Berita Duka, Atlet Tinju Remaja di PON Jawa Timur Meninggal Usai Pertandingan, Diduga Pendarahan Otak

Elsa Krismawati
Rabu 13 September 2023, 14:25 WIB
video detik-detik atlet tinju meninggal sesaat setelah pertandingan di PON Jawa Timur (Sumber : instagram @ctd.insider)

video detik-detik atlet tinju meninggal sesaat setelah pertandingan di PON Jawa Timur (Sumber : instagram @ctd.insider)

INFOSEMARANG.COM - Berita duka datang dari gelaran Pekan Olahraga Nasional Provinsi Jawa Timur, Selasa 12 September 2023.

Seorang atlet tinju remaja yang baru berusia 15 tahun meninggal dunia setelah mengikuti pertandingan.

Video yang memperlihatkan momen tragis saat sang atlet jatuh tak sadarkan diri telah menyebar luas di media sosial.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Kendal tapi Tak Berasa? Ini Penjelasannya

Informasi yang dihimpun dari akun Instagram @ctd.insider menyebutkan bahwa kejadian ini mengakibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur memutuskan untuk menghentikan seluruh rangkaian pertandingan cabang olahraga tinju dalam ajang ini.

Dikethaui kejadian ini berlangsung di Kabupaten Jombang pada tanggal 9-16 September 2023.

Korban, yang berinisial FMR (15 tahun), merupakan seorang atlet tinju remaja yang berasal dari Bondowoso.

Baca Juga: Maling Bagikan Tips agar Motor Tak Gampang Dicuri, Praktikkan agar Motor Tak Mudah Dibobol

Ia meninggal setelah bertanding hingga babak ke-8 dalam kelas 46 kilogram.

Menurut keterangan dari panitia penyelenggara, pertandingan berlangsung normal di dua ronde awal, di mana FMR tampil tanpa masalah yang berarti.

Namun, dalam ronde ketiga, tiba-tiba saja korban jatuh dan kehilangan kesadaran.

Seorang juru bicara panitia mengatakan, awalnya pertandingan berjalan biasa saja.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Subsidi Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung

"Pertandingan berjalan seperti biasa hingga terjadi insiden, ketika sang atlet tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri saat di putaran ke-8," ujar panitia, dikutip Infosemarang.com pada Selasa, 12 September 2023.

Setelah korban kehilangan kesadaran, pihak panitia segera membawa FMR ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Pada hari Senin, tanggal 11 September 2023, FMR dibawa ke RSUD Jombang pada pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: Anak di Bawah Umur Tak Miliki SIM Bakal Kena Tilang jika Nekat Berkendara, Simak Penjelasannya

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa FMR mengalami pendarahan otak dan harus dirawat di unit perawatan intensif (ICU).

Namun, sayangnya, nyawa sang atlet tidak dapat diselamatkan, dan ia meninggal dunia setelah dua jam berada di ICU rumah sakit.

Direktur RSUD Jombang, Ma'murotus, mengungkapkan kondisi pasien kian menurun dan memburuk.

Baca Juga: Ada Pengendara Jatuh dan Luka, DPU Kota Semarang Tancap Gas Perbaiki Jalan Gajahmada

"Pada pukul 01.00 WIB, kondisi pasien semakin memburuk, dan akhirnya, ia dinyatakan meninggal pada pukul 02.10 WIB," Ungkapnya.

Jenazah korban akhirnya dikembalikan ke rumahnya di Bondowoso untuk dikebumikan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)