Habis Dirujak Netizen, Food Vlogger Magdalena Beri Klarifikasi:Supaya Pelaku Usaha Tersebut Mengerti

Elsa Krismawati
Kamis 06 April 2023, 10:21 WIB
food vlogger Magdalena beri klarifikasi (Sumber : instagram @mgdalenaf)

food vlogger Magdalena beri klarifikasi (Sumber : instagram @mgdalenaf)

INFOSEMARANG.COM -- Habis dirujak Netizen belakangan, food vlogger Magdalena akhirnya buka suara.

Ya, beberapa waktu lalu, food vlogger yang terkenal dengan kata 'bar-bar kuy' itu mendapat hujatan dari Netizen di media sosial.

Hal ini terjadi setelah video podcastnya bersama Samuel Crist jadi viral.

Dalam video yang sudah ditake down oleh Christ tersebut, ada pernyataan Magdalena yang tuai kontroversi.

Baca Juga: Kaesang Pangarep Romantis, Posting Foto Erina Gudono Saat Pakai Jilbab

Banyak Netizen yang mengganggap bahwa sikap yang ditunjukkan sang food vlogger tersebut terkesan arogan.

Netizen menuding bahwa dirinya mencari makan gratis untuk konten YouTube dengan memperlihatkan jumlah followers pada pemilik tempat makan.

Atas viralnya video tersebut, Magdalena akhirnya berikan klarifikasi.

Baca Juga: Bahaya Mudik Lebaran Pakai Motor, Hal Ini Bisa Mengancam Keselamatan

"Halo semuanya aku Magdalena dengan rendah hati di sini aku mau minta maaf atas pernyataanku dalam video podcast bersama Samuel Christ," kata Magdalena dikutip portalsemarang.id dari Instagram-nya, Rabu (5/4/2023).

Magdalena menjelaskan bahwa selama delapan tahun terakhir dirinya bersama tim Mgdalenaf selalu berupaya membantu digitalisasi UMKM di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Persiapan Mudik,Simak Daftar Lengkap Tarif Tol Bandung Semarang 2023, Lengkap Dengan Rute Tol!

Salah satu caranya adalah dengan mendatangi usaha makanan dan memberikan review untuk para penontonnya.

"Di sini aku pengin menjelaskan prosedur nyata bagaimana aku dan tim membuat konten yang telah dilakukan selama ini," katanya.

Magdalena lalu menjelaskan bahwa kerja sama dengan media Mgdalenaf bisa dilakukan dengan dua cara.

Baca Juga: Cara Cek Tarif Tol Pakai Aplikasi di HP, Persiapan Mudik Lebaran 2023

Cara pertama adalah endorsement di mana pelaku usaha membayar untuk mendapatkan review langsung dari Mgdalenaf.

Sementara untuk cara kedua, tim Mgdalenaf biasanya melakukan review sukarela gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

Setelah melakukan izin untuk syuting, tim Mgdalenaf akan memperlihatkan portofolio kepada pelaku usaha yang akan di-review.

Baca Juga: Persiapan Mudik,Berapa Tarif Tol Jakarta-Semarang 2023 Pakai Mobil?Cek Rute Tol Jakarta ke Semarang.

"Tim akan memperlihatkan portofolio Mgdalenaf. Salah satu instrumennya adalah jumlah followers supaya pelaku usaha tersebut mengerti bagaimana manfaat digitalisasi dari media Mgdalenaf," kata Magdalena.

Setelah mendapatkan perizinan, Magdalena menegaskan bahwa tim Mgdalenaf tak pernah memungut biaya sepeser pun dari pelaku usaha.

Ia bahkan mengatakan, timnya selalu berinisiatif untuk membayar atas makanan yang disajikan untuk di-review.

Baca Juga: Film Barbie Rilis Trailer Pertama, Duet Margot Robbie dna Ryan Gosling

"Semoga melalui penjelasan ini tidak terjadi lagi kesalahpahaman dan sekali lagi aku meminta maaf," kata Magdalena.

Video berdurasi dua menit itu ditutup dengan ucapan terima kasih dari Magdalena kepada para netizen yang telah memberikan kritik dan saran terhadap apa yang dilakukannya selama ini.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)