Kronologi dan Dugaan Penyebab Dua Pesawat TNI Jatuh di Pasuruan Jawa Timur, Kecelakaan Ketujuh Sejak 2020

Galuh Prakasa
Jumat 17 November 2023, 15:07 WIB
Pesawat TNI AU Ditemukan Jatuh di Pasuruan, BPBD Kabupaten Diminta Bawa Kantung Jenazah (Sumber : instagram.com/seputar_pasuruan)

Pesawat TNI AU Ditemukan Jatuh di Pasuruan, BPBD Kabupaten Diminta Bawa Kantung Jenazah (Sumber : instagram.com/seputar_pasuruan)

INFOSEMARANG.COM -- Dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano dari Skadron Udara 21 Landasan Udara Abdulrachman Saleh Malang mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Kamis, 16 November 2023.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI R. Agung Sasongkojati, menjelaskan kronologi jatuhnya kedua pesawat tersebut selama sesi latihan formasi. Empat pesawat terlibat dalam latihan ini.

"Pesawat tersebut take off pada pukul 10.51 WIB. Sebetulnya penerbangan ini terdiri dari empat pesawat," ujar Agung, Kamis, 16 November 2023.

Baca Juga: Trending #1 YouTube! Lirik Lagu Bunga Hati - Salma Salsabil, Single Terbarunya yang Rilis Hari Ini

Saat melaksanakan penerbangan rutin, keempat pesawat tersebut menjalankan misi latihan formasi dari ABD (Alpha, Bravo, Charlie, Delta, Med-Low).

Komandan Skadron Udara 21, Letnan Kolonel Pnb. Sandhra "Chevron" Gunawan, bersama Kolonel Adm. Widiono Hadiwijaya, berada di pesawat dengan nomor ekor TT-3111.

Sedangkan Kolonel Pnb. Subhan, Komandan Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh, dan Mayor Pnb. Yuda A. Seta berada di pesawat lainnya dengan nomor ekor TT-3103.

Kedua pesawat tersebut kehilangan kontak pada pukul 11.18 WIB. Agung menyebut bahwa sesuai rencana penerbangan, latihan seharusnya dilakukan pada ketinggian 8.000 kaki atau sekitar 2.438,4 meter di atas permukaan laut.

Namun, untuk memastikan ketinggian pesawat, data dari perekam data masih dalam proses pencarian.

Saat dua pesawat lainnya mendarat di Lanud Abdulrachman Saleh Malang, laporan dari aparat teritorial melaporkan bahwa dua pesawat jatuh di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Lokasi kecelakaan dua pesawat, dengan nomor ekor TT-3111 dan TT-3103, berbeda dan berada di sebelah utara wilayah pegunungan.

Kecelakaan tersebut menyebabkan empat orang meninggal, yaitu yaitu Letkol Pnb Sandhra "Chevron" Gunawan (Komandan Skadron Udara 21), Kolonel Pnb.Subhan (Danwing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh), Kolonel Adm. Widiono Hadiwijaya (Kepala Dinas Personel Lanud Abdulrachman Saleh), dan Mayor Pnb. Yuda A. Seta.

Baca Juga: Kondisi dr Qory saat Ditemukan Tertunduk Lesu dan Lemas, Warganet: Awas Pak Suaminya Toxic, Jangan Dikembaliin

Dugaan Penyebab Kecelakaan Pesawat

Menanggapi penyebab kecelakaan, Agung menyatakan bahwa masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara adalah faktor cuaca buruk.

"Jadi ini pure cuaca buruk kelihatannya. Namun saya belum bisa memastikan karena butuh penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Ia menegaskan bahwa pesawat dan pilot berada dalam kondisi baik, dan pesawat Super Tucano produksi Brasil yang mengalami kecelakaan baru berusia sembilan tahun dengan perawatan rutin.

Pengamat militer, Khairul Fahmi, menduga bahwa kemungkinan pesawat bersenggolan di udara saat melakukan manuver bisa menjadi penyebab kecelakaan dua pesawat.

"Pesawat ini kan sedang dalam latihan formasi dari empat pesawat yang terbang dua bisa kembali dengan selamat. Yang dua hilang kontak dan kemudian ditemukan jatuh. Nah jatuhnya juga dalam waktu yang bersamaan, berdekatan juga lokasinya, ya itu yang memunculkan dugan terjadi senggolan," ujarnya dalam wawancara dengan sindonewstv.

Fahmi menekankan kejadian ini menjadi peringatan bagi TNI untuk melakukan pembenahan menyeluruh dalam tata kelola alutsista, mulai dari pengadaan hingga pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga: Cek! Ini Jadwal Lengkap Kampanye, Masa Tenang Hingga Pemungutan Suara Pemilu 2024

Sejarah Kecalakaan Pesawat TNI dalam Beberapa Tahun Terakhir

Dua pesawat tempur EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 mengalami kecelakaan di Kabupaten Pasuruan menambah catatan tragis dalam sejarah kecelakaan pesawat milik TNI.

Sebelumnya, beberapa insiden serupa telah terjadi, mengingatkan akan pentingnya evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan alutsista dan keselamatan penerbangan.

1.Kecelakaan Pesawat Super Tucano di Malang (2016)

Pada 2016, pesawat Super Tucano juga jatuh di Kota Malang dan menimpa sebuah rumah.

Pesawat tersebut tengah melakukan tes terbang dan mencapai ketinggian 25.000 kaki sebelum hilang kontak dan jatuh.

2. Kecelakaan Helikopter Latih TNI AD di Bandung (Mei 2023)

Helikopter latih milik TNI AD jatuh di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Mei 2023.

Beruntung, seluruh kru helikopter tersebut selamat dari kecelakaan tersebut.

3. Kecelakaan Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle di Blora (Juli 2022)

Pada Juli 2022, pesawat tempur T-50i Golden Eagle milik TNI AU jatuh di Blora, Jawa Tengah, menewaskan seorang penerbang.

Baca Juga: Di Luar Nurul! Lokasi Chris Martin Nyeker di Jakarta Kini Ditandai Di Google Maps

4. Kecelakaan Pesawat Latih TNI AL Bonanza G-36 di Selat Madura (Agustus 2022)

Pesawat latih TNI AL Bonanza G-36 jatuh di Selat Madura, Jawa Timur, beberapa bulan setelah menjalani pemeliharaan berkala pada Agustus 2022.

5. Insiden Kecelakaan Tahun 2020

Tahun 2020 menyaksikan dua kecelakaan penting, termasuk pesawat latih tempur TNI AU Hawk 209 yang jatuh di Riau dan helikopter angkut TNI AD Mi-17 yang jatuh di Kendal, Jawa Tengah.

Setiap insiden memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya keselamatan penerbangan dan tata kelola alutsista.

Kecelakaan terbaru di Pasuruan menjadi panggilan serius untuk evaluasi menyeluruh demi meningkatkan standar keamanan dalam operasional pesawat militer TNI.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis29 April 2026, 20:49 WIB

Bank Mandiri Cetak Rekor Dividen, Susunan Pengurus Ikut Disegarkan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis21 April 2026, 18:15 WIB

Tahan Tekanan Global, Kinerja Bank Mandiri Tetap Moncer di Awal 2026

Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan.
 (Sumber: )
Semarang Raya21 April 2026, 08:35 WIB

Dari Apel Berbusana Adat Hingga Talkshow Hari Kartini, Pemkot Semarang Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Di Kota Semarang, peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi sarana strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
 (Sumber: )
Umum21 April 2026, 08:27 WIB

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

Peran NU diharapkan tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis.
 (Sumber: )
Umum20 April 2026, 13:10 WIB

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi tingginya angka kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang tahun 2025 yang mencapai 4,3 orang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)