Baba Restaurant Buka di Semarang, Satu-satunya di Pulau Jawa

Sakti Setiawan
Jumat 11 Oktober 2024, 16:35 WIB
Acara pembukaan Baba Restaurant  di Jl Pemuda No 77 Semarang. 
 (Sumber:  | Foto: Sakti)

Acara pembukaan Baba Restaurant di Jl Pemuda No 77 Semarang. (Sumber: | Foto: Sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Baba Restaurant membuka cabang baru di Kota Semarang, tepatnya di Jl Pemuda No 77. Baba Restaurant di Semarang ini merupakan satu-satunya cabang yang ada di luar Kepulauan Riau atau kali pertama yang ada di Pulau Jawa.

Pembukaan cabang baru ini dilakukan oleh Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan pada Jumat 11 Oktober 2024.

Owner Baba Restaurant, Nikolas William Baki mengatakan pembukaan cabang di Semarang ini merespons tingginya minat masyarakat akan kuliner asal Riau yang sudah berdiri lebih dari 30 tahunan tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya menghadirkan restoran yang memiliki menu andalan seafood terutama kepiting ke ibu kota Jateng.

''Baba Restaurant memiliki cita rasa tinggi dan tak sedikit warga Semarang maupun Jawa Tengah pernah merasakan menu di resto ini sehingga kini tak perlu jauh-jauh ke Tanjung Pinang untuk mencicipi masakannya,'' ungkap Nikolas di sela-sela grand opening.

Ia menambahkan meski masakan resto Baba ini memiliki khas masakan Tanjung Pinang, namun khusus di Semarang masakan disesuaikan dengan ''lidah'' warga Semarang yang tidak terlalu suka pedas. ''Karena itu, sebelum buka, tim dari Baba Restaurant secara khusus datang ke Semarang untuk melakukan survei untuk penyesuaian menu,'' tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, untuk lebih menarik segmen masyarakat yang lebih luas, harga makanan di Baba Restaurant ini termasuk ramah di kantong. Harganya ada yang mulai Rp 20 ribuan. ''Jadi, kami berharap semua kalangan bisa masuk ke resto ini tapi dengan kualitas rasa yang terjaga,'' ungkapnya.

Nikolas memastikan, pihaknya akan menjaga kualitas masakan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan sejak awal berdiri. Kemudian, soal pelayanan juga menjadi prioritas, termasuk kenyamanan dan kebersihan restoran. ''Ini sudah menjadi komitmen agar masyarakat atau konsumen tetap loyal,'' jelasnya.

Di Baba Restaurant ini juga memiliki ruang pertemuan di lantai 2. Dengan demikian, konsumen yang akan melakukan meeting bisa memanfaatkan ruangan tersebut. ''Konsep kita adalah restoran keluarga maupun tempat bertemu kolega yang nyaman dengan harga terjangkau,'' tandasnya.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengemukakan pembukaan Baba Restaurant menambah kemeriahan kuliner di Kota Semarang yang memang terkenal dengan surganya makanan. ''Kehadiran Baba Restaurant ini kami harapkan semakin menambah variasi wisata kuliner di Kota Semarang. Apalagi lokasinya strategis dan tak jauh dari lokasi wisata Kota Lama. Saya yakin tempat ini akan menjadi jujugan kuliner baik warga Semarang maupun wisatawan,'' ungkapnya.

Ia pun mengakui masakan di Baba Restaurant ini enak. ''Saya sudah mencicipi sendiri dan rasanya memang enak,'' ujarnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)