GPM Diharapkan Stabilkan Harga Pangan Jelang Idulfitri di Jepara

Ali Rahmat
Selasa 02 April 2024, 09:23 WIB
GPM Diharapkan Stabilkan Harga Pangan Jelang Idulfitri di Jepara (Sumber: )

GPM Diharapkan Stabilkan Harga Pangan Jelang Idulfitri di Jepara (Sumber: )

INFOSEMARANG.COM--Sebanyak 2,5 ton beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog disediakan dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kalaman Balai Desa Langon, Kecamatan Tahunan, Jepara, Senin (1/4/2024). Beras itu dijual Rp53 ribu per kemasan 5 kilogram atau Rp10.600 per kilogram (kg), jauh lebih murah dibanding beras medium di pasaran yang dihargai sekitar Rp14.500 ribu per kg.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Edy Supriyanta, saat membuka GPM, yang bersamaan dengan Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idulfitri 1445 Hijriah.

Menurutnya, GPM digelar untuk menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

“Agar stabilitas pasokan dan harga pangan di Jepara bisa terjangkau,” ujarnya.

Selain beras SPHP, pihaknya juga melepas 2 ton beras jenis medium kemasan 5 kg seharga Rp65 ribu, atau Rp13 ribu per kg. Begitu pula komoditas pangan lain yang dijual murah, seperti telur Rp24 ribu per kg, minyak goreng Rp15.500 per liter, dan gula pasir premium Rp17 ribu per kg.

Dia meminta masyarakat agar bisa berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan. Belanja secukupnya, dan jangan berlebihan.

“Tidak usah borong, karena stoknya masih banyak,” kata Pj bupati.

Edy memastikan, menjelang Idulfitri, stok pangan stabil dan harga bahan pokok tetap terkendali. Termasuk, pasokan elpiji 3 kg yang kini sudah stabil, mengingat pihak Pertamina sudah menyetujui tambahan kuota yang diajukan Pemkab Jepara.

Dalam gerakan pangan murah kala itu, Pj. Bupati Jepara juga mengikuti apel siaga pengamanan pasokan dan harga pangan secara daring di Pendopo Balai Desa Langon. Adanya program pangan ini, diharapkan dapat menekan angka inflasi di daerah-daerah. Menjadi solusi pengendalian harga ataupun stok pangan.

 Paket Sembako dari Raja Salman

Pada hari yang sama, Pemkab Jepara bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan 175 paket sembako, kepada 70 dai dan khatib, serta 105 fakir miskin. Bantuan itu berasal dari lembaga bantuan kemanusiaan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud, bernama King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief).

Penjabat Bupati yang diwakili Asisten I Sekda Jepara Ratib Zaini, menyalurkan bantuan tersebut di Pendopo Kartini, Senin (1/4/2024).  Ratib berharap bantuan itu bisa menghadirkan kegembiraan bagi para penerima.

Dia menyampaikan apresiasi kepada KSRelief, karena telah mempercayakan penyaluran bantuan melalui Baznas.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban mereka (penerima), dan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok di bulan Ramadan,” ujarnya.

Hal senada juga dituturkan Ketua Baznas Kabupaten Jepara Sholih, menjelaskan, paket bantuan tersebut berisi beras kg, tepung terigu kg, minyak goreng 2 liter, gula kg, serta bahan pokok lain.

“Saya sangat berbahagia atas terlaksananya acara yang diberkahi ini, utamanya pada bulan suci yang penuh berkah,” tuturnya.

Sebagai informasi, sasaran distribusi bantuan dari Raja Salman menyasar empat provinsi di Indonesia. Meliputi DKI Jakarta sebanyak 2.395 paket, Jawa Barat 1.592 paket, Banten 1.195 paket, dan di Jawa Tengah 2.783 paket.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Editor :
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)