Jefri Nichol Doxing Salah Sasaran, Tuai Hujatan setelah Sembarangan Sebarkan Identitas Orang Tak Bersalah

Noorchasanah Anastasia
Jumat 07 April 2023, 09:17 WIB
Aktor Jefri Nichol meminta maaf setelah sembarang menyebarkan identitas orang lain yang tak bersalah. (Sumber : Instagram @jefrinichol)

Aktor Jefri Nichol meminta maaf setelah sembarang menyebarkan identitas orang lain yang tak bersalah. (Sumber : Instagram @jefrinichol)

INFOSEMARANG.COM -- Aktor Jefri Nichol menuai hujatan dari netizen setelah sembarangan menyebarkan identitas orang lain di akun Twitternya, @jefrinichol.

Pria 24 tahun ini pun sempat meminta maaf karena asal menyebarkan identitas orang lain tanpa melihat lebih teliti orang yang dikuliti profilnya.

Alih-alih Jefri mencoba untuk membuat jera seorang hater-nya yang mengolok-oloknya, ia justru salah orang.

Korban yang menjadi salah sasaran Jefri diketahui bernama Eka, melayangkan protesnya kepada sang aktor karena merasa dirugikan identitasnya tersebar tanpa tahu apa kesalahannya.

Baca Juga: Soimah Geram Perlakuan Orang Pajak, Pernah Didatangi Debt Collector dan Diminta Segera Bayar Pajak

Ia bahkan tak segan-segan akan menuntut Jefri ke jalur hukum jika tidak segera menghapus unggahan serta klarifikasi soal hal tersebut.

"Halo, selamat malam. Perkenalkan saya S**** E** F****. 3 hari lalu, akun Twitter dengan username @jefrinichol sudah menyebar luaskan data pribadi saya tanpa izin. Sebelum saya bertindak lebih jauh, tolong itikad baiknya kepada @jefrinichol (chulo papi) untuk menghapus postingan tersebut dan meminta maaf karena hal tersebut sangat merugikan saya. Kalau tidak ada respon akan saya lanjutkan kepihak yang berwajib karena tindakan tersebut sudah melanggar aturan hukum yang berlaku. Terimakasih," tulis Eka dalam akun Twitternya.

Setelah pernyataan Eka tersebut menuai reaksi banyak netizen, Jefri Nichol pun akhirnya muncul memberikan tanggapannya.

Ia pun meminta maaf kepada pemilik identitas yang ia sebarkan.

Jefri mulanya bermaksud untuk menakuti hater yang membencinya.

Baca Juga: Kahiyang Bagikan Potret Lucu Nahyan Pakai Singlet di Nikahan Kaesang hingga Kena Tegur Mbah Jokowi

"Halo eka, saya mau minta maaf udah salah kira kamu sama orang yang ngehate saya dan udah nyebarin data pribadi kamu (doxing) dan saya mau bilang juga data yang saya post itu ga lengkap dan itu tadinya buat nakutin hater yang saya kira itu kamu. sekali lagi saya minta maaf eka," tulis Jefri Nichol melalui akun Twitternya.

Unggahan terbaru Jefri ini pun turut mengundang ribuan komentar.

Netizen menyayangkan tindakan Jefri yang tidak selektif dalam dan teliti dalam mencari informasi.

"Kalo orang ada salah sama lu mau lu samperin bang, mau lu pukulin. lu ngedoxing org yg salah, lu gamau nyamperin bang minta maaf langsung? wkwk," tulis akun @iyawok_iya.

"Ingat ya kawan2, minta maaf yang disertai dengan "alasan" dalam bentuk apapun, merupakan permintaan maaf yang tidak tulus," tulis akun @SaintHaezer.

"Ya beginilah akibatnya kalo tujuan main Twitter cuma buat nakutin orang," tulis @arzulyfikri.

(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )