Lapor KDRT Online Langsung ke Satu Nomor Ini untuk Segera Ditangani!

Andika Bahrudin
Rabu 22 November 2023, 20:10 WIB
Para korban KDRT dapat melakukan laporan secara langsung dengan melakukan panggilan telepon. Telepon tersebut merupakan layanan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). (Sumber : pixabay.com)

Para korban KDRT dapat melakukan laporan secara langsung dengan melakukan panggilan telepon. Telepon tersebut merupakan layanan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). (Sumber : pixabay.com)

INFOSEMARANG.COM -- Kekerasan Dalam Rumah Tangga bisa menimpa siapa saja. Adapun penyebab KDRT beragam, mulai dari asmara atau selingkuh hingga masalah ekonomi.

Para korban KDRT dapat melakukan laporan secara langsung dengan melakukan panggilan telepon. Telepon tersebut merupakan layanan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Dengan melakukan satu panggilan, Anda dapat mendapatkan layanan yang dibutuhkan. Setelah melakukan panggilan, akan ada petugas layanan yang akan membantu.

Baca Juga: 8 Penyebab Kasus KDRT di Indonesia, Selingkuh hingga Ekonomi

Kementerian PPPA mengimbau korban atau penyintas kekerasan untuk berani melaporkan bentuk kekerasan yang dialami melalui layanan pengaduan via telepon Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129.

Lapor Via SAPA

Setiap orang dapat melaporkan kasus kekerasan anak dan perempuan dengan menelepon ke nomor 129 atau nomor WhatsApp layanan pengaduan SAPA 129 di 08111129129. Selain itu, layanan SAPA 129 dapat diakses melalui surat, aplikasi S4PN Lapor, maupun pengaduan langsung.

Pelayanan pengaduan merupakan pintu awal bagi perempuan dan anak korban kekerasan untuk melaporkan kasus yang dialaminya. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengetahui cara lapor KDRT melalui SAPA yang telah disediakan Pemerintah:

Baca Juga: 6 Hal yang Harus Kamu Lakukan Jika Berpikir Pasangan Selingkuh

1. Simpan nomor 129 di HP Anda

2. Panggil nomor 129 saat membutuhkan pengaduan baik yang dialami sendiri atau melihat kekerasan yang dilakukan orang lain

3. Pilih layanan yang dibutuhkan

4. Petugas layanan akan membantu segera

5. Masyarakat dapat juga menghubungi nomor whatsapp di 08111129129

Tren KDRT Tahun ke Tahun

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip dari Indonesiabaik.id, jumlah kejahatan terhadap fisik/badan di Indonesia, termasuk penganiayaan ringan, penganiayaan berat, dan KDRT, terus menurun dalam lima tahun terakhir.

Pada 2017 ada 42.683 kasus penganiayaan dan KDRT di seluruh Indonesia. Sejak 2018 jumlahnya terus berkurang. Di tahun 2018, kasus penganiayaan dan KDRT berada di angka 39.567 kasus.

Baca Juga: Heboh Tengkorak Mayat Pria di Halaman Rumah Kosong Candisari, Ada Tasbih di Tangannya

Kemudian, mengalami penurunan kembali pada 2019-2021. Pada tahun 2021 kasus penganiayaan dan KDRT paling banyak dilaporkan di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Utara, yakni 4.287 kasus, diikuti Sulawesi Selatan 3.096 kasus, dan Jawa Timur 1.716 kasus.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)