Profil PT ITSS yang Tungku Smelternya Terbakar di Morowali, Sulawesi Tengah, Perusahaan Pengolahan Nikel Terbesar di Dunia

Galuh Prakasa
Selasa 26 Desember 2023, 08:20 WIB
Profil PT ITSS Tsingshan Group yang tungku smelter nikelnya terbakar di Morowali, Sulawesi Tengah. (Sumber : X @jatamnas)

Profil PT ITSS Tsingshan Group yang tungku smelter nikelnya terbakar di Morowali, Sulawesi Tengah. (Sumber : X @jatamnas)

INFOSEMARANG.COM -- Salah satu tungku smelter PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah, mengalami kebakaran, mengakibatkan dihentikannya operasional perusahaan.

Peristiwa ini menimbulkan luka-luka pada 46 pekerja, dengan 13 di antaranya meninggal dunia.

Ledakan terjadi saat pekerja sedang melakukan perbaikan pada tungku pada pukul 5.30 pagi, Minggu, 24 Desember 2023.

Baca Juga: 3 Tempat Wisata Gratis di Kota Semarang yang Instagramable, Cocok Buat Medsos

Kronologi peristiwa ini diungkapkan oleh Kepala Divisi Media Relations PT IMIP, Dedy Kurniawan. Tungku smelter No. 41, yang terbakar, awalnya sedang dalam tahap operasi pemeliharaan.

Ketika tidak beroperasi dan dalam proses perbaikan, terjadi keluarnya sisa slag atau terak dari tungku yang menyentuh barang-barang mudah terbakar di sekitarnya.

Runtuhnya dinding tungku kemudian menyebabkan terak besi mengalir dan memicu kebakaran.

Identifikasi kecelakaan ini menegaskan bahwa tidak ada tabung oksigen yang meledak seperti yang diinformasikan sebelumnya.

Menurut Kementerian Perindustrian (Kemenperin), smelter nikel ini adalah tenant yang beroperasi di Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Diduga Curang Saat Debat Cawapres, 3 Hal Ini Disorot Roy Suryo

Kawasan industri IMIP merupakan hasil kerja sama antara Bintang Delapan Group Indonesia dan Tsingshan Steel Group asal China.

Tsingshan Group, yang merupakan perusahaan terbesar di dunia dalam bidang pengolahan nikel, memiliki tiga unit produksi nickel pig iron (NPI) dengan kapasitas dua juta ton dan 3,4 juta ton stainless steel.

Perusahaan ini dikenal sebagai pionir dalam teknologi pengolahan yang lebih maju dan modern.

PT ITSS, perusahaan swasta yang unggul dalam produksi dan peleburan nikel hingga stainless steel, didirikan di Kota Wenzhou, Tiongkok, pada akhir tahun 1989-an.

Di bawah kepemimpinan pendirinya, Xiang Guangda, ITSS mulai berinvestasi di Indonesia pada 2009 dan mendirikan kompleks pabrik nikel serta stainless steel di IMIP.

Baca Juga: Libur Nataru, Lautan Manusia Penuhi Kawah Sikunir Dieng Demi Saksikan Golden Sunrise

Saat ini, Dewan Direksi Industri ITSS mengawasi empat grup, termasuk Tsingshan Holding Group Co. Ltd, Shanghai Decent Investment (Group) Co. Ltd, Tsingtuo Group Co. Ltd, dan Eternal Tsingshan Group Co. Ltd, serta lebih dari 100 anak perusahaan.

Selain di Indonesia, Eternal Tsingshan Group juga telah berinvestasi di negara-negara besar lainnya seperti Singapura, India, dan Amerika Serikat.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)