Wajib Pakai Sunscreen di Tengah Cuaca Makin Panas Melanda,Kalau Tidak Begini Bahayanya Untuk Kulit

Elsa Krismawati
Kamis 27 April 2023, 14:34 WIB
sunscreen wajib digunakan di tengan cuaca panas ekstrem seperti akhir-akhir ini, jika tidak begini bahayanya bagi kulit (Sumber : unsplash.com)

sunscreen wajib digunakan di tengan cuaca panas ekstrem seperti akhir-akhir ini, jika tidak begini bahayanya bagi kulit (Sumber : unsplash.com)

INFOSEMARANG.COM -- Beberapa hari belakangan, sebagian besar wilayah Indonesia mengalami cuaca panas lebih dari biasanya.

Pengaruh cuaca panas terhadap kulit bisa fatal, jika seseorang tak menggunakan sunscreen di tengah cuaca panas seperti ini.

Menurut laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika, suhu udara di bulan April di wilayah Asia secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari.

Baca Juga: Harta Kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan,Rp 500 Juta Tak Ada Rubicon dan Harley Davidson

Bahkan terdapat beberapa Negara yang terdampak gelombang panas, hingga alami cuaca panas yang cukup ekstrem.

Diantaranya Bangladesh, Myanmar, India, China, Thailand dan Laos yang mengalami suhu udara hingga 40 derajat celcius.

Dilansir Antara, Penggunaan tabir surya atau sunscreen menjadi penting untuk melindungi wajah dari radiasi dan paparan sinar ultraviolet (UV).

Baca Juga: Ganjar Bertemu Sandiaga Uno di Semarang, Ini yang Dibahas

Pasalnya menurut Dokter kulit dr. Marsha Bianti, Sp.DV hal itu berbahaya bagi kesehatan kulit.

“Sinar UV yang sampai ke bumi itu ada UV A dan UV B yang mana bisa menyebabkan beberapa kelainan kulit yang berbahaya. Seperti kanker kulit yang sangat erat hubungannya dengan (paparan) sinar UV,” Tuturnya dikutip dari Antara, Kamis (27/4/2023).

Baca Juga: Viral Mahasiswa ITB Tuliskan Kontribusi Teman Sekelompok di Makalah, Ada yang Tak Bantu Buat Tugas

Lebih lanjut Marsha menuturkan sejumlah bahaya mengintai kulit jika terpapar sinar UV A dan UV B sehingga sangat dianjurkan untuk menggunakan sunscreen.

Penggunaan sunscreen atau tabir surya bertujuan untuk menangkal sinar UV sehingga tidak menyebabkan kerusakan kulit.

Jika kulit terpapar sinar UV yang tinggi maka efek akut atau jangka pendek yang bisa muncul adalah kulit terbakar sinar matahari.

Baca Juga: Meski Idul Fitri 2023 Sudah Berakhir, Jutaan Kendaraan Pemudik Dilaporkan Belum Balik dari Kampung Halaman

Hal tersebutlah yang bisa menyebabkan keluhan seperti kulit terasa perih dan memerah.

Jika terpapar secara terus menerus maka akan terjadi kerusakan atau degenerasi sel kulit yang dapat menyebabkan tumor jinak.

Seperti keratosis seboroik atau benjolan hitam pada kulit, bercak hitam akibat sinar matahari, penuaan kulit, hingga yang paling berbahaya adalah munculnya tumor ganas seperti kanker kulit.

Baca Juga: Video Pria Sebut Jokowi Muka Biawak Viral, Reaksi Gibran Rakabuming Tuai Pujian

Terakhir Marsha menganjurkan agar menggunakan sunscreen yang mengandung SPF dan PA++ untuk perlindungan maksimal.

"kita harus memilih tabir surya yang ada dua-duanya, selain SPF juga harus mengandung PA+++" pungkas Marsha.(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum15 September 2026, 11:18 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto: Hakim Tegaskan Dika Lakukan Praktik Money Game

Dika membeberkan secara terperinci aktivitas penipuan berkedok penawaran investasi tersebut dirancang secara pribadi dan dijalankan sepenuhnya di luar prosedur resmi kantor.
 (Sumber: )
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )