Pengamat Ramal Kepindahan Marc Marquez ke Gresini Ducati Akan Kembalikan Performa Terbaiknya di MotoGP

Galuh Prakasa
Kamis 05 Oktober 2023, 11:41 WIB
Pengamat ramal kepindahan Marc Marquez ke Gresini Ducati akan kembalikan performanya. (Sumber : Instagram/marcmarquez93)

Pengamat ramal kepindahan Marc Marquez ke Gresini Ducati akan kembalikan performanya. (Sumber : Instagram/marcmarquez93)

INFOSEMARANG.COM -- Marc Marquez dan Honda berpisah, membuka babak baru dalam kariernya.

Pembalap asal Spanyol ini adalah yang terbaik dalam MotoGP selama dekade terakhir dan keistimewaannya diperkuat oleh bakat tak terlupakan yang dimilikinya sejak lahir.

Dengan kepindahannya ke tim Gresini Ducati musim depan, Marquez akan mengendarai motor berusia satu tahun, namun tetap lebih kompetitif dibandingkan dengan motor saat ini.

Beberapa pengamat telah meramalkan kembalinya Marquez ke persaingan yang sengit sebagai tanda bahwa mantan raja MotoGP ini akan kembali menantang tahtanya musim depan.

Namun, perpisahan Marquez dari Honda datang pada waktu yang tepat dan bisa menjadi yang terbaik yang terjadi pada MotoGP. Inilah alasannya:

Baca Juga: Marc Marquez dan Repsol Honda Berpisah, Disebut Bakal Masuk Tim Gresini Ducati pada MotoGP Musim Depan

Penantang Juara Baru dengan Ducati

Tentu saja, ada keraguan. Banyak yang meragukan kemampuan Marquez untuk sukses dengan Ducati berusia satu tahun.

Marquez telah mengendarai Honda selama satu dekade dengan gaya yang sama yang diciptakan oleh tim Jepang untuknya. Ini adalah perubahan besar bagi pembalap sejati.

Meskipun demikian, Ducati bukan lagi monster yang tidak terkendali. Motor tersebut telah lebih terkendali dalam beberapa tahun terakhir.

Terbukti dengan cepatnya Alex Marquez beradaptasi dengan motor Ducati setelah meninggalkan Honda.

Persaingan yang Sengit

Baca Juga: Ahmad Sahroni Kritik Mahfud MD Bocorkan Status Tersangka Syahrul Yasin Limpo: Sejak Kapan Pak Menko Jadi Jubirnya KPK?

Ketika kita membahas adaptabilitas, penting untuk melihat persaingan gelar dua musim terakhir.

Pembalap yang finis ketiga musim lalu adalah Enea Bastianini, sementara musim ini, Marco Bezzechi tampaknya akan finis ketiga.

Kedua pembalap ini mengendarai Ducati berusia satu tahun (Enea bersama Gresini, Marco bersama VR46).

Apakah Marquez bisa mengikuti jejak mereka atau bahkan lebih baik? Kemungkinan besar, jawabannya adalah ya.

Francesco Bagnaia dan Jorge Martin adalah penantang juara lain yang perlu diwaspadai, sehingga persaingan semakin memanas.

Baca Juga: Piala Dunia FIFA 2030: Spanyol, Maroko, dan Portugal Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Hal ini akan menambah daya tarik MotoGP dalam beberapa musim mendatang.

Dengan kepindahan Marc Marquez ke tim Gresini Ducati, kita akan menyaksikan persaingan yang semakin seru di lintasan balap.

Semua mata akan tertuju pada pembalap Spanyol ini, yang berusaha untuk mengukir sejarah baru dengan motor Ducati. Kita tunggu aksinya di musim depan!***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)