Anak Raffi Ahmad Terkena Adenovirus, Berikut Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatan

Elsa Krismawati
Kamis 19 Oktober 2023, 13:07 WIB
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Rayyanza Cipung. (Sumber : Instagram @riniperdiyanti)

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Rayyanza Cipung. (Sumber : Instagram @riniperdiyanti)

INFOSEMARANG.COM- Baru-baru ini, anak Raffi Ahmad yang merupakan putra bungsu, Rayyanza Malik Ahmad, atau yang akrab disapa Cipung, harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita demam tinggi.

Setelah dilakukan observasi oleh tim medis, Cipung didiagnosis mengidap virus Adenovirus.

Apa Itu Adenovirus? Virus ini biasanya menyerang sistem pernapasan dan pencernaan.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Meningkat, PVMBG Tetapkan Status Waspada

Dilansir dari Halodoc.com Adenovirus merupakan kelompok virus yang bisa menyebabkan berbagai jenis infeksi, seperti pilek atau flu.

Tingkat keparahan infeksi ini sangat bervariasi, dari ringan hingga berat.

Adenovirus dapat menyerang individu segala usia.

Baca Juga: PSIS Semarang Targetkan Tiga Poin di Laga Tandang Melawan Persikabo 1973, Diuntungkan Cederanya Dimas Drajad

Namun angka insiden tertinggi terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Terdapat sekitar 50 jenis adenovirus yang telah teridentifikasi oleh peneliti.

Dalam penyebarannya, adenovirus tipe 3, 4, dan 7 adalah yang paling umum dan sering terkait dengan penyakit pernapasan akut.

Baca Juga: Marak Kasus Mahasiswa Bunuh Diri, Pemkot Semarang Buka Layanan Konsultasi Kesehatan Mental

Adenovirus dapat menyebar melalui berbagai cara, seperti kontak dekat dengan penderita, udara yang terkontaminasi oleh droplet dari batuk atau bersin, permukaan benda yang telah terkena virus, tinja, serta air yang tidak mengandung klorin.

Gejala infeksi adenovirus seringkali mirip dengan gejala penyakit flu biasa.

Gejala atau kondisi yang biasanya ditemukan pada penderita adenovirus meliputi batuk, demam, pilek, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar getah bening, kesan dingin di dada, serta masalah pernapasan lainnya.

Baca Juga: Daftar ke KPU, Mahfud MD: Saya Pakai Baju yang Saya Siapkan 5 Tahun Lalu

Perlu diingat, adenovirus disebut infeksi simtomatik dan suportif, dan hingga saat ini belum ada obat yang efektif untuk mengatasi virus ini.

Namun, beberapa langkah dapat diambil untuk meredakan gejala infeksi adenovirus:

1. Menggunakan pelembap udara untuk membantu meredakan hidung tersumbat dan memudahkan pernapasan.

Baca Juga: Anies dan Cak Imin Resmi Mendaftar Peserta Pilpres 2024 ke KPU, Diiringi Lagu Yaa Lal Wathan dari Ribuan Pendukung

2. Menurunkan demam dengan obat yang disarankan oleh dokter atau tersedia di apotek.

3. Mengatasi hidung tersumbat dengan semprotan air garam yang ditujukan ke hidung, kemudian membersihkan lendir dengan blup spuit.

4. Menjaga asupan cairan yang cukup, mengingat demam, muntah, dan diare dapat menyebabkan dehidrasi.

Baca Juga: Semarang Jadi Tuan Rumah Festival Wayang Orang Indonesia 2023, Usung Semangat Budaya Jawa Tengah

Pengetahuan mengenai adenovirus dan tindakan pencegahan serta pengobatan yang tepat sangat penting dalam mengatasi infeksi ini.

Harap selalu berkonsultasi dengan profesional medis untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis23 April 2024, 16:55 WIB

Sambut Usia 10 Tahu, Lunpia Cik Meme Gelar Program Promo

Pada program promo Gebyar 1 Dekade ini, pelanggan dapat menikmati Lunpia Original dengan harga Rp 19 ribu, dari harga normalnya Rp 22 ribu.
Lunpia Cik Meme (LCM). (Sumber:  | Foto: dok Lunpia Cik Meme)
Gaya Hidup23 April 2024, 12:11 WIB

Punya Potensi Luar Biasa, Dieng Terus Didorong Jadi Geopark Nasional

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendukung kemajuan kawasan dataran tinggi Dieng menuju Geopark Nasional di Kabupaten Wonosobo
Gunung Dien (Sumber:  | Foto: Jatengprov)
Kesehatan23 April 2024, 12:07 WIB

BPOM Terapkan Aturan Baru, Takaran Saji Kental Manis Dipangkas Setengahnya  

Umumnya, saat membeli produk makanan atau minuman, konsumen hanya memperhatikan label harga dan logo halal.
Ilustrasi BPOM (Sumber: )
Semarang Raya22 April 2024, 16:10 WIB

Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton Per Hari, Yang Dikelola Warga Hanya Sedikit

Sebagian besar sampah-sampah tersebut berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan hanya sedikit yang dikelola masyarakat.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri acara FGD membahas Pengelolaan Sampah. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Umum22 April 2024, 15:44 WIB

Kanigoro Network: Elektabilitas Ahmad Lutfi Tertinggi di Pilgub Jateng

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi memiliki elektabilitas tertinggi dibanding sejumlah nama-nama tokoh lainnya.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum22 April 2024, 15:32 WIB

Kisah Luffi, Srikandi PLN Saat Tangani Banjir di Kudus

Luffiah Oprisa, sosok srikandi PLN tidak gentar berkecimpung di tengah banjir untuk memastikan peralatan listrik pada GI Kudus tetap aman.
Luffiah Oprisa, Junior Teknisi Pemeliharaan Gardu Induk PLN. (Sumber:  | Foto: dok pln.)
Umum22 April 2024, 15:22 WIB

Sebanyak 1 Juta Penumpang Tercatat Gunakan KA Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Jumlah penumpang di periode Lebaran ini meningkat 14% dibanding periode yang sama pada Angkutan Lebaran Tahun 2023.
Penumpang kereta api di Stasiun Tawang. (Sumber:  | Foto: sakti setiawan)
Semarang Raya22 April 2024, 08:17 WIB

Hari Kartini Momen Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dan Bank Indonesia, terus berkomitmen meningkatkan akses perekonomian bagi perempuan. Sebab, sekitar 60 persen UMKM dijalankan oleh perempuan.
 (Sumber: )
Umum20 April 2024, 20:07 WIB

Rekam Jejak Calon Waka MA Bidang Non Yudisial Perlu Jadi Bahan Pertimbangan

Rekam jejak ini merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan oleh tim seleks Waka MA.
Gedung Mahkamah Agung. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya20 April 2024, 11:19 WIB

Pendaftaran Calon Anggota KPID Jateng Dibuka, Ini link dan Syaratnya

Pendaftaran Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah Masa Jabatan Tahun 2024-2027
 (Sumber: jatengprov)