150 Pelari Asing Terkonfirmasi Tampil di Borobudur Marathon 2024

Sakti Setiawan
Rabu 09 Oktober 2024, 13:09 WIB
Ajang lomba lari Bank Jateng Borobudur Marathon (Sumber:  | Foto: Dok)

Ajang lomba lari Bank Jateng Borobudur Marathon (Sumber: | Foto: Dok)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM - Ajang lomba lari Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 di luar dugaan menarik perhatian para pelari Indonesia dan mancanegara. Sekitar 30.000-an pelari tercatat mendaftar, meskipun kuota yang disediakan panitia hanya 10.000 runners.

''Tahun 2024 antusiasme pelari mengikuti Borobudur Marathon sangat tinggi. Ini realitas yang menggembirakan, namun di sisi lain kami tak bisa menampung semuanya karena dibatasi 10 ribu pelari saja. Sistem ballot (pemilihan peserta melalui sistem acak) masih kami berlakukan pada BorMar tahun ini,'' kata Panitia Penyelenggara Lukminto WIbowo saat dihubungi Rabu 9 Oktober 2024.

BorMar 2024 yang mengusung tagline ''Run On, Mark It'' ini akan berlangsung di Taman Lumbini Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, pada Minggu 1 Desember 2024 mendatang. BorMar yang digelar satu hari ini melombakan nomor 10 km, half marathon dan marathon.

Menurut Luki, panggilan akrab Lukminto, dari 10.000 peserta, yang mendaftar nomor marathon dan half marathon mencapai 4.000-an, sedangkan nomor 10K menjadi pilihan yang paling banyak.

Terbantu Label Dunia

Luki mengakui, ajang BorMar sudah naik kelas selah mendapatkan label World Athletic Label dari World Athletic (nama baru dari Asosiasi Federasi Atletik Internasional/IAAF) pada tahun ini. Dengan predikat tersebut, kata dia, promosi BorMar 2024 sangat terbantu sehingga mendapatkan animo yang tinggi dari berbagai negara di belahan dunia.

''Kami bersyukur, tercatat 150 pelari asing terkonfirmasi akan hadir saat lomba nanti. Mayoritas dari Asia, seperti Malaysia dan Jepang,'' katanya.

Dia menambahkan, sebenarnya panitia berkeinginan untuk lebih banyak mendatangkan peserta luar negeri. Namun pihaknya menyadari, lokasi Magelang yang harus ditempuh dengan jalur darat dari bandara di Yogyakarta dan Semarang tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi pelari asing.

''Beda dengan Tokyo Marathon. Begitu turun di kota tersebut, pelari langsung menikmati suasana kota dan berlomba. Kami terus melakukan effort (upaya) soal ini, termasuk pengambilan race pack peserta yang tak lagi di hotel, tapi out door,'' pungkasnya.

Luki juga menegaskan bahwa setiap penyelenggaraan BorMar ada sesuatu yang baru setiap tahunnya. Pada event marathon kali ini pun panitia siap memberikan sentuhan baru pada BorMar 2024. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )