5 Tools AI untuk Review Jurnal, Anti Ribet! Cocok untuk Dosen dan Juga Mahasiswa

Arendya Nariswari
Senin 04 Desember 2023, 12:29 WIB
Ilustrasi review jurnal (Sumber : Freepik)

Ilustrasi review jurnal (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM - 5 tools AI untuk review jurnal tak jarang dicari oleh para mahasiswa hingga dosen.

Memang, sebenarnya biasanya review jurnal dilakukan secara manual di mana sebuah penelitian akan dikaji serta dievaluasi.

Kendati demikian, umumnya hal ini akan menyita waktu cukup panjang padahal dibutuhkan dalam waktu dekat misalnya.

Baca Juga: Banjir Merambah Wilayah Atas Kota Semarang, Mbak Ita Temukan Sampah dan Sedimen Ganggu Saluran Air di Banyumanik dan Tembalang

Kekinian, beberapa tools AI untuk review jurnal sebenarnya sudah tersedia sehingga evaluasi dapat dilakukan dengan lebih mudah.

1. Scholarcy

Merupakan salah satu artifical intelligence yang cukup populer, dengan Scholarcy ini dijamin penelitian ilmiah dapat kalian pelajari dengan mudah.

Pada tampilan tools ini, akan ada rangkuman atau summary poin sehingga belajar atau mengerjakan tugas bisa lebih merinci.

Informasi penting juga akan ter-highlight dengan jelas di sini, misalnya seperti metodologi, konsep serta hasil.

Baca Juga: 11 Pendaki Tewas Terjebak Erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat, 12 Orang Masih dalam Pencarian

2. Resoomer

Resoomer ini membuat review jurnal kalian menjadi lebih ringkas saat dibaca.

Menariknya lagi, tidak ada batasan atau teks karakter yang diterapkan oleh Resoomer.

Pada hasil akhir, nantinya review jurnal ilmiah yang panjang bisa kalian baca lebih singkat dan jelas sesuai poin-poin.

Caranya mudah, kalian cukup sematkan link atau URL, atau upload file PDF jurnal yang hendak kalian review.

3. SciSummary

Selanjutnya ada Scence and Summary atau SciSummary yang tak kalah menarik untuk dicoba.

Berbasis teknologi GPT-4 dan juga GPT-3.5 SciSummary bisa digunakan untuk meringkas jurnal imliah dengan cara mengupload file atau copy paste teks.

Hasil dari review jurnal di AI tools ini nantinya dapat dikirim dengan mudah melalui email kalian.

Baca Juga: Kronologi Wulan Bogor, yang Jenazahnya Ditinggal Pacar di Ruko Kosong Usai Jatuh dari Motor

4. SummarizeBot

Tak kalah canggih, inilah SummarizeBot yang bisa merangkum banyak hal mulai dari dokumen, gambar serta informasi dengan berbagai bentuk.

Format ringkas dari dokumen yang diunggah nantinya akan menjadi output olahan SummarizeBot.

Menariknya lagi AI ini juga meringkas kata kunci yang memudahkan kalian ketika meringkas atau review jurnal.

Baca Juga: Puluhan Pendaki Terjebak Erupsi Gunung Marapi, Evakuasi Terus Berlangsung

5. Iris

Terakhir ada Iris, artificial Intelligence yang bisa diandalkan untuk melakukan review jurnal.

AI ini dikenal bisa dengan mudah menyederhanakan informasi penting yang terdapat pada sebuah jurnal

Nah, itu dia tadi 5 tools AI untuk Review Jurnal anti ribet khusus untuk mahasiswa dan dosen. Semoga bermanfaat!

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)