Marc Marquez dan Repsol Honda Berpisah, Disebut Bakal Masuk Tim Gresini Ducati pada MotoGP Musim Depan

Galuh Prakasa
Kamis 05 Oktober 2023, 11:21 WIB
Repsol Honda mengakhiri kontrak dengan Marc Marquez. (Repsol Honda)

Repsol Honda mengakhiri kontrak dengan Marc Marquez. (Repsol Honda)

INFOSEMARANG.COM -- Repsol Honda telah memutuskan secara prematur kontrak Marc Marquez yang telah berlangsung selama satu dekade.

Marquez, pembalap asal Spanyol, telah menjadi bagian dari tim Honda sejak tahun 2013. Namun, beberapa tahun terakhir ini menjadi masa sulit bagi tim dan pembalap.

Semuanya dimulai dengan kecelakaan mengerikan yang dialami Marquez pada awal musim 2020. Kecelakaan itu, bersama dengan pemulihannya yang terlalu cepat, membuatnya absen beberapa tahun dari lintasan balap.

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Baru: Jakarta - Surabaya Cuma Butuh 3,5 Jam, Mulai Kapan?

Setelah menjalani sejumlah operasi, Marquez akhirnya mencapai kebugaran penuh pada musim ini. Namun, Honda mengalami penurunan kinerja yang signifikan.

Tim kesulitan beradaptasi dengan perkembangan aerodinamika baru dalam dunia balap, dan mereka menghadapi banyak kesulitan.

Melihat usianya yang semakin tua dan kesulitan Honda yang tak kunjung usai, Marquez mencari peluang untuk hengkang dari tim, dan keinginannya akhirnya dikabulkan.

Pernyataan pers resmi dari Honda Racing Corporation:

"Honda Racing Corporation dan Marc Marquez sepakat untuk mengakhiri kontrak empat tahun mereka secara prematur pada akhir musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2023. Dengan satu tahun tersisa dalam kontrak empat tahun, kedua belah pihak merasa bahwa mengakhiri kerjasama setelah musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2023 adalah keputusan terbaik."

"Kedua belah pihak sepakat bahwa ini adalah kepentingan terbaik bagi masing-masing untuk mengejar jalur lain di masa depan guna mencapai tujuan dan sasaran pribadi. Ini mengakhiri 11 tahun kerjasama antara #93 dan HRC, yang menghasilkan enam gelar Kejuaraan Dunia kelas premier, lima Triple Crown, 59 kemenangan, 101 podium, dan 64 pole position bersama-sama," tambah pernyataan tersebut.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Kritik Mahfud MD Bocorkan Status Tersangka Syahrul Yasin Limpo: Sejak Kapan Pak Menko Jadi Jubirnya KPK?

Apa yang akan terjadi selanjutnya bagi Marc Marquez?

Tampaknya, destinasi berikutnya bagi Marquez adalah Gresini Ducati, meskipun belum ada pengumuman resmi. Namun, situasi ini bisa berubah setelah Marquez dan Honda berpisah.

Dengan semua kemungkinan, Marquez akan berkendara dengan Ducati pada tahun 2024. Ini adalah langkah yang dapat membantu Marquez menjadi lebih kompetitif, dan juga akan menciptakan rivalitas menarik dengan Jorge Martin dan Francesco Bagnaia.

Keputusan Marquez untuk bergabung dengan Ducati pada usia 30 tahun adalah kabar baik bagi semua pihak yang terlibat.

Ini juga memberikan waktu yang cukup bagi Honda untuk kembali ke tingkat kompetitif tanpa tekanan untuk melakukannya dengan cepat dengan Marquez di dalam tim.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)