Wakil Ketua DPRD Jateng Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan, Minta Program Terus Diperkuat

Sakti Setiawan
Senin 06 April 2026, 14:03 WIB
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi tren penurunan angka kemiskinan. (Sumber:  | Foto: dok.)

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi tren penurunan angka kemiskinan. (Sumber: | Foto: dok.)

SEMARANG — Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi tren penurunan angka kemiskinan di provinsi tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan agar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak berpuas diri dan terus menggenjot berbagai program pengentasan kemiskinan agar tren positif ini dapat berlanjut secara berkelanjutan.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah pada September 2025 tercatat mencapai 3,34 juta orang atau sebesar 9,39 persen dari total populasi. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan periode Maret 2025 yang berada di level 9,48 persen, dengan jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 21,86 ribu orang.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni September 2024, angka kemiskinan di Jawa Tengah juga menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan, yakni berkurang sebanyak 51,52 ribu orang. Capaian ini dinilai sebagai indikasi bahwa berbagai program pemerintah, baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi maupun memperkuat jaring pengaman sosial, mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penurunan angka kemiskinan ini patut kita syukuri. Ini menunjukkan upaya pemerintah bersama seluruh pihak mulai membuahkan hasil,” ujar Saleh.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak boleh berhenti pada capaian angka semata. Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan bahwa program-program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, terutama bagi kelompok rentan.

Saleh juga mendorong agar Pemprov Jateng terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Hal ini penting untuk menciptakan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, seperti peningkatan keterampilan tenaga kerja, pengembangan UMKM, serta perluasan akses terhadap lapangan kerja.

Selain itu, ia menilai perlindungan sosial harus tetap menjadi prioritas, terutama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Program bantuan sosial, subsidi, serta intervensi di sektor pendidikan dan kesehatan dinilai berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mencegah munculnya kelompok miskin baru.

“Ke depan, kita berharap angka kemiskinan bisa terus ditekan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat bisa benar-benar mandiri secara ekonomi dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tegasnya.

Dengan tren penurunan yang terus terjaga, DPRD Jawa Tengah berharap pemerintah daerah dapat menjaga konsistensi kebijakan sekaligus melakukan inovasi dalam strategi pengentasan kemiskinan, sehingga hasil yang dicapai tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum29 Juni 2026, 09:39 WIB

Bank Mandiri Taspen Tegaskan Tidak Ada Kredit Fiktif maupun Kredit Bermasalah dalam Kasus di Purwokerto

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
 (Sumber: )
Pendidikan28 Juni 2026, 18:30 WIB

Hadapi Banjir Informasi Digital, Mohammad Saleh Ajak Mahasiswa Unwahas Perkuat Nalar Kritis

Di tengah banjir informasi yang terjadi saat ini, mahasiswa memiliki peran strategis untuk menjadi agen literasi dan penyebar kesadaran di tengah masyarakat.
 (Sumber: )
Semarang Raya27 Juni 2026, 17:44 WIB

Sparktacular Holiday Wonderland Hadir di The Park Semarang, Sajikan Atraksi Sirkus Kelas Dunia

The Park Semarang menghadirkan Sparktacular Holiday Wonderland: International Circus Show from South America. Pertunjukan berlangsung mulai 27 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )