Viral WNI di London Tak Bisa Nyoblos, Panitia Beri Alasan Tak Jelas

Elsa Krismawati
Rabu 14 Februari 2024, 12:45 WIB
WNI di London kecewa tak bisa gunakan hak suara, PPLN beri penjelasan tak jelas (Sumber: TikTok Romaito Azhar | Foto: Infosemarang.com )

WNI di London kecewa tak bisa gunakan hak suara, PPLN beri penjelasan tak jelas (Sumber: TikTok Romaito Azhar | Foto: Infosemarang.com )

INFOSEMARANG.COM - Sebuah video viral datang dari WNI yang bkini berdomisili di London, Inggris mengeluh tak bisa gunakan hak pilihnya di Pemilu 2024.

Video itu diketahui pertama kali diunggah akun TikTok Romaito Azhar.

Pengunggah mengungkap kekecewaannya, lantaran Panitia Penyelenggara Pemilu Luar Negeri (PPLN) tak memberi alasan yang jelas mengapa dirinya tak bisa ikut menggunakan hal suaranya sebagai WNI.

Baca Juga: Usai Coblos, Anies Baswedan Apresiasi Petugas TPS

WNI tersebut mengaku telah mendatangi TPS yang berlokasi di The KIA Oval, Kennington.

"Saya melaporkan dari London, kami di sini beberapa orang Indonesia sangat banyak sekali tidak bisa melakukan voting untuk presiden," ujarnya dalam video.

Padahal, dia sudah datang ke tempat sesuai dengan jadwal yang ditentukan panitia.

Baca Juga: Yudha Arfandi Diduga Dapat Keuntungan dari Kematian Dante, Ahli: Mungkin Saja

"Kami diberikan jadwal sampai jam 6, dan kami sudah datang sebelum jam 6 tepat, tapi kami tidak bisa melakukan pemilihan dengan berbagai alasan, termasuk kertas DPT-nya habis, kita tidak mendapatkan tiket, dan bla bla bla," ungkapnya.

Merujuk PKPU Nomor 7 Tahun 2022, DPK atau Daftar Pemilih Khusus adalah pemilih yang memiliki identitas kependudukan tetapi tidak terdaftar sebagai pemilih dalam DPT atau DPTb.

Meski demikian, DPK memenuhi syarat sebagai pemilih sehingga berhak untuk mengikuti pencoblosan pada Pemilu 2024.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis23 April 2024, 16:55 WIB

Sambut Usia 10 Tahu, Lunpia Cik Meme Gelar Program Promo

Pada program promo Gebyar 1 Dekade ini, pelanggan dapat menikmati Lunpia Original dengan harga Rp 19 ribu, dari harga normalnya Rp 22 ribu.
Lunpia Cik Meme (LCM). (Sumber:  | Foto: dok Lunpia Cik Meme)
Gaya Hidup23 April 2024, 12:11 WIB

Punya Potensi Luar Biasa, Dieng Terus Didorong Jadi Geopark Nasional

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendukung kemajuan kawasan dataran tinggi Dieng menuju Geopark Nasional di Kabupaten Wonosobo
Gunung Dien (Sumber:  | Foto: Jatengprov)
Kesehatan23 April 2024, 12:07 WIB

BPOM Terapkan Aturan Baru, Takaran Saji Kental Manis Dipangkas Setengahnya  

Umumnya, saat membeli produk makanan atau minuman, konsumen hanya memperhatikan label harga dan logo halal.
Ilustrasi BPOM (Sumber: )
Semarang Raya22 April 2024, 16:10 WIB

Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton Per Hari, Yang Dikelola Warga Hanya Sedikit

Sebagian besar sampah-sampah tersebut berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan hanya sedikit yang dikelola masyarakat.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri acara FGD membahas Pengelolaan Sampah. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan.)
Umum22 April 2024, 15:44 WIB

Kanigoro Network: Elektabilitas Ahmad Lutfi Tertinggi di Pilgub Jateng

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi memiliki elektabilitas tertinggi dibanding sejumlah nama-nama tokoh lainnya.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum22 April 2024, 15:32 WIB

Kisah Luffi, Srikandi PLN Saat Tangani Banjir di Kudus

Luffiah Oprisa, sosok srikandi PLN tidak gentar berkecimpung di tengah banjir untuk memastikan peralatan listrik pada GI Kudus tetap aman.
Luffiah Oprisa, Junior Teknisi Pemeliharaan Gardu Induk PLN. (Sumber:  | Foto: dok pln.)
Umum22 April 2024, 15:22 WIB

Sebanyak 1 Juta Penumpang Tercatat Gunakan KA Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Jumlah penumpang di periode Lebaran ini meningkat 14% dibanding periode yang sama pada Angkutan Lebaran Tahun 2023.
Penumpang kereta api di Stasiun Tawang. (Sumber:  | Foto: sakti setiawan)
Semarang Raya22 April 2024, 08:17 WIB

Hari Kartini Momen Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dan Bank Indonesia, terus berkomitmen meningkatkan akses perekonomian bagi perempuan. Sebab, sekitar 60 persen UMKM dijalankan oleh perempuan.
 (Sumber: )
Umum20 April 2024, 20:07 WIB

Rekam Jejak Calon Waka MA Bidang Non Yudisial Perlu Jadi Bahan Pertimbangan

Rekam jejak ini merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan oleh tim seleks Waka MA.
Gedung Mahkamah Agung. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya20 April 2024, 11:19 WIB

Pendaftaran Calon Anggota KPID Jateng Dibuka, Ini link dan Syaratnya

Pendaftaran Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah Masa Jabatan Tahun 2024-2027
 (Sumber: jatengprov)