Atasi Balap Liar di Semarang, Pemkot Minta Masyarakat Lapor Lewat Aplikasi 'Libas'

Galuh Prakasa
Senin 21 Agustus 2023, 06:15 WIB
Ilustrasi | Pemkot Semarang minta masyarakat laporkan aksi balap liar melalui aplikasi "Libas". (Sumber : Pexels/Alexey Demidov)

Ilustrasi | Pemkot Semarang minta masyarakat laporkan aksi balap liar melalui aplikasi "Libas". (Sumber : Pexels/Alexey Demidov)

INFOSEMARANG.COM -- Pemerintah Kota Semarang meminta masyarakat memanfaat aplikasi "Polisi Hebat Semarang" atau disingkat "Libas", terutama untuk melaporkan jika ada balap liar di jalan umum.

Laporan dari masyarakat ini sebagai langkah proaktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menggunakan aplikasi "Libas".

Baca Juga: Lho Ga Bahaya Tah? Twitter Bakal Minta User Unggah Foto Selfie KTP, Fitur Baru?

"Langsung laporkan lewat aplikasi 'Libas'," kata Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin di Semarang, Minggu, 20 Agustus 2023 dikutip dari Antara.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi bentuk antisipasi ketika menghadapi situasi pelanggaran atau tindak kejahatan di jalan, termasuk aksi balap liar yang kerap mengganggu.

Iswar mengajak masyarakat mengunduh aplikasi "Libas" agar ketika menemui kejahatan atau tindak pelanggaran di jalan, termasuk balap liar, bisa langsung melapor.

"Saya kira sangat bagus ya kalau semua masyarakat sudah mengunduh 'Libas'. Pasti langsung terlaporkan, masuk, ke sistem aplikasi 'Libas'," katanya.

Baca Juga: Berita Duka! Mahasiswi S2 IPB Tewas Terbakar di Laboratorium

Peran Polisi Rukun Warga (RW) dalam Melaporkan Kejadian

Setiap wilayah di Kota Semarang juga telah memiliki Polisi Rukun Warga (RW) yang dapat menjadi saluran informasi awal terkait kejadian di lingkungan sekitar, termasuk aksi balap liar.

Keberadaan RW ini diharapkan dapat membantu menyediakan informasi yang diperlukan oleh pihak kepolisian untuk segera mengambil langkah tindakan.

Selain itu, Kota Semarang sebagai "Smart City" turut memanfaatkan teknologi untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Perangkat kamera pengawas (CCTV) telah dipasang di lokasi-lokasi strategis untuk memonitor situasi dan merespons dengan cepat jika terjadi pelanggaran atau tindakan kriminalitas.

Baca Juga: Catat! 4 Materi Ini Pasti Keluar Dalam TWK Seleksi CPNS 2023, Sebaiknya Pelajari dari Sekarang

Tindakan Cepat Mengatasi Bahaya Balap Liar

Belum lama ini, kecelakaan tragis terjadi di Jalan Mataram. Seorang pekerja malam menjadi korban tabrakan yang dilakukan oleh pelaku balap liar.

Kejadian ini menjadi peringatan akan bahaya aksi semacam itu. Warganet juga aktif melaporkan lokasi-lokasi rawan balap liar, seperti di bawah Flyover Kalibanteng, Jalan Semarang Indah, dan lainnya.

Menghadapi masalah aksi balap liar, partisipasi aktif warga sangat diperlukan. Dengan melaporkan kejadian melalui aplikasi "Libas", masyarakat dapat turut serta dalam menjaga keamanan kota.

Melalui kerjasama antara pemerintah dan warga, diharapkan Kota Semarang dapat terbebas dari ancaman bahaya aksi balap liar.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)