Hutan Tinjomoyo Semarang dan Wonderia akan Jadi Tempat Wisata Baru, Begini Rancangannya

Elsa Krismawati
Selasa 30 Januari 2024, 14:10 WIB
Mbak Ita inspeksi sungai dan taman kotor (Sumber: instagram | Foto: @mbakitasmg)

Mbak Ita inspeksi sungai dan taman kotor (Sumber: instagram | Foto: @mbakitasmg)

INFOSEMARANG.COM- Dua destinasi wisata terbengkalai di Kota Semarang akan dibangun ulang.

Hutan Tinjomoyo dan bekas Wonderia akan di renovasi untuk jadi tempat wisata baru bagi warga Semarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Wonderia akan diubah menjadi hutan kota.

Baca Juga: Kenali Modus Penipuan Segitiga, Waspada Bayar Paket COD dari Orderan Fiktif

Sedangkan untuk Hutan Tinjomoyo akan dijadikan kebun raya.

Pemkot juga akan merenovasi Makam Mbah Kiai Genuk, yang dikenal sebagai Wali Agung Semarang untuk menjadi pusat kegiatan religi di tempat itu.

“Eks-Wonderia menjadi bagian di tengah kota yang harus dipercantik akan dijadikan hutan kota. Di Wonderia ini akan ditambah religion centre karena ada makam seorang aulia,” ungkap Wali Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita tersebut seperti dikutip Infosemarang.com dari Antara pada 30 Januari 2024.

Baca Juga: Kalah di Kualfikasi, Tommy Sugiarto Gagal Lanjut di Thailand Masters 2024

Selain itu, bekas tempat wisata dengan konsep taman bermain yang pernah jaya di masa lalu juga akan dilengkapi dengan taman burung dan taman kupu-kupu. Apalagi, kawasan ini luasnya mencapai 3 hektare.

“Titik tersebut akan menjadi tempat eduwisata mengenal koleksi aviari dan spesies kupu-kupu di Indonesia,” lanjutnya.

Sedangkan, Hutan Tinjomoyo akan disulap sebagai Kebun Raya Tinjomoyo.

Baca Juga: 6 Fakta Guru SD di Kendal Cabuli 2 Murid: Modal Rayu & Uang Jajan, Berlagak Tuli saat Ditangkap

Nantinya hutan wisata seluas sekitar 57 hektare ini akan menjadi pusat riset dan penelitian botani di Kota Semarang.

“Sudah dikoordinasikan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)," katanya.

"Koordinasi dengan BRIN nanti akan dijadikan salah satu Kebun Raya Tinjomoyo Kota Semarang. Ini juga masuk dalam misi Kota Semarang,” imbuhnya.

Baca Juga: Kronologi 400 Orderan Fiktif di Kendal, Pelaku: Keperawanan Hilang, Pernikahan Batal

Dalam arah pembangunan Kota Semarang selama 20 tahun ke depan, juga terdapat proyek rencana pengembangan kawasan taman perkotaan tematik.

Di antaranya, taman ramah lansia, taman ramah anak, taman ramah difabel, dan taman musik.

“Dua ruang terbuka hijau tersebut masuk dalam daftar arah pengembangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Semarang pada 2025 hingga 2045,” tandasnya.

Baca Juga: Kampanye Akbar di Semarang, Prabowo Subianto Serukan Jaga Surat Suara dari Kecurangan

Sebagai informasi Wonderia adalah taman bermain yang dulu cukup terkenal di Kota Semarang namun sudah  ditutup karena sebuah insiden.

Sedangkan Hutan Tinjomoyo merupakan bekas kebun binatang yang juga terbengkalai karena banjir.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)