Kronologi Siswi SD di Bandung Diculik oleh Kenalannya di Medsos dan Dijual Kepada 20 Pria Hidung Belang lewat MiChat

Galuh Prakasa
Kamis 21 Desember 2023, 13:06 WIB
Kisah tragis siswi SD di Bandung yang menghilang dan ternyata dijual kepada 20 pria hidung belang melalui MiChat. (Sumber : Polrestabes Bandung)

Kisah tragis siswi SD di Bandung yang menghilang dan ternyata dijual kepada 20 pria hidung belang melalui MiChat. (Sumber : Polrestabes Bandung)

INFOSEMARANG.COM -- Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Kota Bandung berhasil menangkap dua pria yang menjual seorang siswi SD berusia 12 tahun kepada 20 pria hidung belang.

Korban, yang sebelumnya dilaporkan menghilang setelah berangkat ke sekolah pada 28 November 2023, akhirnya ditemukan setelah tiga pekan pencarian.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, menjelaskan bahwa setelah anak tersebut meninggalkan rumah pada 28 November 2023, orang tua korban mengetahui bahwa anaknya tidak masuk sekolah dan dinyatakan hilang.

Baca Juga: 14 Wakil Indonesia Turun di Malaysia Open 2024

"Setelah kita melakukan pelacakan, awalnya anak tersebut pergi meninggalkan rumah pada 28 November 2023. Kemudian di hari yang sama orang tua korban menanyakan kepada pihak sekolah ternyata anaknya tidak masuk sekolah dan dinyatakan hilang," kata

Setelah melakukan pencarian selama tiga pekan, petugas Satreskrim Polrestabes Bandung menemukan siswi SD tersebut di salah satu apartemen di Kota Bandung.

Selain berhasil mengamankan korban, petugas juga menangkap dua pria, Aditia (18) dan Daffa Buchika Julianto (24), yang menjual korban melalui aplikasi MiChat.

Mereka menawarkan korban dengan tarif antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu kepada sekitar 20 pria hidung belang yang diduga telah melakukan hubungan intim dengan korban.

Kombes Budi menjelaskan bahwa korban tidak pulang ke rumah karena terbujuk oleh rayuan salah satu tersangka, AD, yang dikenal melalui media sosial. AD mengajak korban untuk menginap di salah satu apartemen.

Baca Juga: Pengakuan Eks Karyawan Rosalia Indah, Sebut Kerap Dapat Laporan Barang Hilang Namun Akhirnya Kasus Menguap

"Tidak hanya mencabuli korban, AD juga tega menjual korban di situs kencan online kepada para pria hidung belang selama 11 hari. Tidak hanya itu, AD juga sempat memindahtangankan korban kepada rekannya DH yang juga turut mencabuli dan menjual korban yang masih berusia 12 tahun tersebut kepada 20 pria hidung belang lainnya," ujarnya.

Saat ini, petugas masih melakukan penyidikan untuk mengetahui apakah ada korban lain yang menjadi korban perdagangan orang oleh kedua tersangka.

Pihak berwenang juga tengah mencari keberadaan 20 pria hidung belang tersebut.

Aditia dan Daffa dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 81 juncto Pasal 76D dan/atau Pasal 82 juncto Pasal 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Selain itu, mereka juga dijerat Pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis29 April 2026, 20:49 WIB

Bank Mandiri Cetak Rekor Dividen, Susunan Pengurus Ikut Disegarkan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis21 April 2026, 18:15 WIB

Tahan Tekanan Global, Kinerja Bank Mandiri Tetap Moncer di Awal 2026

Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan.
 (Sumber: )
Semarang Raya21 April 2026, 08:35 WIB

Dari Apel Berbusana Adat Hingga Talkshow Hari Kartini, Pemkot Semarang Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Di Kota Semarang, peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi sarana strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
 (Sumber: )
Umum21 April 2026, 08:27 WIB

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

Peran NU diharapkan tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis.
 (Sumber: )
Umum20 April 2026, 13:10 WIB

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi tingginya angka kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang tahun 2025 yang mencapai 4,3 orang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)