Ini Langkah Pemkot Semarang Dalam Penanganan Pascabanjir

Sakti Setiawan
Selasa 19 Maret 2024, 12:20 WIB
Kawasan Kota Lama Semarang masih terendam banjir, Kamis 14 Maret 2024.
 (Sumber:  | Foto: dok )

Kawasan Kota Lama Semarang masih terendam banjir, Kamis 14 Maret 2024. (Sumber: | Foto: dok )

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan jika pihaknya sudah siap dalam tanggap darurat pencegahan dan penanganan bencana.

Hal itu disampaikan Mbak Ita, sapaan akrabnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan dan Penanganan Bencana bersama Kepala BNPB Letjen Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana dan Forkopimda Jateng di Kantor Pemprov Jateng, Senin 18 Maret 2024.

Dalam kesempatan itu, ia mengaku pencegahan-pencegahan bencana banjir sudah dilakukan secara masif seperti normalisasi saluran, optimalisasi rumah pompa, sampai pengerukan sedimentasi, termasuk berkoordinasi dengan BBWS Pemali-Juana untuk penanganan yang lebih besar.

Kemudian penanganan paska-banjir juga telah direncanakan seperti pembersihan lokasi-lokasi dari sisa banjir dan pengecekan kesehatan bagi warga. Pihak Dinas Kesehatan Kota Semarang sudah diinstruksikan untuk melakukan pendampingan kesehatan bagi korban banjir. Beberapa penyakit diwaspadai, seperti penyakit kulit, diare, dan leptospirosis.

Lebih lanjut, Mbak Ita mengatakan bencana banjir kali ini memang dipicu karena intensitas curah hujan yang tinggi di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang. Khusus untuk banjir di wilayah Trimulyo, Kecamatan Genuk, genangan masih terjadi karena elevasi tanah yang rendah dibanding tanggul ditambah drainase yang tertutup air.

“Di sana ada 30 keluarga yang masih terdampak. Ada limpasan Kali Pengkol dan elevasi di bawah tanggul, serta saluran tidak masuk ke Kali Babon. Sehingga di sana sempat tergenang. Tapi, begitu Kali Babon surut genangan ikut surut,” paparnya.

Kemudian dari laporan yang diterima, banjir juga masih terjadi di depan RSI Sultan Agung dan dibawah flyover Jalan Kaligawe. Lalu di wilayah Dongbiru dan Gebanganom juga masih tergenang dan kini sudah dilakukan penambahan pompa portable untuk menyedot banjir.

“Sudah kita lakukan untuk penambahan pompa, karena dari pompa BBWS rusak. Sehingga memang perlu penambahan dan kami terus berkoordinasi sampai wilyah sana surut,” paparnya.

Sementata itu, Kepala BNPB Letjen Suharyanto menjelaskan, terkait dengan cuaca extreme di Jawa Tengah, pihaknya sudah mendapat arahan dari BMKG dan sudah menggelar Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). TMC sudah digelar di hari ketiga dan akan dilaksanakan sampai tanggal 20 Maret.

“Dan hasilnya sudah terlihat, hujannya lebih kecil dari hari-hari sebelumnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya meminta kepada setiap Pemerintah Daerah (Pemda) untuk betul-betul siaga bencana termasuk menyiapkan anggaran operasional untuk tanggap darurat.

“Kita juga akan membatu bagi masyarakat yang terdampak. Selanjutnya, setelah nanti selesai transisi darurat, ada tahap rehabilitasi rekontruksi, infrastruktur yang rusak, rumah masyarakat yang rusak. Agar dikemudian hari di tahun-tahun depan apabila terjadi musim hujan seperti ini lagi, bencana tidak akan terulang lagi,” imbuhnya. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis21 April 2026, 18:15 WIB

Tahan Tekanan Global, Kinerja Bank Mandiri Tetap Moncer di Awal 2026

Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan.
 (Sumber: )
Semarang Raya21 April 2026, 08:35 WIB

Dari Apel Berbusana Adat Hingga Talkshow Hari Kartini, Pemkot Semarang Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Di Kota Semarang, peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi sarana strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
 (Sumber: )
Umum21 April 2026, 08:27 WIB

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

Peran NU diharapkan tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis.
 (Sumber: )
Umum20 April 2026, 13:10 WIB

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi tingginya angka kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang tahun 2025 yang mencapai 4,3 orang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya20 April 2026, 13:08 WIB

Jalan Gombel Lama Tutup, Berikut Rekayasa Lalu Lintas Mulai 20 April 2026

Kebijakan ini dilakukan dengan menutup Jalan Gombel Lama dan mengalihkan arus ke Jalan Gombel Baru.
 (Sumber: )