Mohammad Saleh: BUMD Diminta Tak Sekadar Eksis, Harus Berkontribusi pada PAD

Sakti Setiawan
Senin 06 April 2026, 13:52 WIB
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: | Foto: dok.)

SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah harus meningkatkan kinerja dan tidak hanya sekadar hadir secara administratif. BUMD didorong untuk memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Saleh dalam Forum Perangkat Daerah Rencana Strategis (Renstra) Sekretariat DPRD Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Ia menilai, BUMD perlu bertransformasi menjadi entitas bisnis yang adaptif, kompetitif, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

“BUMD harus memiliki model bisnis yang kuat, fleksibel, dan mampu bersaing. Jika tidak, akan tertinggal,” ujar Saleh.

Pada tahun 2026, pendapatan daerah Jawa Tengah ditargetkan meningkat sebesar 3,04 persen menjadi Rp23,74 triliun. Sementara itu, belanja daerah justru ditekan turun sebesar 2,79 persen. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam menggali sumber pendapatan, termasuk melalui optimalisasi peran BUMD.

Di sisi lain, pembiayaan daerah tercatat sebesar Rp414,5 miliar, dengan rincian penerimaan Rp484,5 miliar dan pengeluaran Rp70 miliar. Data tersebut menunjukkan bahwa ruang fiskal daerah semakin terbatas sehingga tidak bisa terus bergantung pada sumber pendapatan konvensional.

Sejumlah langkah pengembangan BUMD mulai terlihat. Di antaranya pengelolaan rest area Tol Solo–Semarang KM 445B di Tuntang, Salatiga oleh PT Jateng Agro Berdikari, serta operasional pabrik garam industri milik PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) di Kabupaten Pati yang telah berjalan sejak Juni 2025.

Selain itu, BUMD juga mulai merambah berbagai sektor usaha seperti greenhouse, perdagangan komoditas pangan, hingga penyediaan air minum untuk kawasan industri.

Meski demikian, Saleh mengingatkan bahwa upaya tersebut harus diiringi dengan pengelolaan yang profesional, transparan, serta memiliki target yang jelas. Evaluasi secara berkala juga diperlukan agar tidak ada BUMD yang stagnan.

Ia menambahkan, optimalisasi BUMD tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat struktur fiskal daerah.

“BUMD harus benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum06 April 2026, 14:07 WIB

Muhammad Saleh Dorong Gerakan Jateng ASRI sebagai Upaya Berkelanjutan Jaga Lingkungan

- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, ikut menyemarakkan peluncuran Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik & Indah) di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, ikut menyemarakkan peluncuran Gerakan Jawa Tengah ASRI. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum06 April 2026, 14:03 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan, Minta Program Terus Diperkuat

— Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi tren penurunan angka kemiskinan di provinsi tersebut.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi tren penurunan angka kemiskinan. (Sumber:  | Foto: dok.)
Olahraga06 April 2026, 13:56 WIB

Target Tiga Besar PON 2028, Mohammad Saleh Dukung Peningkatan Prestasi Atlet Jateng

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung penuh target ambisius tersebut.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum06 April 2026, 13:52 WIB

Mohammad Saleh: BUMD Diminta Tak Sekadar Eksis, Harus Berkontribusi pada PAD

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah harus meningkatkan kinerja dan tidak hanya sekadar hadir secara administratif.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum06 April 2026, 12:07 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung Program Sigma Pangan HMI untuk Regenerasi Petani

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menyatakan dukungannya terhadap program Smart Integrated Gerakan Muda Agripreneur Pangan (Sigma Pangan) yang digagas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh dukung program Sigma Pangan HMI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum03 April 2026, 07:40 WIB

Direksi PELNI Tinjau Langsung Arus Balik Lebaran di Semarang, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Monitoring dilakukan untuk memastikan operasional kapal berjalan lancar, kesiapan layanan tetap optimal, serta kondisi penumpang selama arus balik tetap terjaga.
Direksi Pelni memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 dengan melakukan peninjauan langsung terhadap operasional kapal.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Kesehatan02 April 2026, 12:07 WIB

Harapan Baru Pasien Kanker, RS Sunway KL Beri Diskon Terapi Hingga 30% Sepanjang 2026

Sunway Medical Centre, Sunway City, Kuala Lumpur, menghadirkan program khusus berupa potongan harga hingga 30 persen untuk prosedur radioterapi Gamma Knife dan Brachytherapy.
Sunway Medical Centre, Sunway City, Kuala Lumpur. (Sumber:  | Foto: dok.)
Olahraga01 April 2026, 12:49 WIB

Raih 90 Persen Dukungan, Frits Yohanes Diunggulkan Pimpin Kembali IMI Jateng

Ketua incumbent Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah Frits Yohanes resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua IMI Jateng periode 2026-2020.
Frits Yohanes bersama para pendukungnya saat akan menyerahkan berkas pendaftaran. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Semarang Raya01 April 2026, 12:07 WIB

Silaturahmi ke Mantan Wali Kota, Agustina Wilujeng Tekankan Keberlanjutan Program Pembangunan

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menyerap aspirasi dari para tokoh yang telah berjasa membangun Ibu Kota Jawa Tengah.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya31 Maret 2026, 12:48 WIB

Soal WFA, Pemkot Semarang Tunggu Arahan Mendagri, Layanan Publik Tetap Jadi Prioritas

Pemkot Semarang akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan WFA, dengan tetap mempertimbangkan karakteristik pekerjaan ASN di daerah yang sebagian besar membutuhkan kehadiran fisik.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. (Sumber:  | Foto: dok)