SEMARANG – Samsat Kota Semarang I terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang berorientasi pada kenyamanan masyarakat. Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah menghadirkan program Duta Pelayanan, sebuah layanan pendampingan khusus yang bertujuan membantu masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor secara lebih mudah, cepat, dan ramah.
Program ini resmi diluncurkan sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang tidak hanya menekankan pada penyelesaian administrasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih humanis. Kehadiran Duta Pelayanan diharapkan mampu mengubah persepsi masyarakat terhadap layanan birokrasi yang selama ini kerap dianggap rumit dan membingungkan.
Petugas Duta Pelayanan ditempatkan di sejumlah titik strategis di area kantor Samsat untuk menyambut wajib pajak sejak pertama kali datang. Mereka bertugas memberikan informasi awal, mengarahkan alur pelayanan, sekaligus membantu masyarakat memastikan kelengkapan dokumen sebelum memasuki tahapan administrasi. Dengan pendampingan tersebut, masyarakat dapat memahami prosedur pelayanan dengan lebih jelas sehingga proses pengurusan menjadi lebih lancar.
Pamin 1 Si STNK Iptu Nuari Azizah, S.E., M.M mengatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Samsat Kota Semarang I dalam memberikan pelayanan prima yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Duta Pelayanan diharapkan mampu menciptakan suasana pelayanan yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan efisiensi proses administrasi.
“Kami ingin masyarakat merasa terbantu sejak pertama kali melangkahkan kaki di kantor Samsat. Duta Pelayanan hadir untuk memastikan setiap wajib pajak mengetahui alur pelayanan dan dokumen yang harus disiapkan sehingga prosesnya menjadi lebih cepat dan tertib,” ujarnya, Rabu 8 April 2026.
Melalui pendekatan yang lebih komunikatif dan ramah, petugas tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga membantu mengurangi kebingungan masyarakat terkait prosedur birokrasi. Pemeriksaan awal kelengkapan berkas juga menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah antrean panjang akibat dokumen yang belum lengkap.
Sejak diterapkan, program ini mulai mendapat respons positif dari masyarakat yang merasakan kemudahan dalam memperoleh informasi pelayanan. Wajib pajak kini dapat langsung mengetahui tahapan yang harus dilalui tanpa harus berpindah-pindah mencari informasi, sehingga waktu pelayanan menjadi lebih efektif.
Samsat Kota Semarang I berharap inovasi ini dapat mendorong meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kemudahan akses layanan dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Ke depan, Samsat Kota Semarang I berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap program Duta Pelayanan agar pelayanan publik semakin modern, transparan, dan akuntabel. Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih nyaman bagi masyarakat. ***














