Angkat Tema Romusha, Aksi Peserta Karnaval Ini Bikin Publik Merinding: Keren Daripada Joget Nggak Jelas

Arendya Nariswari
Kamis 07 September 2023, 08:00 WIB
Angkat Tema Romusha, Aksi Peserta Karnaval Ini Bikin Publik Merinding: Keren Daripada Joget Nggak Jelas (Sumber : Twitter/@nocontxtnetijen)

Angkat Tema Romusha, Aksi Peserta Karnaval Ini Bikin Publik Merinding: Keren Daripada Joget Nggak Jelas (Sumber : Twitter/@nocontxtnetijen)

INFOSEMARANG.COM - Karnaval biasanya identik dengan berbagai kostum serta properti menarik lainnya seperti mobil atau aksi teatrikal dari peserta.

Umumnya, karnaval bertema kemerdekaan atau mengenang sejarah juga dijadikan oleh peserta sebagai ajang memamerkan pakaian kolonial atau para pahlawan.

Namun lain halnya dengan karnval di Tulungagung, Jawa Timur berikut ini.

Baca Juga: Festival Kota Lama Semarang 7-17 September 2023: Wayang Orang, Kuliner Pasar Sentiling, Karnaval Kebaya

Bukannya berpakaian necis ala pahlawan, dari video viral yang beredar sebuah kelompok kompak mengangkat tema romusha.

Sebagai informasi, romusha sendiri merupakan jenis pekerjaan paksa yang dilakukan oleh militer Jepang saat zaman perjuangan terdahulu.

Tanpa baju atasan, sejumlah pria berakting dan beraksi layaknya pekerja romusha pada zaman itu.

Ada pula beberapa peserta yang berakting melakukan aksi teatrikal sebagai prajurit Jepang.

Baca Juga: Karnaval Maut di Pacet Mojokerto: Truk Tangki Tewaskan 3 Orang dan 16 Orang Luka

Aksi teatrikal romusha pada Karnaval Ngunut tersebut tentu saja membuat para penonton melihat betapa kejamnya tentara Jepang kepada masyarakat Indonesia sebelum masa kemerdekaan.

Mereka dipaksa untuk bekerja tanpa henti, bahkan membuat rel kereta api dalam kondisi tubuh yang lemah.

Usai diunggah kembali oleh akun Twitter @nocontxtnetijen, tidak sedikit warganet beramai-ramai memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.

"Nah, ini baru karnaval, adu kreativitas. Di tempat gue, karnavalnya keras-kerasan sound system sampai bikin atap geter," ungkap salah seorang warganet.

Baca Juga: Prita Wardani Cosplay Jadi Mbak Ita Walkot Semarang saat Karnaval Pasar Johar, Jambulnya Khas Banget

"Perlu diapresiasi nih, daripada jogetan nggak jelas, biar anak-anak sekarang juga jadi tahu," imbuh warganet lainnya.

"Jadi ikut sedih, sebegitunya dulu sewaktu dijajah," timpal warganet lain.

"Bagus, lebih baik karnavalnya begini biar generasi sekarang pada tahu dan mengingat perjuangan pahlawan zaman dulu," tutur warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )