Charoen Pokphand Hibahkan Kandang ‘Merah Putih’, Dukung Pemberdayaan Disabilitas dan Peternak Lokal

Sakti Setiawan
Jumat 16 Mei 2025, 15:07 WIB

Peresmian pengoperasian Kandang Petelur Merah Putih untuk Pemberdayaan Disabilitas di Gunungkidul Yogyakarta.
 (Sumber:  | Foto: dok.)

Peresmian pengoperasian Kandang Petelur Merah Putih untuk Pemberdayaan Disabilitas di Gunungkidul Yogyakarta. (Sumber: | Foto: dok.)

YOGYAKARTA, INFOSEMARANG.COM– Sebuah langkah nyata untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya peternak lokal dan penyandang disabilitas, dilakukan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI). Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), CPI menyerahkan bantuan berupa kandang ayam petelur modern lengkap dengan 600 ekor ayam dan instalasinya, pada Rabu (14/5) dan Kamis (15/5) di dua lokasi berbeda di Yogyakarta.

Penyerahan pertama dilakukan di Tamanmartani, Kalasan, Sleman kepada Kelompok Peternak Mandiri Lemah Asri. Acara ini diresmikan langsung oleh Presiden Direktur PT CPI sekaligus Ketua Umum Charoen Pokphand Foundation Indonesia, Dr (HC) Tjiu Thomas Effendy. Turut hadir Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, serta Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan, Prof Dr Ir Ali Agus.

Danang Maharsa menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan tersebut. “Bantuan ini bukan hanya fasilitas fisik, tapi juga suntikan semangat bagi para peternak untuk terus berkembang. Kami sangat mengapresiasi komitmen PT CPI yang berperan aktif dalam membangun kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Keesokan harinya, semangat serupa dibawa ke Nglipar, Gunungkidul. Kali ini, bantuan kandang ‘Merah Putih’ diberikan kepada Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera, menegaskan bahwa penyandang disabilitas pun memiliki hak dan kesempatan untuk mandiri secara ekonomi.

“Bantuan ini diharapkan bukan hanya meningkatkan produktivitas, tapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pengalaman dalam mengelola peternakan modern,” ungkap Thomas Effendy. Ia juga menegaskan bahwa CPI akan terus memberikan pendampingan agar program ini benar-benar berhasil dan berkelanjutan.

Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, memberikan apresiasi mendalam terhadap program ini. Menurutnya, hibah kandang modern dari CPI bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol kolaborasi besar antara industri, dunia pendidikan, dan masyarakat.

“Ini sejalan dengan visi Gunungkidul Raya yang adil, makmur, lestari, dan berkeadaban. Bantuan ini bahkan akan memperkuat pendidikan tinggi di bidang peternakan, khususnya bagi Fakultas Kedokteran Hewan UGM,” ujarnya.

Tak hanya kepada kelompok masyarakat, CPI juga menyerahkan hibah kandang modern kepada Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Dekan FKH UGM, Prof drh Geguh Budipitojo, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, fasilitas ini akan memperkaya proses pembelajaran mahasiswa sekaligus menjadi wadah pelatihan masyarakat umum dalam memahami praktik peternakan modern.

Prof Dr Ir Ali Agus dari Kementerian Pertanian RI menambahkan bahwa program ini sangat strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan. Ia menekankan pentingnya optimalisasi lahan melalui pertanian dan peternakan terintegrasi.

“Setiap jengkal tanah harus dimanfaatkan. Inilah esensi dari ‘lahan Merah Putih’—simbol kemandirian pangan nasional,” tuturnya.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk membuktikan bahwa pembangunan tidak harus selalu dimulai dari pusat kekuasaan, melainkan bisa berakar kuat dari masyarakat bawah—terutama mereka yang selama ini sering terpinggirkan. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Umum24 Februari 2026, 11:42 WIB

Kabar Baik Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, Bantuan Beras untuk 35 Juta Keluarga

Pemerintah luncurkan stimulus Ramadan 2026: diskon tiket pesawat 18%, bantuan pangan untuk 35 juta keluarga, subsidi pupuk dan energi demi pertumbuhan 6%.
Kabar Baik Jelang Ramadan 2026! Tiket Pesawat Diskon 18%, 35 Juta Keluarga Dapat Bantuan (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)
Bisnis23 Februari 2026, 13:26 WIB

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, perkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Bisnis18 Februari 2026, 12:42 WIB

Laba Moncer dan Fundamental Solid, Analis Pasang Target Harga Tinggi untuk Saham BMRI

Bank Mandiri terus menjaga disiplin pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya16 Februari 2026, 20:00 WIB

Rayakan Imlek 2577 di Sam Poo Kong, Wali Kota Agustina Tegaskan Harmoni Jadi Kekuatan Kota

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek menjadi simbol kuat harmoni dan keberagaman di Kota Semarang.
 (Sumber: )
Semarang Raya16 Februari 2026, 14:01 WIB

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir di Rowosari dan Meteseh, Tembalang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tembalang pada Senin (16/2/2026) dini hari.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)