Langkah-langkah Mengatasi Burnout Akibat Beban Stres Pekerjaan yang Berkepanjangan

Galuh Prakasa
Kamis 20 Juli 2023, 19:44 WIB
Ilustrasi | Mengatasi burnout akibat stres berkepanjangan dalam pekerjaan. (Sumber : Pexels/ANTONI SHKRABA production)

Ilustrasi | Mengatasi burnout akibat stres berkepanjangan dalam pekerjaan. (Sumber : Pexels/ANTONI SHKRABA production)

INFOSEMARANG.COM -- Burnout didefinisikan sebagai respons psikologis terhadap stres yang berkepanjangan.

Meskipun tidak diakui sebagai kondisi kesehatan mental yang berbeda, burnout dianggap sebagai risiko pekerjaan, terutama bagi mereka yang bekerja di bidang layanan sosial, pendidikan, dan kesehatan.

Dilansir dari verrywellmind pada Kamis, 20 Juli 2023, Burnout terjadi ketika seseorang merasa kelelahan, sinis, dan kehilangan motivasi akibat stres yang berkelanjutan dalam pekerjaan.

Ini adalah masalah yang dapat menyebabkan perasaan kelelahan, depresi, dan kecemasan.

Beban stres yang konstan dapat menguras energi, dan ada batas yang hanya dapat dihadapi oleh pikiran dan tubuhmu sebelum mencapai titik puncak.

Untungnya, ada strategi pemulihan dan pencegahan burnout yang dapat mengurangi dampak negatif yang dapat ditimbulkan pada kesejahteraanmu.

Tanda-tanda Burnout yang Perlu Kamu Ketahui

Burnout lebih dari sekadar merasa stres atau lelah. Ini adalah kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang membuatmu merasa lelah, putus asa, dan kehilangan semangat.

Baca Juga: Harga Tembus 100 Juta, Begini Spesifikasi Motor Bebek Legendaris Yamaha 125Z, Spesialis Motor Road Race Underbone Dua Tak

  1. Merasa lelah sepanjang waktu
  2. Kehilangan motivasi atau minat pada hal-hal yang biasanya kamu nikmati
  3. Sikap sinis, apatis, dan negatif
  4. Merasa seperti tidak membuat kemajuan apa pun
  5. Absensi atau keterlambatan yang meningkat
  6. Kesulitan berkonsentrasi atau membuat keputusan
  7. Perubahan dalam nafsu makan atau pola tidur
  8. Menjauh dari orang lain
  9. Mengalami masalah kesehatan fisik seperti sakit kepala, ketegangan di dada, nyeri leher atau punggung, dan mual
  10. Peningkatan konsumsi alkohol dan nikotin
  11. Rasa acuh tak acuh, bosan, dan gelisah

Jika kamu mengalami beberapa tanda ini, sangat penting untuk segera mengatasi masalah ini sebelum semakin memburuk.

Bagaimana Cara Pemulihan Dari Burnout

Jika kamu sudah merasa burnout, penting untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.

Strategi pemulihan burnout yang efektif dapat membantu kamu mengidentifikasi penyebab masalah, mengembalikan kekuatan mentalmu, dan mengatasi perasaan sinis.

1. Identifikasi Penyebab

Luangkan waktu untuk menilai apa yang menyebabkan burnout di tempat kerjamu.

Faktor-faktor yang sering berperan dalam hal ini termasuk bekerja terlalu banyak jam, hubungan yang buruk dengan atasan atau rekan kerja, konflik di tempat kerja, dukungan yang kurang dari manajemen, dan beban kerja yang berlebihan.

Setelah kamu lebih sadar akan penyebabnya, kamu dapat mengambil langkah-langkah untuk membantu mengatasinya.

Baca Juga: Hindari Zonk! Perhatikan Tanda-Tanda Bakal Turun Mesin Ini Saat Beli Motor Dua Tak Bekas

Beberapa hal mungkin lebih sulit diatasi, namun kamu dapat mulai dengan berbicara kepada atasan tentang cara mengelola stres di tempat kerja dan mengurangi konflik antarpribadi.

Meringankan beban kerja, menugaskan beberapa tugas kepada orang lain, mengubah lokasi kerja, atau bahkan beralih ke jadwal kerja sebagian dari rumah dapat membantu mengurangi perasaan burnout.

2. Istirahatlah

Juga penting untuk menyediakan waktu untuk bersantai dan memulihkan diri. Ini bisa termasuk berlibur, mendapatkan pijat, atau menekuni hobi baru.

Sementara peneliti masih menyelidiki pengobatan yang efektif untuk burnout, istirahat adalah salah satu pendekatan yang sering digunakan oleh orang yang mengalami gejala burnout.

3. Luangkan Waktu untuk Sendiri

Burnout sering kali terkait dengan tingginya tingkat stres antarpribadi yang berkepanjangan.

Inilah sebabnya mengapa orang-orang yang bekerja di pekerjaan yang berorientasi pada orang cenderung lebih mungkin mengalami burnout.

Jika kamu sudah mencapai titik di mana kamu memiliki sikap negatif terhadap orang lain dan merasa mudah tersinggung, cobalah untuk menyisihkan waktu untuk diri sendiri.

Menghabiskan waktu sendirian dengan melakukan hal-hal yang kamu nikmati dapat menjadi cara yang bagus untuk mengisi ulang energi, terutama jika kamu cenderung menjadi seorang introvert.

Baca Juga: Garuda Indonesia Raih Gelar Awak Kabin Terbaik di Dunia, Begini Tips Sukses Berkarir Sebagai Pramugari

4. Gunakan Keterampilan Penanganan Efektif

Kamu tidak dapat menghilangkan semua stres, tetapi kamu dapat mengembangkan cara yang lebih efektif untuk menghadapinya.

Cara berpikirmu tentang berbagai situasi dapat mempengaruhi perasaanmu tentang situasi tersebut.

COgnitive Reframing bisa menjadi strategi yang membantu, yang dapat membantumu mengubah perspektif tentang situasi yang menyebabkan stres.

Sebagai contoh, merubah pandangan tentang situasi sebagai peluang untuk belajar daripada menjadikannya beban dapat membantumu menghadapi tantangan dengan lebih sedikit kecemasan.

5. Dapatkan Dukungan dari Orang Yang Kamu Sayangi

Meskipun sedikit kesendirian bisa bermanfaat, bukan berarti kamu harus menjauh dari orang-orang yang kamu cintai.

Interaksi sosial yang negatif sering berperan penting dalam menyebabkan burnout, namun hubungan sosial yang positif dan mendukung dapat menjadi benteng penting untuk melawannya.

Membantumu bergantung pada sistem dukungan sosialmu juga bisa mengurangi tekanan yang kamu rasakan.

Berbicara dengan teman-teman dan keluargamu tentang apa yang kamu alami dapat membantumu merasa tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini.

Baca Juga: Hasil Korea Open 2023: Fajar/Rian Satu-satunya dari 6 Wakil yang Lolos ke Perempat Final

6. Perhatikan Diri Sendiri

Menjaga diri sendiri adalah hal yang penting untuk mencegah burnout, namun menjadi lebih penting lagi ketika kamu sudah mengalami burnout.

Pastikan bahwa kamu merawat diri secara fisik dan mental. Ini berarti mengonsumsi makanan sehat, mendapatkan cukup tidur, dan berolahraga secara teratur.

Mencurahkan waktu untuk diri sendiri, bahkan ketika kamu memiliki banyak tuntutan waktu, juga dapat membantu kamu pulih dari burnout.

7. Berbicara Dengan Profesional

Jika kamu kesulitan mengatasi burnout sendiri, penting untuk mencari bantuan profesional.

Satu penelitian menemukan bahwa terapi kelompok psikodinamik dan terapi kelompok kognitif keduanya efektif dalam mengurangi gejala depresi terkait pekerjaan.

Namun, ada banyak jenis terapi psikologis lain yang juga bisa sangat membantu.

Seorang terapis dapat membantu kamu mengidentifikasi penyebab stresmu dan mengembangkan rencana untuk mengatasinya. Jika kamu merasa kewalahan, jangan ragu untuk mencari bantuan.

Kesimpulan

Burnout adalah masalah serius yang dapat berdampak besar pada kesehatan dan kesejahteraanmu. Namun, ada hal-hal yang dapat kamu lakukan untuk mencegah dan pulih dari burnout.

Dengan menjaga diri secara fisik dan mental, menetapkan batasan, dan berlatih kasih sayang pada diri sendiri, kamu dapat melindungi diri dari efek burnout.

Kamu tidak sendirian, dan ada dukungan untukmu dalam menghadapi masalah ini.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)