Pj Gubernur Aceh Buka Suara Hadapi Krisis Penolakan Warga Datangnya Pengungsi Rohingya

Elsa Krismawati
Selasa 12 Desember 2023, 10:14 WIB
10 Kapal Pengungsi Rohingya Dikabarkan Akan Masuk Ke Indonesia, Kini Sudah Sampai Perairan Andaman (Sumber : instagram.com/dramakuin.official)

10 Kapal Pengungsi Rohingya Dikabarkan Akan Masuk Ke Indonesia, Kini Sudah Sampai Perairan Andaman (Sumber : instagram.com/dramakuin.official)

INFOSEMARANG.COM - Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki telah memberikan tanggapannya terkait aksi penolakan yang terjadi di kalangan warga Aceh terhadap pengungsi Rohingya yang tiba di Tanah Rencong.

Menurutnya, penolakan tersebut dianggap sebagai suatu reaksi yang wajar.

Berdasarkan data dari satgas provinsi Aceh yang terkait dengan pengungsi, jumlah orang Rohingya yang telah tiba di Aceh mencapai 1.684 orang, dan mereka tersebar di 8 titik lokasi penampungan.

Baca Juga: Potret Perdana V dan RM BTS Saat Resmi Masuk Wamil Beredar di Media Sosial Mencuri Perhatian

Achmad Marzuki menyatakan komitmennya untuk segera mencari solusi terkait ketegangan yang muncul di masyarakat terkait pengusiran pengungsi Rohingya dari Aceh.

Dia menyatakan niatnya untuk menemukan satu lokasi penampungan sementara yang dapat mengakomodasi kebutuhan mereka.

"Mengingat tidak ada areal khusus untuk pengungsi Rohingya, terlebih jika jumlahnya mencapai ribuan dan memerlukan pemenuhan kebutuhan dasar, kami memahami alasan masyarakat menolak. Kami akan berupaya mencari lokasi baru agar pengungsi Rohingya dapat berkumpul untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya," ungkap Achmad Marzuki kepada wartawan pada Senin (11/12).

Baca Juga: Terungkap, Ini yang Dilakukan Panca Selama Empat Hari di dalam Rumah Usai Membekap Keempat Anaknya Hingga Tewas

Dia juga menyoroti pemahaman terhadap keberatan warga terkait penempatan pengungsi Rohingya dalam jumlah besar di wilayah mereka, terutama jika hal itu memerlukan akses dan fasilitas pendukung lainnya.

"Kami sangat memahami hal tersebut. Oleh karena itu, tugas kami adalah segera menyiapkan lokasi baru agar pengungsi Rohingya dapat berkumpul dan melanjutkan kegiatan selanjutnya," tambahnya.

Achmad Marzuki menegaskan bahwa ada kewajiban yang telah diatur dalam Perpres nomor 125 tahun 2016 yang mewajibkan pemerintah daerah untuk menyediakan penampungan bagi pengungsi.

Baca Juga: Bukan Main! Viral Video Bocil Terciduk Curi Banyak Bolpoin di Minimarket Senilai Rp500 Ribu

"Itu adalah kewajiban kita. Intinya, aspek kemanusiaan harus menjadi prioritas utama, meskipun kami akan berusaha agar hal ini tidak menjadi permasalahan," katanya.

Penolakan warga terhadap pengungsi Rohingya hampir merata di berbagai lokasi pendaratan mereka di Aceh, seperti Bireuen, Aceh Utara, Sabang, dan Aceh Besar.

Terakhir, 135 pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh Besar mengalami penolakan tiga kali dari warga setempat saat hendak ditempatkan di beberapa lokasi, seperti di Kawasan Lamreh, kamp bumi perkemahan pramuka, dan di Ladong, di mana semua warga sekitar menolak untuk menerima mereka.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)