Tidur Kurang dari Enam Jam Sehari Berisiko Alami Penurunan Kognitif Lebih Cepat

Galuh Prakasa
Rabu 12 Juli 2023, 06:14 WIB
Kurang tidur dari enam jam berisiko alami penurunan kognitif dengan cepat. (Sumber : Pexels/Vlada Karpovich)

Kurang tidur dari enam jam berisiko alami penurunan kognitif dengan cepat. (Sumber : Pexels/Vlada Karpovich)

INFOSEMARANG.COM -- Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Healthy Longevity mengungkapkan bahwa tidur kurang dari enam jam setiap hari dapat mengurangi efektivitas aktivitas fisik dalam melawan penurunan kognitif.

Penurunan kognitif adalah menurunnya daya ingat, kemampuan berpikir, ketrampilan sosial, dan reaksi emosi. Hal ini merupakan bagian dari efek penuaan.

Menurut peneliti dari University College London (UCL) di Inggris, penelitian tersebut melibatkan pengamatan terhadap fungsi kognitif selama 10 tahun pada 8.958 orang berusia 50 tahun ke atas di Inggris.

Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis bagaimana kombinasi kebiasaan tidur dan aktivitas fisik dapat memengaruhi fungsi kognitif dari waktu ke waktu.

Dari hasil penelitian tersebut, tim peneliti menemukan bahwa orang-orang yang aktif secara fisik namun tidur kurang dari enam jam rata-rata mengalami penurunan kognitif yang lebih cepat secara keseluruhan.

Baca Juga: Fakta-fakta Selebgram Meylisa Zaara Diselingkuhi: Suami Gay, Selingkuhan Ternyata Pria yang Jadi Saksi Pernikahannya

Temuan ini menunjukkan bahwa setelah 10 tahun, fungsi kognitif orang-orang tersebut setara dengan mereka yang melakukan aktivitas fisik yang lebih sedikit.

"Mengingat temuan kami, tidur yang cukup menjadi penting agar kita dapat memperoleh manfaat kognitif penuh dari aktivitas fisik," ujar penulis utama studi, Mikaela Bloomberg dari UCL Institute of Epidemiology and Health Care dikutip dari The Indian Express pada Rabu, 12 Juli 2023.

Studi ini juga menunjukkan bahwa mereka yang tidur kurang dari enam jam dan berusia antara 50-an hingga 60-an tahun mengalami penurunan kognitif yang lebih cepat.

Namun, pada partisipan studi yang lebih tua (berusia 70 tahun ke atas), manfaat kognitif dari aktivitas fisik tampaknya masih tetap terjaga meskipun tidurnya singkat.

Profesor Andrew Steptoe dari UCL Institute of Epidemiology and Health Care, rekan penulis studi, mengatakan bahwa penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat melindungi fungsi kognitif pada usia paruh baya dan lanjut.

Baca Juga: Ada Festival Band Pelajar SMP dan SMA Piala Wali Kota Semarang, Hadiahnya Banyak Banget

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa aktivitas fisik dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif.

Namun, berdasarkan temuan ini, intervensi yang berfokus pada kesehatan kognitif harus mempertimbangkan juga kebiasaan tidur untuk memaksimalkan manfaat jangka panjang.

Meskipun penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti ketergantungan pada laporan sendiri dari peserta mengenai durasi tidur dan aktivitas fisik mereka (kurang dari enam jam, enam hingga delapan jam, dan lebih dari delapan jam), temuan ini memberikan wawasan penting mengenai hubungan antara tidur, aktivitas fisik, dan fungsi kognitif.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)