tradisi Syawalan usai Lebaran.
Kupat Jembut tradisi Syawalan di Pedurungan Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: istimewa/Halosemarang.)
Umum17 April 2024, 13:18 WIB

Potongan Tarif 20 Persen Arus Balik dari Semarang Menuju Jakarta Mulai Berlaku Hari Ini

Bagi masyarakat yang belum kembali ke Jabotabek dapat memanfaatkan potongan tarif tol 20% untuk semua golongan kendaraan.
Arus balik menuju Jakarta. (Sumber:  | Foto: dok Jasa Marga.)
Umum17 April 2024, 13:12 WIB

Besok Kemenag Berangkatkan 20 Bus dari Semarang untuk Program Balik Gratis

Program Balik Gratis ini merupakan inisiasi Menag Yaqut Cholil Qoumas guna memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kantor Kemenag RI. (Sumber: simpatika.kemenag.go.id)
Semarang Raya17 April 2024, 09:10 WIB

Pelaksanaan Mudik dan Balik Lebaran 2024 di Jateng Lancar

Pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2024 di wilayah Jawa Tengah berjalan dengan lancar
 (Sumber: )
Semarang Raya16 April 2024, 21:48 WIB

Jumlah Wisatawan di Kota Semarang Saat Libur Lebaran Tertinggi se-Jateng, Kota Lama Favorit

Lonjakan wisatawan tersebut tertinggi di Jateng dengan angka mencapai 340 persen.
Kota Lama Semarang (Sumber:  | Foto: https://visitjawatengah.jatengprov.go.id/id/destinasi-wisata/kota-lama-semarang)
Semarang Raya16 April 2024, 14:59 WIB

Tegas! Tak Ada WFH, ASN Pemkot Semarang Yang Bolos Kena Sanksi Potong TPP 15 Persen

Pemkot Semarang tidak memberlakukan Work From Home (WFH), bahkan memberikan sanksi berupa pemotongan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) jika didapati ada yang membolos.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
 (Sumber:  | Foto: dok )
Semarang Raya16 April 2024, 14:29 WIB

Wali Kota Semarang Apresiasi Petugas Lapangan yang Tidak Libur saat Lebaran

Mbak Ita mengapresiasi para petugas lapangan yang memilih tak libur dan merayakan Lebaran.

Wali Kota Semarang memberikan penghargaan kepada petugas lapangan yang tetap bekerja selama libur Idul Fitri.
 (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot.)
Umum16 April 2024, 11:53 WIB

Hari Pertama Kerja Setelah Cuti Lebaran, Pj Gubernur Jateng Cek Kehadiran ASN, Hasilnya...

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan apel bersama di halaman Kantor Gubernur setempat, pada Selasa, 16 April 2024 pagi.
Pj Guberbur Jateng Nana Sudjana memimpin apel bersama di halaman Kantor Gubernur, Selasa, 16 April 2024 pagi. (Sumber:  | Foto: dok Humas Jateng.)