Banyak yang Kabur Nggak Bayar Usai Makan, Viral Ternyata Kopi Klotok Jogja Kecolongan 686 Telur hingga 407 Pisang Goreng

Arendya Nariswari
Kamis 03 Agustus 2023, 13:43 WIB
Ilustrasi hidangan di Kopi Klotok Jogja (Sumber : Instagram/@sheilaupdate)

Ilustrasi hidangan di Kopi Klotok Jogja (Sumber : Instagram/@sheilaupdate)

INFOSEMARANG.COM - Publik yang pernah berlibur ke Jogja biasanya akan tergoda untuk mampir makan di Warung Kopi Klotok.

Berlokasi di Jalan Kaliurang, Warung Kopi Klotok ini setiap harinya meskipun sudah tenar sejak lama jumlah pembelinya pasti membludak dan antreannya mengular.

Kendati demikian, ternyata sebenarnya Warung Kopi Klotok banyak merugi sebab pembeli nakal yang tak membayar usai makan.

Baca Juga: Defisit Kalori Tak Cukup, Ini Tips Olahraga dalam Seminggu agar Berat Badan Bisa Turun

Padahal, harga lauk, telur, dan berbagai macam makanan di Warung Kopi Klotok ini tergolong murah meriah dengan porsi yang mengenyangkan.

Belum lama ini, kerugian Warung Kopi Klotok Jogja diungkap oleh akun Twitter @AriefBoediman.

Pada cuitannya itu tertulis bahwa kekinian di Warung Klotok Jogja ada kasir keliling yang akan menghampiri pelanggan.

"Baru tahu sekarang di Warung Kopi Klotok ada kasir kelilingnya gara-gara banyak yang lolos nggak bayar," ungkap akun itu.

Baca Juga: 9 Jenis Makanan yang Meredakan Gangguan Kecemasan, Cobalah Konsumsi Secara Rutin

Pada foto yang diunggah, terlihat laporan telur tak dibayar pelanggan 686 porsi, ikan pindang 187 ekor, ayam 8 potong, tempe 201 potong, hingga pisang goreng 407 porsi.

Jumlah fantastis tersebut tentu membuat publik melongo dan tak habis pikir.

"Profie itu akan datang sendiri, sudah ada garisnya. Rezeki sudah diatur," imbuhnya.

Publik lantas menyarankan Kopi Klotok Jogja untuk merubah sistem pembayaran. Yang harusnya dibayar belakangan, Warung Kopi Klotok diminta untuk setelah pelanggan mengambil makanan segera membayar di kasir terlebih dahulu.

Baca Juga: Buntut Kasus Kerupuk Babi, Kini Gerai Baso A Fung di Bandara Ngurah Rai Terancam Tutup Meski Alat Makan Sudah Dihancurkan

Sontak saja, cuitan mengenai momen pelanggan tak bayar di Warung Kopi Klotok ini langsung viral usai diunggah kembali oleh akun Twitter @jogmfs.

Cuitan ini mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet.

"Bayangin, dari sekian banyak orang itu nggak bayar, padahal nggak mahal-mahal amat," ungkap salah seorang warganet.

"Waduh, kasir harus di sebelah tempat ambil makan. Ambil makan langsung bayar biar tidak kecolongan," imbuh warganet lain.

Baca Juga: Jangan Teledor! Ini Bahaya Simpan Makanan Panas di Dalam Kulkas

"Ya tinggal ubah sistem bayar di awal. Perputaran pelanggan jg bisa jadi jauh lebih cepat krn tdk perlu antri 2x (antri ambil makan dan antri bayar). Saya juga jujur lebih suka sistem bayar di awal krn di akhir tdk akan ada beban ngebayarin org lain," saran warganet lain.

"Bibit korip di Indonesia itu bakalan terus tumbuh subur, nggak peduli pejabat atau rakyatnya, kayak gitu susah disembuhin," tutur warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )