Momen Kocak Petugas Dishub Semarang Geregetan, Tegur Pemotor di Lampu Merah Jrakah Lewat CCTV: Pantes Platnya...

Arendya Nariswari
Sabtu 18 November 2023, 11:50 WIB
Momen Kocak Petugas Dishub Semarang Geregetan, Tegur Pemotor di Lampu Merah Jrakah Lewat CCTV: Pantes Platnya... (Sumber : TikTok/@anggitsetiawan)

Momen Kocak Petugas Dishub Semarang Geregetan, Tegur Pemotor di Lampu Merah Jrakah Lewat CCTV: Pantes Platnya... (Sumber : TikTok/@anggitsetiawan)

INFOSEMARANG.COM - Dinas Perhubungan atau Dishub Semarang menjadi salah satu instansi yang kerap mengupdate kegiatan penertiban mereka di akun media sosial.

Bberapa waktu lalu, publik lagi-lagi dibuat ikut geregtan sekaligus tertawa dengan aksi pihak Dishub Semarang menertibkan motor.

Dari video yang beredar, awalny aterlihat seorang pemotor ngeyel berhenti di tempat bukan semestinya.

Baca Juga: El Rumi Menang Tipis Lawan Jefri Nichol di Superstar Knockout, Ahmad Dhani Sebut El Bisa Menang TKO Jika Ronde Berlanjut

Motor berplat salah satu daerah itu tampak tak peduli dengan pengendara lainnya sehingga Dishub Semarang terpaksa menegurnya lewat pantauan CCTV.

"Sampean ngapain di depan sendiri, hee.. mase.. mase.. mas-mas, hei," ungkap staff Dishub Semarang membuat si pengendara celingak-celinguk kebingungan mencari sumber suara.

"MAAS, sampean ngapain di situ, di depan sendiri. Maseeee.. pake headset, nggak kedengaran? HALOO MASE, loh dewean neng ngarepan. Hhehehe, koyo pahlawan. Mas, mase dari arah Jrakah Ngaliyan, silahkan putar balik, kalo nggak dari arah Jrakah nggak akan hijau (lampu lalu lintas). Sekali lagi masnya yang depan sendiri," imbuhnya geregetan.

Pengendara motor tadi mencoba untuk mundur ke garis pembatas, namun dengan sigap petugas Dishub melalui pengeras suara langsung menegur kembali.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Willy Sulistio Pernah Nyaris Digebuki Keluarga dr Qory Gegara Ini, Publik: Ya Pantes Sih

"Nggak mau mas, harus putar balik, sampeyan melanggar, mas dibilagin tuh suruh putar balik. Oke siap terima kasih," pungkas pegawai Dishub Semarang itu.

Akhirnya pemotor ngeyel tadi langsung mengarahkan kendaraanya ke arah berlawanan dan mengikuti arahan petugas.

Merasa terhibur sekaligus gemas, tidak sedikit warganet khususnya masyarakat Semarang yang memberikan berbagai komentar usai video itu diunggah kembali oleh akun TikTok @anggitsetiawan.

"Plat K kok ya angel diandani," ungkap salah seorang warganet diduga warga Semarang.

Baca Juga: Fakta Terbaru Willy Sulistio, Suami dr Qory yang Sudah Ditetapkan Tersangka, Ternyata Sering Lakukan Hal Ini

"Ngakak banget, sekarang ada gini to di Semarang, sesuk tak melambaikan tangan ke kameran," imbuh warganet lain.

"Ngaliyan sekarang udah kayak gitu ya, besok aku pas balik dimarahin ya mas wkwkw," ombuh warganet lainnya.

"Mas maseee.. wkwkwk candu banget pengen deh disapa, mosok aku kudu nglanggar sek?" tanya warganet lain.

Sampai dengan artikel ini ditulis, video dishub Semarang tegur pemotor ngeyel di lampu merah ini telah viral dan mendapatkan ribuan likes.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)