Berlagak Polos, Viral Emak-emak Terekam Jambret HP di Tengah Kerumunan

Arendya Nariswari
Rabu 30 Agustus 2023, 16:00 WIB
Berlagak Polos, Viral Emak-emak Terekam Jambret HP di Tengah Kerumunan (Sumber : Twitter/@recehtapisayang)

Berlagak Polos, Viral Emak-emak Terekam Jambret HP di Tengah Kerumunan (Sumber : Twitter/@recehtapisayang)

INFOSEMARANG.COM - Jambret HP terkadang banyak tak disadari ketika melancarkan aksinya apalagi di tengan kerumunan, seperti dalam video berikut ini.

Beberapa waktu lalu seorang pria berhasil membuntuti dan memergoki aksi jambret emak-emak di salah satu kerumunan.

Dari video yang diunggah kembali oleh akun Twitter @recehtapisayang terlihat seorang emak-emak memakai hoodie cokelat merapat ke area kerumunan.

Baca Juga: Heboh Pencurian Tali Pocong di Kudu Genuk saat Malam Jumat, Alibi Pelaku Kehabisan Bensin

Perlahan wanita ini di tengah kerumunan, merogoh ponsel milik orang lain satu per satu.

Pria yang merekam aksi penjambretan tersebut awalnya hanya diam dan menyaksikan emak-emak tersebut beraksi mengambil ponsel dari tas dan kantong orang yang berlalu lalang.

Setelah mengambil ponsel lebih dari satu, pria berbaju merah tersebut langsung menangkap emak-emak berjaket cokelat tersebut.

Ketika ditanya, emak-emak tersebut mengelak mengambil ponsel milik orang lain.

Baca Juga: Daftar Kode Rahasia PLN, Langsung Masukkan ke Meteran! Bisa Ubah Interval Alarm Hingga Cek Pencurian Listrik

Sampai akhirnya pihak kepolisian yang sedang berjaga menghampiri pria berbaju merah dan jambret emak-emak itu.

Emak-emak jambret tersebut terlihat panik dan hendak kabur ketika pria berbaju merah itu memegangnya.

Akhirnya wanita tersebut mengaku, bahwa ponsel yang disimpannya dalam jaket bukanlah milih dirinya.

"2 jaman lo, saya ikuti ibu ini ambil ponsel orang lain satu-satu, ini buktinya," ungkap pria berbaju merah tersebut mengaku membuntuti aksi jambret emak-emak itu.

Baca Juga: Nasib Malang Nenek 75 Tahun, Jatuh Terseret di Aspal Usai Coba Melawan Perampok

Usai video viral tersebut beredar, tidak sedikit warganet lantas memberikan berbagai tanggapan mereka melalui kolom komentar.

"Emang suka bosen sih, sama orang tua bilang tasnya taruh depan, resletingnya rapetin, tapi emang betul biar nggak jadi sasaran orang cem ibu ini. Untung ada yang videoin," ungkap salah seorang warganet.

"Alasan ekonomi ditambah karena ada kesempatan di balik kesempitan," imbuh warganet lain.

"Mulus banget cara ngambilnya, semoga ibunya segera mendapat hidayah," ungkap warganet lainnya.

Baca Juga: Kronologi Selebgram Asal Semarang Michael Rendy Duel dengan Perampok, Pelaku Ternyata Tetangga Sendiri

"Setiap ada kayak gini selain kesempatan buat ngambil, aku penasaran hal apa yang melatar belakangi tuh ibu-ibu bisa ngambil hp," timpal warganet lain.

"Butuh duit, kebutuhan banyak tapi malas," jawab warganet lainnya.

Sampai dengan artikel ini ditulis, video jambret emak-emak aksinya tertangkap kamera tersebut telah viral dan ditonton puluhan ribu kali oleh warganet.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)