Anak Muda Kota Semarang Didorong Jadi Petani, Perkuat Agen Ketahanan Pangan

Sakti Setiawan
Jumat 31 Mei 2024, 12:57 WIB
Panen sayur dan panen ikan di Sandi Buana Farm, Mangunsari, Gunungpati. (Sumber:  | Foto: Sakti Setiawan)

Panen sayur dan panen ikan di Sandi Buana Farm, Mangunsari, Gunungpati. (Sumber: | Foto: Sakti Setiawan)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM- Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong munculnya petani-petani muda sebagai agen ketahanan pangan. Upaya itu juga sebagai pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, hingga pengentasan stunting.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut mengatakan, banyak lahan kosong di Kota Semarang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama anak muda.

"Ketahanan pangan dan pengendalian inflasi ujungnya juga untuk pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting, sehingga menjadi satu fokus fondasi bagi sebuah kota atau daerah," katanya saat memimpin panen sayur dan panen ikan di Sandi Buana Farm, Mangunsari, Gunungpati, Kota Semarang, Jumat 31 Mei 2024.

Di tempat itu, Mbak Ita memanen padi, lele, dan aneka sayuran bersama siswa-siswi sekolah dasar (SD), dan ratusan masyarakat sekitar.

Menurutnya Sandi Buana Farm yang digarap kaum muda bernama Sandi tersebut, adalah pemantik generasi milenial berminat dalam dunia pertanian.

"Ini adalah salah satu contoh. Sandi farm ini dikelola oleh anak muda, petani milenial, apalagi sekarang ini petani sudah mulai berkurang, sudah sepuh-sepuh. Kami mendorong petani milenial makin banyak lagi, harus ada regenerasi," katanya.

Mbak Ita menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan memberikan fasilitas terbaik bagi masyarakat, terutama terkait ketahanan pangan. "Mari bersama-sama berkolaborasi menjaga ketahanan pangan," ujarnya.

Nantinya melalui kebun itu masyarakat akan diberikan aneka pelatihan bercocok tanam, khususnya terhadap kalangan pelajar.

"Akan buat edupark khusus untuk anak-anak SD belajar tentang pertanian, agar ke depan tidak kehilangan penerus petani," kata Sandi, pemilik Sandi Buana Farm.

Termasuk pendampingan untuk memasarkan produk, baik di dalam Kota Semarang hingga ke mancanegara. Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) adalah salah satunya.

"Ibu PKK bisa menanam cabai di polibek, nanti cabainya bisa ambil di sini dan sambil belajar nanti hasilnya bisa dijual ke Pak Rahman, saya siap memfasilitasi, tidak ada harga tengkulak," ujarnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum19 Juni 2024, 18:18 WIB

Libur Idul Adha, Permintaan Konsumsi BBM, LPG dan Avtur Meningkat

Libur lebaran Idul Adha yang berdekatan dengan akhir pekan membuat konsumsi BBM jenis gasoline dan LPG mengalami peningkatan.
Pengisian avtur di Bandara A Yani Semarang. (Sumber:  | Foto: sakti)
Pendidikan19 Juni 2024, 18:06 WIB

Kuota Seleksi Mandiri Unnes Sebanyaki 5.388 Mahasiswa, Ini Jalur Seleksi Yang Bisa Diikuti

Dalam seleksi mandiri tersebut, Unnes menawarkan 49 persen kuota yang dimilikinya, yaitu 5.388 mahasiswa baru.
Mahasiswa Unnes Semarang. (Sumber:  | Foto: dok Humas Unnes.)
Umum19 Juni 2024, 13:21 WIB

Produksi Padi di Jateng Digenjot, Dibantu Pompa Air dari Pemerintah

Bantuan pompa tersebut dapat meningkatkan produktivitas petani sebesar 47,57 ton.
Presiden Joko Widodo meninjau realisasi bantuan pompa air di  Karanganyar. (Sumber:  | Foto: dok Humas Jateng)
Semarang Raya19 Juni 2024, 11:24 WIB

Selama Masa Libur Hari Raya Idul Adha, Daop 4 Semarang Layani 225 Ribu Penumpang KA

Terdapat sebanyak 113.107 penumpang berangkat menggunakan kereta api dari wilayah Daop 4 Semarang, dan terdapat 112.526 penumpang datang atau tiba di wilayah Daop 4 Semarang.
Penumpang kereta api di stasiun tawang Semarang saat libur Idul Adha 2024. (Sumber:  | Foto: sakti)
Semarang Raya19 Juni 2024, 11:11 WIB

Tanggul Laut dan Kampung Bahari Tambaklorok Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru Semarang

Proyek pembangunan tanggul laut di Kampung Nelayan Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara.

Proyek pembangunan tanggul laut di Kampung Nelayan Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara. 
 (Sumber:  | Foto: sakti)
Semarang Raya18 Juni 2024, 12:54 WIB

Pembagian Daging Kurban di Semarang Gunakan Besek, Lebih Ramah Lingkungan

Penggunaan bahan non-plastik untuk pembagian daging kurban mulai digunakan di beberapa wilayah di Kota Semarang saat Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
Penggunaan besek untuk pembagian daging kurban di Semarang. (Sumber:  | Foto: sakti)
Pendidikan18 Juni 2024, 12:47 WIB

Undip Buka Jalur Ujian Mandiri untuk Program Sarjana, Catat Jadwal Pendaftarannya

Ujian Mandiri (UM) merupakan jalur seleksi secara mandiri yang diselenggarakan oleh Undip setelah pelaksanaan seleksi secara nasional telah berakhir.
Kampus Undip di Semarang. (Sumber:  | Foto: sakti)
Semarang Raya17 Juni 2024, 19:17 WIB

Warga Senang Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Tanggul Laut di Semarang, Berharap Cepat Selesai

Pembangunan sheet pile adalah solusi yang terkini agar air laut tak masuk ke kawasan utara Kota Semarang tersebut.
Presiden Joko Widodo mengunjungi proyek pembangunannya tanggul laut  Tambaklorok, Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot.)
Semarang Raya17 Juni 2024, 13:24 WIB

Usai Salat Id, Presiden Jokowi Cek Proyek Tanggul Laut di Tambaklorok Semarang

Presiden RI, Joko Widodo mengecek proyek penanganan banjir dan rob untuk wilayah Pesisir Utara di wilayah Tambaklorok Semarang.
Presiden RI Joko Widodo mengecek proyek penanganan banjir dan rob  di Tambaklorok Semarang.
 (Sumber:  | Foto: sakti)
Umum17 Juni 2024, 10:31 WIB

Presiden Jokowi Salat Idul Adha dan Serahkan Sapi Seberat 1,25 Ton di Semarang

Presiden Jokowi juga menyerahkan bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi jenis Simental seberat 1,25 ton di Masjid Raya Baiturrahman Semarang.
Penyerahan sapi kurban dari Presiden Jokowi kepada Ketua MUI Jawa Tengah, Ahmad Darodji. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)