Masjid Darussalam Banyumas, Punya Tiang Tunggal yang Kini Berusia Seabad

Ali Rahmat
Senin 18 Maret 2024, 08:59 WIB
Masjid Darussalam Banyumas, Punya Tiang Tunggal yang Kini Berusia Seabad (Sumber:  | Foto: Diskominfo Jateng)

Masjid Darussalam Banyumas, Punya Tiang Tunggal yang Kini Berusia Seabad (Sumber: | Foto: Diskominfo Jateng)

INFOSEMARANG.COM--Suara azan menggema saat waktu Salat Isya tiba. Warga mulai berdatangan menuju Masjid Darussalam, di Dusun Legok, Desa/Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Masjid yang juga disebut sebagai Masjid Saka Tunggal itu, merupakan bangunan unik di Provinsi Jawa Tengah. Sebab, tidak banyak bangunan yang memiliki saka tunggal atau satu tiang, yang jadi penopang utama bangunan. Tiang berada di ruang tengah masjid, dan masih kokoh berdiri sampai sekarang.

Ketua Takmir Masjid Darussalam, Basirun menjelaskan, masjid memang dirancang dengan satu tiang atau saka tunggal. Diterangkan, maksud dari satu tiang yang jadi penyangga utama bangunan adalah, agar umat Islam hanya bergantung kepada Allah SWT dalam kehidupannya.

“Untuk mentauhidkan Allah SWT, sehingga terdapat satu tiang,” jelas Basirun, di lokasi masjid, beberapa hari lalu.

Adanya saka tunggal, menurut dia, merupakan hal yang unik, karena masjid pada umumnya memiliki tiang lebih dari satu. Selain itu, kata Basirun, terdapat delapan sisi pada bangunan masjid, yang memiliki maksud, tauhid kepada Allah SWT hendaknya juga dirasakan masyarakat, tidak semata di masjid, tapi juga di luar masjid.

Ada hal unik lain, yakni usia masjid yang terbilang tua. Sesuai inskripsi prasasti yang terpasang di atas pintu utama bertuliskan Jawa Pegon, masjid telah berusia 111 tahun atau seabad lebih.

Dilihat pada Maret 2024, di prasasti yang juga diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia dengan papan terpasang di dinding ruang utama tertulis “Wasurya 1846, pangadege masjid 16-11-13 Legok, Kranggan, Ajibarang Hijriah 1334 yasa dalem Kanjeng Bendara Hadi Mas Tumenggung Arya Cakra ingkang jumeneng Adipati ing Nagari Purwakerta Banyumas, Penghulu Hakim Muhammad Hadireja Purwakerta.”

Basirun mengatakan, pembangunan masjid sesuai prasasti pada 1913 masehi.

“Karena usianya sudah lebih dari 100 tahun, maka bangunan sudah pernah direnovasi,” terangnya.

Seingatnya, masjid pernah direnovasi pada bagian tembok, dan atap. Renovasi tersebut dilakukan sejak lama. Ia tak ingat kapan waktu renovasi dilakukan.

“Bangunan sudah pernah direnovasi sekali, tapi di bagian tembok-tembok, bata juga, untuk atap juga. Itu dulu. Sehingga atap masjid ini sangat riskan saat ada hujan besar,” imbuhnya.

Pada papan keterangan terkait sejarah masjid yang terpasang di dinding juga dituliskan, masjid dipugar oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah melalui dana hibah Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2011.

Pemerintah Kabupaten Banyumas juga telah menetapkan bangunan itu menjadi benda cagar budaya, melalui Surat Keputusan Bupati Banyumas yang turun sejak pertengahan Februari 2018 lalu. Dengan demikian, bangunan harus terus dilestarikan.

Basirun menuturkan, selain digunakan untuk kegiatan salat berjemaah, masjid juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial seperti donor darah, santunan fakir-miskin, hingga buka puasa bersama gratis saat Ramadan, serta buka puasa bersama pada bulan biasa setiap Senin dan Kamis. Ada pula kajian pada Senin sore dan Ahad pagi melalui siaran streaming.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Editor :
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Olahraga18 April 2024, 15:34 WIB

Komitmen Dukung PSIS, Pemkot Semarang Fasilitasi Tim Mahesa Jenar Kembali Latihan di Stadion Citarum

Hal tersebut sebagai upaya mendukung tim kebanggan warga Kota Semarang agar mampu berprestasi di kancah Liga 1 2023/2024.
Stadion Citarum Semarang. (Sumber: )
Pendidikan17 April 2024, 19:19 WIB

Pererat Silaturahmi, FUHUM UIN Walisongo Semarang Gelar Halal Bi Halal

Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo menggelar Halal bi Halal civitas akademika pada Rabu, 17 April 2024.
Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo menggelar Halal bi Halal. (Sumber:  | Foto: dok Humas FUHUM UIN Walisongo Semarang.)
Semarang Raya17 April 2024, 13:43 WIB

Awal Mula Tradisi Kupat Jembut yang Hanya Ada di Semarang, Selalu Digelar Setelah Lebaran

Warga Pedurungan Semarang menggelar Kupat Jembut Semarang sebagai tradisi Syawalan usai Lebaran.
Kupat Jembut tradisi Syawalan di Pedurungan Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: istimewa/Halosemarang.)
Umum17 April 2024, 13:18 WIB

Potongan Tarif 20 Persen Arus Balik dari Semarang Menuju Jakarta Mulai Berlaku Hari Ini

Bagi masyarakat yang belum kembali ke Jabotabek dapat memanfaatkan potongan tarif tol 20% untuk semua golongan kendaraan.
Arus balik menuju Jakarta. (Sumber:  | Foto: dok Jasa Marga.)
Umum17 April 2024, 13:12 WIB

Besok Kemenag Berangkatkan 20 Bus dari Semarang untuk Program Balik Gratis

Program Balik Gratis ini merupakan inisiasi Menag Yaqut Cholil Qoumas guna memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kantor Kemenag RI. (Sumber: simpatika.kemenag.go.id)
Semarang Raya17 April 2024, 09:10 WIB

Pelaksanaan Mudik dan Balik Lebaran 2024 di Jateng Lancar

Pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2024 di wilayah Jawa Tengah berjalan dengan lancar
 (Sumber: )
Semarang Raya16 April 2024, 21:48 WIB

Jumlah Wisatawan di Kota Semarang Saat Libur Lebaran Tertinggi se-Jateng, Kota Lama Favorit

Lonjakan wisatawan tersebut tertinggi di Jateng dengan angka mencapai 340 persen.
Kota Lama Semarang (Sumber:  | Foto: https://visitjawatengah.jatengprov.go.id/id/destinasi-wisata/kota-lama-semarang)
Semarang Raya16 April 2024, 14:59 WIB

Tegas! Tak Ada WFH, ASN Pemkot Semarang Yang Bolos Kena Sanksi Potong TPP 15 Persen

Pemkot Semarang tidak memberlakukan Work From Home (WFH), bahkan memberikan sanksi berupa pemotongan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) jika didapati ada yang membolos.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
 (Sumber:  | Foto: dok )
Semarang Raya16 April 2024, 14:29 WIB

Wali Kota Semarang Apresiasi Petugas Lapangan yang Tidak Libur saat Lebaran

Mbak Ita mengapresiasi para petugas lapangan yang memilih tak libur dan merayakan Lebaran.

Wali Kota Semarang memberikan penghargaan kepada petugas lapangan yang tetap bekerja selama libur Idul Fitri.
 (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot.)
Umum16 April 2024, 11:53 WIB

Hari Pertama Kerja Setelah Cuti Lebaran, Pj Gubernur Jateng Cek Kehadiran ASN, Hasilnya...

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan apel bersama di halaman Kantor Gubernur setempat, pada Selasa, 16 April 2024 pagi.
Pj Guberbur Jateng Nana Sudjana memimpin apel bersama di halaman Kantor Gubernur, Selasa, 16 April 2024 pagi. (Sumber:  | Foto: dok Humas Jateng.)