PVMBG Ungkap Alat Pendeteksi Gunung Marapi Kerap Dicuri, Padahal Sering Erupsi Tiba-Tiba

Jeanne Pita W
Rabu 06 Desember 2023, 16:09 WIB
PVMBG Ungkap Alat Pendeteksi Gunung Marapi Kerap Dicuri, Padahal Sering Erpusi Tiba-Tiba (Sumber : Instagram/kaba.bukittinggi)

PVMBG Ungkap Alat Pendeteksi Gunung Marapi Kerap Dicuri, Padahal Sering Erpusi Tiba-Tiba (Sumber : Instagram/kaba.bukittinggi)

INFOSEMARANG.COM -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) baru-baru ini menyampaikan bahwa alat pendeteksi di Stasiun Pemantauan Gunung Api Marapi (GGSL) beberapa kali dicuri.

Padahal Gunung Marapi yang terletak di Sumatera Barat (Sumbar) itu diketahui sering terjadi erupsi secara tiba-tiba.

Ahmad Basuki selaku Ketua Tim Kerja Gunung Api PVMBG pun menyampaikan bahwa pada tahun 2023 sendiri saja alat pendeteksi yang terletak di Stasiun Guguak Solang tersebut sudah dicuri dua kali.

Baca Juga: Kabidokkes Polda Sumbar Kembali Rilis 16 Daftar Nama Korban Erupsi Marapi, Rata-rata Masih Berusia 20 Tahun

Adapun pencurian pertama terjadi pada 30 Maret 2023. Pencurian tersebut terungkap saat rekaman seismik dari stasiun pemantauan terputus sehingga keesokan harinya dilakukan pengecekan.

"Tanggal 31 Maret 2023, dilakukan pengecekan lapangan. Kondisi stasiun sudah dibongkar," kata Ahmad saat dihubungi salah satu media pada Selasa (5/12/2023).

Selanjutnya pencurian juga terjadi pada 3 April 2023 dan telah dilaoprkan ke Polres Tanah Datar. Selanjutnya pada 17 Mei 2023 kemudian dilakukan perbaikan pergantian baterai ACCU di stasiun.

Pada 25 September 2023 pun kembali terjadi pencurian dan diketahui lagi saat rekaman seismik dari stasiun pemantau terputus, dan tim dari PVBG kembali melakukan pengecekan ke lokasi.

Baca Juga: DPR Disebut Gila Hormat, Minta PSSI Ajarkan Sopan Santun Pada Nathan Tjoe-A-On dan Jay Idzes

Menurut Ahmad sendiri pencurian tersebut sebenarnya tidak terlalu sering terjadi. Namun tentu pihaknya juga melakukan pengecekan secara berkala di tiap-tiap stasiun yang ada.

"Tanggal 11 Oktober 2023, tim dibagi dua. Satu tim pengecekan ke stasiun GGSL, dilakukan pengecekan lapangan. Kondisi stasiun aman. Satu tim lagi ke Stasiun Sago sebagai Stasiun Repeter dari GGSL ke Pos Pengamatan. dilakukan penggantian Radio, kemudian data GGSL jalan kembali," katanya.

PVMBG juga mengungkapkan bahwa Gunung Marapi sendiri kerap terjadi erupsi secara tiba-tiba dan tidak ada tanda-tanda yang muncul seperti gunung berapi pada umumnya.

Baca Juga: Jahat Banget! Viral Curhat Siswi SMA Difitnah Melahirkan di Kelas Gegara Video Ini

Erupsi yang terjadi di Gunung Marapi kerap kali tanda gempa vulkanik. Sehingga kemudian PVMBG pun menetapkan status level ii atau waspada di Gunung marapi sejak Agustus 2011.

Dengan penetapan status tersebut maka kemudian batas aman gunung yakni 3 km dari puncak.

"Berdasarkan erupsi awal tahun 2023 (7 Januari-20 Februari 2023) serta erupsi 3 Desember 2023 ini, pertanda akan terjadi erupsi Marapi tidak terlalu jelas," Kata Ahmad. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)