Kaget Tagihan Listrik Membengkak, Pria Ini Temukan Kejanggalan di Rumah Tetangga

Arendya Nariswari
Rabu 16 Agustus 2023, 10:29 WIB
Kaget Tagihan Listrik Membengkak, Pria Ini Temukan Kejanggalan di Rumah Tetangga (Sumber : TikTok/@lina201198)

Kaget Tagihan Listrik Membengkak, Pria Ini Temukan Kejanggalan di Rumah Tetangga (Sumber : TikTok/@lina201198)

INFOSEMARANG.COM - Tagihan listrik membengkak, belum lama ini seorang pria menemukan kejanggalan pada rumah tetangga dekatnya.

Seperti kita ketahui, ketika hidup bertetangga rasanya sikap toleransi dan juga tenggang rasa harus selalu ditegakan sebab merekalah yang akan kita minta bantuan ketika sedang kesulitan atau waktu darurat.

Namun, pemilik akun TikTok @lina201198 belum lama ini mengunggah video curhatannya yang curiga jika daya listrik rumahnya dicuri tetangga.

Baca Juga: Viral Curhatan Mahasiswa Dipaksa Kampus Lakukan Hal Ini Demi Papermob: Maksa Banget!

Hal ini diungkapkan seorang pria yang mengaku saat membayar tagihan meteran listrik jumlahnya membengkak tak lagi seperti biasanya.

Padahal, sehari-hari pria yang mengontrak rumah tersebut mengaku sudah mencoba hidup hemat dan tidak boros perihal penggunaan listrik.

Kendati demikian, ia masih terheran-heran sebab tagihan listrik yang diterimanya masih tetap membengkak dan membuat pengeluarannya semakin boros.

“Awal dari kecurigaan aku token listrik dikontrakan aku boros, dari pada aku penasaran dan mikir yang nggak-nggak, aku cek tengah malam jam 3 tuk ngebuktiin kecurigaan aku,” ungkap pengunggah video.

Baca Juga: VIRAL Gaya Hidup Frugal Living, Apa Itu? Begini Penjelasannya

Pemilik kontrakan akhirnya mencoba menyelidiki penyebab di balik membengkaknya tagihan listrik rumahnya tersebut.

Pada tengah malam ia akhirnya mencoba untuk melakukan pengecekan agar tak menimbulkan keributan.

Mulanya, pria ini menunjukkan listrik di rumah tetangganya menyala, lalu tak berselang lama ia mematikan listrik di rumahnya.

Siapa sangka, listrik dan beberapa lampu di rumah salah seorang tetangganya ikut menyala dan mati saat pria tersebut menggerakan saklar.

Baca Juga: Viral Menu Warung Soto di Semarang Pakai Soal Matematika, Publik: Udah Laper Malah Disuruh Ujian

Jika tidak ada kejanggalan, seharusnya, saat saklar dimatikan hanya listrik di rumahnya saja yang mati bukan milik tetangganya juga.

"Dan pas matikan meteran di kontrakan aku tiba-tiba lampu penerang yang di luar juga ikut mati kok bis? Bukan nuduh nyuri tapi kok bisa pas aku matikan meteran lampu di rumahnya ikut mati," imbuhnya.

Tentu saja video viral tersebut langsung mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet.

Baca Juga: Disebut Ingin Langsung Ketemu Tuhan, Viral Video Pria Salat di Tengah Jalan Ramai Bikin Warganet Heran

"Coba lapor di aplikasi PLN Mobile kak, aku biasanya lapor ke situ nanti petugasnya datang nggak bayar, gratis," ungkap salah seorang warganet.

"Kalau cuma lampu harusnya nggak begitu boros, mungkin ketambahan AC, kulkas 2 pintu, mesin cuci sama air fryer," imbuh warganet lain.

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)